Petualangan Anak Banten Part 71


Petualangan Anak Banten Part 71
( (A) Terpisahkan )

"HAHAHAAH" suara tawa aldi ,
"ada apa lo ketawa?" kata ane
"gw yakin uler lu udah jadi abu sekarang" kata aldi
"lihat aja nanti , mbah tam pasti kembali ko" kata ane
"kenapa lo begitu yakin? " kata aldi
"gw yakin aja sama mbah tam , dia itu jin pinter!" kata ane
"iya dia itu jin pinter ! , pinter begoin dan tololin lo yang terlalu polos! , lihat semua jin lo itu putih semua cuma ular itu yang hitam san!" kata aldi melihat sekitar yang memang pasukan jin ini putih semua
"gw percaya sama mbah tam seperti mbah tam mempercayain gw sebagai temannya! inget nih kata kata gw , jangan nilai sesuatu dari FISIKnya bego! tapi dari hatinya! "kata ane menatap aldi,

"...." kami diam beberapa saat

"dia tuh udah celakain ,,,," kata aldi , omongannya langsung ane potong
"celakain siapa. . . ? gw udah bilang itu salah paham di! lu tuh ya batu banget dibilangin!" kata ane
"kenapa sih lo? apa lo udah di pelet sama ular sialan itu?!" kata aldi

Ane mendekati aldi yang posisinya masih terduduk ditanah , ane pegang erat kerah bajunya

"gw bilangin sekali lagi, mbah tam itu temen gw BEGO!" kata ane

Ane dorong lagi badan aldi sampai terlentang .tapi dengan sigap dia langsung bangun dan menarik kerah baju ane , "gw tuh ga gampang nyerah san sama orang kaya lo!" aldi lalu mendorong ane sampai jatuh. ane berusaha bangun tapi aldi dengan cepat lari dan melempar ane agak jauh dari tempat ane sebelumnya. badan ane seperti sudah mati rasa tapi apa boleh buat, ane ga mau kalah sama aldi yang memang saat itu sudah kalah tenaga. "sialan , nanti gw fitnes dah" kata ane dalam hati

"sorry ya san, ilmu lu dan tenaga lu tetep kalah sama gw, percuma sampai kapanpun! jin jin lu juga ga mungkin bisa sentuh gw" kata aldi

Ane bangun, ane bersihkan baju putih ane yang kotor oleh tanah sekitar, tak lupa membersihkan celana panjang hitam yang ane kenakan ketika melamar kerja tadi siang.

"kenapa lo bersih bersih?" ntar gw beliin yang baru! , yang penting ular lo mati dulu baru gw puas!" kata aldi ,

"ANJ*NG lo ya kalau ngomong!" kata ane

Ane serang aldi dengan pasukan jin ane tapi terpental semua tak ada yang bisa mengenai aldi saat itu , mungkin bisa dibilang ilmu pertahanan aldi cukup kuat .

"apa bisa gw menang dari aldi" kata ane berbicara pelan, sebenernya saat itu pemikiran ane mulai ada dengan kata "menyerah", secara ane serang bagaimana pun aldi masih bisa bangkit ,

"mbah put, kalau kita berdua aja tidak bisa menang lawan si aldi" kata ane bicara dalam hati
"yakin lah dengan diri sendiri bro sandi, kekuatan diri sendiri lebih besar dari pada kekuatan apapun jadi tidak boleh menyerah" kata mbah put dalam badan ane
"apa engga bisa dimasukin lagi beberapa jin? mbah kut dan mbah sut mungkin, iya mbah put maaf , saya tidak akan menyerah ko" kata ane
"tapi saya tidak bisa menjamin akan berhasil menang walau kami masuk semua ke badan bro sandi, intinya percaya pada kekuatan diri sendiri, jangan dari kami bro sandi" kata mbah put
"oke deh mbah terimakasih ya" kata ane
"lebih baik sadarkan aldi saja bro sandi, saya tidak mau bro sandi terus terluka" kata mbah put
"iya mbah put saya usahakan" kata ane

Malam semakin larut , pertarungan ane dengan aldi masih berlanjut , walau posisi ane menang dengan adanya teman teman jin , tapi ilmu putih aldi lebih tinggi dari pada ane. 1 ga cukup, 2 lumayan, 3 kuat ! , jadilah badan ane di isi oleh 3 jin ane, mbah kut sut dan put untuk melawan aldi yang sudah kesetanan, mungkin aldi adalah jin bagi dirinya sendiri! gila ilmu!

"cukup di! , kita sudahi ini!" kata ane, ane mulai kehilangan kesadaran, walau yang mengisi badan ane adalah ketiga mbah ane, tapi tetap saja sulit dikendalikan
"gw ga akan sudahi ini dulu!" kata aldi
"ilmu lu putih tapi hati lu hitam! lebih baik hitam sekalian!" kata ane
"persetan!" kata

Aldi lari ke arah ane , ane juga lari ke arah aldi . tangan ane mengepal keras sepertinya seluruh tenaga ane berkumpul dikepalan tangan ane ini . kami berdua semakin dekat dan dekat sampai akhirnya . . . "kena lo" kata ane dalam hati , tangan ane sedikit lagi mengenai mukanya

"CUKUP!!!!" ada suara seseorang yang ga asing ditelinga ane , kami berdua berhenti , padahal tangan kami masing masing sudah berada beberapa cm dari muka lawan , kami menoleh kearah samping , terlihat seseorang yang melihat kearah kami


kami berkata bersamaan! "ELSA!!??!!" . . . . .

