Petualangan Anak Banten Part 15


Petualangan Anak Banten Part 15
( EMOSI )

"URUS TUH ," caca nunjuk si siska , terlihat pengawalnya melihat siska yang sedang berenang dipantai
"heee apa apaan ini" ane kaget .

2 dayang caca menuju tempat siska yang sedang bermain air , posisi siska memang agak jauh dari teman temannya . 2 dayangnya lagi ada didepan ane seperti menghalangi . tiba tiba 2 dayang caca menghilang ketika mendekati siska , ga lama ada ombak besar yang mengarah kesiska , siska tergulung ombak siluman itu . terdengar suara "Tooolloonnnnngggg" ., teman teman siska panik ketika itu berusaha menyelamatkan siska tapi posisinya sudah agak jauh .

"ca hentikan!! , dia ga salah apa apa!!!" ane emosi
"hahahahah" caca ketawa ,
"CACA!!!" suara ane meninggi . dia diam aja
"ya serah!!! . MBAH PUT!!" ane teriak , datang mbah put , "urus tuh 2 dayang yang disini , jangan sampe halangin saya!" kata ane sambil berlari . terjadi keributan mbah put dan 2 dayang caca yang ada didepan ane . ane berlari menuju pantai .
"MBAH KUT MBAH SUT DATANG!!'
"ya dek sandi ," mereka datang disebelah kanan dan kiri ane yang sedang berlari
"mbah sut urus dayang yang menganggu siska!!!"
"mbah kut dengan saya membantu siska !!!"
"CEPAT!" ane teriak sendiri , mungkin dikira orang gila , sangat cepat mereka berdua langsung menuju tempat siska tenggelam

ane masih berlari menuju tempat siska tenggelam . para dayang caca mencoba menenggelamkan siska . ane berenang menuju siska , ga terlalu dalam mungkin hanya 2 meter , mbah sut melawan para dayang caca . mbah kut membantu ane menarik siska . ane angkat siska yang ketika itu masih sadar "makasih sandi tadi ada yang narik gw" ucap siska pelan "dah lu diem aja" kata ane . ketika ane gendong sampai bibir pantai dia pingsan. ane panggil pengurus pantai dan dilakukan pertolongan pertama bagi yang tengelam . begonya mereka tadi tidak ada ketika siska tenggelam . gaji buta kali . ane lihat ivan dan cewenya disamping ane , ane duduk disebelah siska dan petugas pantai

"wei san ada apa? , eh ini kan siska ?" kata ivan
"iya tadi dia tenggelam " kata ane
"eh san caca nangis tuh" kata cewe ivan
"biarin aja" kata ane singkat . ane lihat kebelakang dia lagi duduk ditemani cewe boni . boni samperin ane
"san ke caca gih" kata boni
"ga" kata ane
"kenapa sih?" kata boni
"nanti gw ceritain" kata ane . ane lihat siska sudah sadar . siska lihat ane dan tiba tiba peluk ane "gw takut san" kata dia pelan seraya menangis .
"dah ga apa apa ," ane usap usap punggungnya .
"untung ada lu , kalau ga gw udah mati tadi san" tangisnya makin terisak
"dah dah " ane agak dorong badannya .
"dah ya sis , gw mau ke cewe gw lagi" ane usap air matanya
"iya san , nomor gw masih yang lama . gw mohon nanti lu hubungin gw" siska senyum . manis banget ,
"iya" jawab ane .

ane berdiri .ane lihat caca masih duduk ditemani cewe boni . tangan cewe boni mengisyaratkan ane suruh kesana , ane jalan ditemani boni
"perang dunia ke 3 nih kayanya" kata boni sambill senyum
"perang dunia lain ke 2 sih iya" kata ane , ane lihat dayang caca sudah pergi . 3 teman gaib ane ada dibelakang ane mengikuti ane jalan .
"santai aja san , jangan emosi inget!" kata boni ngingetin
"ho oh" kata ane

ane samperin caca , dia tertunduk menutup kedua mata dengan tangannya . ane duduk disebelah caca , boni menarik tangan cewenya . ane tinggal berdua sama caca , suara isak tangis tertahan caca masih terdengar . 3 teman gaib ane masih dibelakang ane

