Petualangan Anak Banten Part 16


Petualangan Anak Banten Part 16
( Tak Bisa )

Matanya berkaca kaca , tatapannya tajam ke arah ane.
"iya aku minta maaf yank" ane tertunduk . ane lihat sekitar banyak orang melihat kita . urat malu seperti putus ketika itu. ibu ibu samperin caca
"neng itu lukanya obatin dulu yu , berantemnya nanti saja . hayu ibu bantu" ibu ibu itu menjulurkan tanganya .
"ia bu" caca memegang tangan si ibu . cewe boni dan ivan menghampiri caca membantu caca berjalan .

Ane hanya terdiam melihat caca dari belakang . darahnya terus keluar dan mendarat dipasir putih yang berubah menjadi merah. boni dan ivan nyamperin ane sambil usap usap punggung ane . tanpa terasa air mata keluar dari sarangnya . ane sedih melihat caca sakit , ane sedih ga bisa jagain dia . ane berpikir mungkin ane bukan jodohnya .

"udah udah " kata boni
"heeeemmm" ane ngehela nafas , serta mengusap air mata ini
"kita urus si penabrak saja , jangan emosi dulu . nanti gw di lempar lagi sakit nih" kata boni menunjuk tangannya agak lebam , seperti terkena benda keras
"eh sori bon , gw ga maksud , tadi kayanya bukan gw karena gw setengah sadar" kata ane agak panik melihat lukanya boni
"makanya kontrol , temen sendiri diserang "kata boni sambil mengusap usap lukanya
"iya maaf" kata ane .

Kita menuju tempat sipenabrak yang diamankan oleh warga diwarung kopi pinggir jalan . terlihat luka bekas pukulan ane berwarna biru kehitaman disekitar wajahnya . setelah bernegosiasi kita tempuh jalan damai dan dia memberi beberapa rupiah pada kita . setelah semuanya beres , ane coba ke warung si ibu ibu itu melihat keadaan caca . ditempat duduk depan ada cewenya ivan . dia bilang caca lagi diobatin dan suruh tunggu sampai selesai didalam dia ditemanin cewenya boni. agak lama ane jadi semakin kwatir dengan keadaan caca ane mondar mandir depan pintu . kalau saja sampai bokapnya tau bisa mati konyol nih diserang bos jinya . sekitar 1 jam menunggu cewenya boni keluar dan bilang kalau ane disuruh masuk . ane masuk lihat caca sedang duduk dikasur sambil tertunduk . pahanya juga sudah diperban. ane duduk disebelah caca . ibu ibu yang tadi datang dari arah belakang dan memberikan kita minum . dia duduk dikursi plastik berhadapan dengan kita

"saya tau kalian mempunyai ilmu" kata ibu itu membuka pembicaraan
"dan saya tau kalian sudah bertunangan"ucapnya lagi
"tau dari mana bu?" kata ane
"tuh teman mu kan?" menunjuk belakang ane , ternyata ada mbah put . dia mengikuti ane sedari tadi tanpa ane perhatikan
"dia yang masuk ke badanmu dan menyerang si penabrak tadi" kata ibu itu
"dan ini caca punya banyak sekali pengikutnya , auranya juga beda dari kamu . dia jelas lebih kuat" ketika itu ane hanya mengangguk

Suasana hening beberapa saat

"sekarang jadi maunya gimana?" kata ibu itu , ane lihat caca masih diam
"yasudah saya tinggal dulu , kalian biacarakan baik baik , dan caca jangan emosi terus . bos jin kamu bisa saja datang kesini" katanya ibu itu , ane sedikt menelan ludah . kalau tuh bos jin dia dateng . kelar dah urusan bisa jadi temen gaib ane digoreng ,
"aku mau sendiri dulu" kata caca
"haaa jadi kamu mau putus?" kata ane kaget
"ihhhhh bukan!" kata caca natap ane
"ih apa geh" kata ane
"aku mau sendiri dulu nanti malem ga mau liat kamu , kamu jahat!" kata caca memukul mukul tangan ane
"ya udah aku minta maaf , aku ga akan gitu lagi ko . kamu juga jangan cemburuan banget banget kaya gitu" kata ane
"heeeemmm" kata caca
"yaudah hayo ke penginapan lagi" kata ane
"gendong!" kata caca
"hih manja lu ," kata ane
"sakit yank ini " nunjuk lukanya
"iya iya jangan gendong , dipegangin aja ya hehe " ane pun memeluk caca