"cukup jangan berantem lagi" kata elsa yang masih dibalik pintu mobil itu dengan menangis ,

Kemudian turun bokap elsa dan supir elsa , supir elsa membuka pintu belakang mobil dan mengambil kursi roda untuk elsa, lalu bokap elsa membantu menurunkan elsa dari mobilnya tersebut .ane dan aldi bertatapan dengan terkejut, aldi berbisik sama ane

"diem lo ga usah banyak bacot" kata aldi pelan

"lo yang diem bego" kata ane pelan

Bokap elsa mendorong elsa yang berada dikursi roda itu menuju arah kami berdua ,

"kalian kenapa masih berantem seperti ini?" bokap sela memulai percakapan menatap ane dan aldi, ane lihat aldi tertunduk tapi ane menatap bokap elsa
"maaf om" suara aldi,
"bukannya ketika malam itu kalian sudah berjanji sama saya tidak akan berantem lagi?" kata bokap elsa
"maaf ya om, bukan saya yang memulai" kata ane dengan mantab
"oh jadi lo nyalahin gw hah!" kata aldi menarik kerah ane lagi

"CUKUP ALDI!" suara elsa cukup keras, tangisanya juga cukup kencang terdengar
"KALIAN ITU ! , KENAPA MASIH SEPERTI INI! , GW TUH SENGAJA PERGI JAUH! , SUPAYA LO BERDUA ITU MIKIR! , JANGAN BERANTEM LAGI!" kata elsa teriak sampai terbatuk batuk

"elsa sayang pelan pelan jangan teriak gitu" bokap elsa menepuk nepuk punggu elsa, dia tersendak
"maaf pah, aku kesel sama mereka berdua!" kata elsa mengusap air matanya dan menenangkan diri

Ane dan aldi bertatapan kembali , dia lalu melepaskan tangannya dari kerah baju ane .

"gw itu cuma mau ular sandi itu mati elsa" kata aldi
"ular yang mana aldi?" kata elsa
"ular yang membuat lu seperti ini!" kata aldi melihat kaki elsa
"lu itu salah lihat di , maaf gw ga jelasin dari awal , ular yang lu lihat memang mbah tam aldi , tapi dia mau selamatin gw" kata elsa , matanya masih berlinang air mata
"maksudnya?" kata aldi agak kaget
"mbah tam milik sandi itu mau menyelamatkan aku aldi! , aku tuh diserang! , kamu mungkin lihat mbah tam ketika aku pingsan jadi aku ga jelasin" kata elsa

"..." aldi melihat ane seperti orang bego ,

"makanya kalau jadi orang itu denger! batu lu!" kata ane , sebenernya saat itu ane mau tertawa terpincang pincang meledek si aldi yang salah , tapi ane tetap diam menghormati elsa dan bokapnya

Lalu bokap elsa menghampiri kami berdua

"maaf om sudah mengusir kalian dari rumah sakit ketika itu , om sangat marah sekali ketika mendengar kaki elsa lumpuh dari dokter , om kira elsa cuma pingsan biasa ,tapi ketika elsa sadar dan menjelaskan kejadiannya om sekarang berterimakasih sama kalian berdua serta saudaramu andi (menunjuk ane) , berkat kalian nyawa anak saya tertolong , dan kabar baiknya untuk kaki elsa akan segera sembuh ,ternyata hanya sementara" kata bokap elsa , kacamata yang dia kenakan dilepas karena air matanya menetes , antara bahagia dan sedih , ane tahu perasaan bokap elsa saat itu

"maafkan saya" kata bokap elsa , tertunduk

"sudah om , om tidak salah ko , sandi mengerti perasaan om" kata ane menepuk pundak bokap elsa , bokap elsa mengusap air matanya dengan tissu yang dia ambil dari kantong celananya
"sandi masih dendam sama om?"kata bokap elsa
"tenang aja om , sandi ga ada dendam sama om , dan bila sandi yang diposisi om pasti sandi akan melakukan hal yang sama" kata ane , ane teringat saat itu ane ditendang dari ruangan rumah sakit sampai semua orang melihat ane oleh bokap elsa, ane malu sih cuma buat apa ane dendam sama beliau ? ga ada gunanya . sementara aldi dan andi hanya diusir biasa oleh satpam ,

"sekarang dimana om?" kata ane
"kami semua pindah san ke daerah tanggerang , maaf ya sudah ga disana" kata bokap elsa
"iya om ga apa apa , itu lebih baik" kata ane , ane melihat elsa masih meneteskan air mata
"ya san , ketika itu om sudah gelap mata ingin memisahkan kalian" kata bokap elsa , ane cuma balas senyum ke bokap elsa , lalu ane menatap elsa yang sedang duduk dikursi roda