"dah puas?" ane tanya , pandangan ane ke pantai
"...." caca diam
"jawab" kata ane
"..." caca diam
"emosi kamu tolong kontrol yank , kamu tuh calon istri ku , saling ngerti aja" kata ane
"...." caca masih diam

suasana saat itu ane lagi emosi sama caca tapi kasihan juga . kita berdua terdiam agak lama , dan suara isak tangis caca berhenti . caca berdiri sambil berlari . ane ikutin dari belakang menarik tangannya . tapi dilepaskan olehnya . ane berhenti dan menginsyaratkan cewe boni mengikutinya . boni samperin ane , ane ceritain masalah tadi sama boni . boni hanya mengangguk anggukan kepalanya "heemmm"

"susah juga sih punya cewe yang punya ilmu" kata boni
"makanya ... . .. ,eh mereka kemana ya? " kata ane
"palingan balik ke penginapan" kata boni
"lah kan agak jauh" kata ane
"udah gw kasih kunci motor gw ke cewe gw , ntar lihat aja ke parkiran , kalau ga ada berarti balik" kata boni
" dan yang penting lu tenang san , lu ga boleh emosi ketika cewe emosi " kata boni ngingetin .
"hemmmm" kata ane

dikejauhan siska ketika itu memperhatian ane , dia senyum ane balas . siska itu ga montok tapi sexi menurut ane , ketika smp dia kk kelas paling baik dan cantik sama ane , siska juga sifatnya lebih dewasa dan itu yang membuat ane deket siska ketika smp walau sebentar, tapi karena siska pindah rumah (yang dulu ada setannya) jadi dia pun pindah sekolah ketika SMA di daerah t*ngg*rang . ane lihat orang orang seperti berlarian ke jalan . ane dan boni mengikuti . akhirnya ane berlari ketika cewe boni bilang " caca di serempet motor sandi!!!" , entah kenapa ane sedih , ane emosi! . cepat sangat cepat ane lari , ane temukan caca terduduk meringis kesakitan dengan paha sebelah kanan sobek kecil karena ketika itu caca memakai celana pendek sepaha (terkena plat nomor motor) , tangannya pun sebelah kiri lecet . ane samperin caca , ane lihat darahnya ga berhenti mengalir . ane lihat motor yang terjatuh beberapa meter dari caca , ane berlari menuju orang tersebut . emosi memuncak! . tiba tiba tubuh ane serasa dimasuki sesuatu .

"INI BUAT LU ANJ*NG" ane tonjok mukanya , terlihat bibirnya berdarah , terlihat tangannya banyak tato . preman kayanya.
"baaa aaa aa nng mma aaaa ff" jawabnya terbata bata
"banyak bacod lu bangs*d! ane tendang badannya . boni samperin ane , dia pegang tangan ane , berhubung ane sangat emosi ane , boni ga bisa nahan tangan ane ,ane lempar dia ketanah . ane deketin lagi tuh orang
"BANGS*D!!!!!!!!!!!!!!!" ane tonjok mukanya beberapa kali sampai bonyok . warga sekitar memisahkan kita . ketika itu emosi ane menurun .
"sudah sudah" kata salah satu warga
"ANj*NG AWAS LU , KETEMU LAGI GW BUNUH LU SETAN" ane teriak ,

ane langsung mendekati caca . caca hanya diam sambil menunduk

"yank ke rumah sakit hayo jait luka kamu" ane berusaha angkat caca ,
"ga usah" kata caca menghalau tangan ane
"jangan batu ini lagi sakit geh yank" kata ane
"SAKIT INI GA SEBERAPA YANK DARI PADA AKU LIHAT KAMU PELUKAN SAMA SISKA!" caca teriak , matanya berkaca kaca . ane merasa sangat bersalah


buat yang meminta foto caca , sekali lagi ane mohon maaf tidak bisa . dan yang mau tahu kehidupan ane sekarang di baca sampai selesai aja ya , terimakasih 😄




Lihat Semua Daftar Part Terbaru


Source : Kaskus

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Silahkan Berkomentar Dengan Sopan :)