Singkatnya kita semua sudah berkumpul dipenginapan . caca bersama cewe cewe dikamar . ane sama ivan serta mbah put diteras rumah, ane duduk di kursi dekat pintu , ivan dikursi pojok kiri , sisanya ada dikamar . waktu menunjukan pukul 18:00 tiba tiba mbah put menghilang bersamaan dengan matahari terbenam , dikejauhan ane melihat benda berwarna putih terbang dari pohon ke pohon , rambutnya panjang menutupi wajahnya . ketika sedang mengamati benda itu . "astagaaa" ivan teriak . ane lihat disebelah kiri ivan ada kepala dengan usus bergelantungan bersimbah darah tepat sebelah ivan . "san apa itu san gw lihat san gw lihat" kata ivan kaget lihat ane . karena wajahnya cukup menyeramkan ane ajak ivan masuk ke rumah . ketika ane tutup pintu ane penasaran sama tuh setan kepala . ane buka perlahan jendela .. . 'zooonkkk' tepat depan ane kepala itu melihat dengan mata melotot . ane langsung terjatuh . 'ini tempat ko jadi banyak setannya' ane dalam hati .
"san lu lihat ya ? " kata ivan
"iya van serem juga " kata ane
"cabut yu cabut" kata ivan
"eh semalem lagi kita disini, ga apa lah kali kali disetanin haha" kata ane
"jangan kasih tau siapa siapa ini tempat banyak setan , nanti pada mau cabut " kata ane pelan , dijawab ivan menganguk


Tiba tiba arah dapur , pintu dari arah belakang terbuka dengan sendirinya . muncul samar samar pocong yang kemarin ane lihat .
"saa ssaaandi , ko gw jadi bisa lihat setan sih" kata ivan
"haduh itu tuh setan jelek , makannya bisa lu lihat , nih nanti gw panggil temen gw" kata ane . ane panggil beberapa kali mbah put tapi tidak juga muncul . ane yang tadinya berani jadi takut . apa lagi tuh pocong masih ada dipintu ga gerak gerak . masih dalam tatap kesana tiba tiba ada suara 'srrreeekkk srreeekk srreeeek' dari arah atas rumah . ane bertatapan dengan ivan . 'lihat yu ke atas' kata ane pelan . '1,,,,2,,,,,3' . dan "aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa" kami berdua teriak setelah melihat di atas ada kunti yang kemarin ane lihat dikamar melotot dengan 1 mata . 'sumpah san gw ga kuat' ivan menundukan kepalanya dengan gemeteran seluruh badannya . ane berusaha menenangkannya . boni marwan , kevin keluar kamar . bersamaan dengan itu setan setan pergi .
"wei kalian ngapain pelukan kaya gitu ? homonya keluar lagi nih hahaha" kata kevin
"ini tuh gw lihat setan tadi" kata ivan
"mau donk mau lihat gw" kata boni semangat
"ya lu deket deket sandi aja nanti juga lihat haha" kata marwan

Hari semakin malam . kami lupa membeli makanan untuk makan malam .dan para setan ditempat itu semakin usil .mungkin ternyata karena ini penginapan paman ivan disewakan dengan harga cukup murah . tiba tiba dari arah kamar cewe "tolong cewenya boni kesurupan!" teriak salah seorang, kita semua masuk . ane lihat setan kunti masuk kebadan nih cewe . ketawa serem 'hiihihihihihihihhihihihi' , ane dekati caca

"yank ko ini pada dateng semua sih?" ane kebingungan
"jujur aja yank , ini semua pengawal aku ga bisa dipanggil kalau malam hari disini . ada sesuatu yank , pasti ada yang ga beres" kata caca




Lihat Semua Daftar Part Terbaru


Source : Kaskus

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Silahkan Berkomentar Dengan Sopan :)