"maafin aku ya sa , aku ga pantes sama kamu lagi" kata ane , elsa senyum sama ane sambil meneteskan air mata, dia membuka kedua tangannya lebar lebar , ane mendekati elsa , lalu elsa memeluk ane

"selama aku koma beberapa bulan , aku selalu teringat sama kamu sandi , maaf ya sifat aku terlalu anak kecil kemarin , aku mau berubah demi kamu" kata elsa membisik ditelinga ane , wajahnya masih aja imut ga berubah tapi badannya tambah kecil ,

Ane melepaskan pelukan elsa ,

"kamu sadar kapan?" kata ane jongkok didepan kursi roda elsa
"baru seminggu yang lalu" kata elsa , ane bepikir "lama banget gilaaa dari kejadian itu sampai seminggu yang lalu"
"ketika aku sadar , aku telepon kamu ga aktif , ya mungkin kamu udah sama cewe lain ya kannn?" kata elsa
"hehehe" kata ane tertawa kecil
"bener kan?" kata elsa
"iya sa , aku sudah punya pacar lagi , cewe yang jalan ketika itu sama aku" kata ane menunduk , tangan elsa yang lembut menaikan kepala ane
"aku akan terus menunggu kamu sayang" kata elsa
"ga bisa sa , aku ga mau kecewain kamu" kata ane
"sekecewanya aku sama kamu , ga lebih kecewa ketika malam itu kamu melihat aku kan?" kata elsa , ane terdiam beberapa saat mengingat hal itu
"kalau gitu anggap aja kita impas hehe gimana?" kata elsa
"hehe iya aja sa" kata ane
"love you sandi , aku akan selalu menunggu kamu" kata elsa senyum sama ane
"iya sa , maaf aku ga bisa jawab" kata ane , ane masih ingat sela yang ada yang diluar negeri
"eh sa kamu kesini tau dari mana?" kata ane
"sebenernya hari ini aku baru boleh pulang sama dokter dan langsung mau ketemu kamu tadinya dirumah kamu, terus dijalan aku panggil pasukan jin aku , ada cuma beberapa yang dateng , katanya sedang membantu sandi berantem gitu , makanya aku langsung kesini" kata elsa
"maaf ya sa , pasukan kamu aku ambil , dari pada dipake sama si aldi lagi" kata ane berbisik
"iya san ga apa apa , mereka milik mu juga" kata elsa senyum ke ane ,

Sejujurnya setelah tidak bertemu elsa cukup lama dari kejadian itu ane selalu dihantuin oleh rasa bersalah , tapi ketika ane bertemu kembali elsa dan ada kabar baik bahwa kakinya sembuh itu sesuatu banget

"sa gw sayang sama lo" kata aldi ,
"tapi gw engga di , gw tuh sayangnya sama sandi" kata elsa melihat ane
"gimana dong sa supaya lo cinta lagi sama gw!" kata aldi
"ga akan gw cinta sama orang seperti lo di , lo harus berubah !" kata elsa
"kalau gw berubah lo bakalan sayang sama gw?" kata aldi
"tergantung" kata elsa
"tergantung apa?" kata aldi
"tergantung sandi udah nikah apa belum" kata elsa senyum ke ane

Ga lama ane lihat sosok mbah tam dibelakang elsa dan tersenyum sama ane ,

"hay bro sandi saya kembali" kata mbah tam , dibelakang mbah tam 3 jin milik aldi sedang di lilit oleh ekornya yang panjang itu

"hebat nih mbah tam" kata ane senyum

"ehh ehh itu jin jin gw ko bisa di gituin?" kata aldi melihat mbah tam

"kan gw udah bilang mbah tam itu pinter" kata ane melihat mbah tam .

"yaudah sekarang jangan pada berantem lagi!" kata elsa ,

Ane dan aldi lalu berjabat tangan , (sebenernya ga rela juga , secara badan ane udah remuk sama aldi)

"mampus kan lu salah" kata ane berbisik ke aldi

"diem lo!" kata aldi


udah pada tau kan berarti PART 61 mengarah kemana? maaf belum bisa diUPDATE jangan nanyain terus . maaf juga sifat ane yang jelek (ngambekan dan emosian) jadi kemarin ane nulis part 71 ga lengkap , dan ane kira ane ga bakalan lanjut , tapi dengan ini ane nyatakan ane lanjut

Spoilernya part 61 sih gini : ane dan andi berantem sama aldi (aldi pakai pasukan jin elsa) , terus ada sesuatu yang membuat kami bertiga bersatu (cie kaya power ranger) , ya datanglah bokap elsa , terus kami disuruh berjanji bertiga ga berantem lagi . lalu bokap elsa bawa elsa ke rumah sakit kami menyusul , dan terjadilah sesuatu yang sudah ada ane ceritakan diatas , makanya ketika ane bertemu aldi distasiun ketika pagi itu karena ane kira aldi sudah tidak marah lagi sama ane , eh ternyata sebaliknya

segitu aja spoilernya , soalnya ada sesuatunya




Lihat Semua Daftar Part Terbaru


Source : Kaskus

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Silahkan Berkomentar Dengan Sopan :)