Petualangan Anak Banten Part 20
( Hampir )
( Hampir )
Setelah melewati ujian kenaikan kelas , kita tidak melaksanakan liburan semester karena akan persiapan prakerin . sumpah ane males banget karena ane ditempatkan disalah satu tempat elektronik dijakarta bersama ivan dan cecep bukan karena temannya tapi jauh dari tempat ane . ane udah negosiasi dengan gurunya kalau prakerinnya di tempat ini saja tapi tidak bisa karena sudah penuh semua . ane pun membicarakannya pada orang tua ane , mereka sih setuju setuju aja karena memang makin banyak pengalamannya. lalu ane telepon caca dan bilang kalau ane bakalan tinggalin dia selama 2 bulan , pertamanya dia sangat menolak keputusan itu , setelah ane bujuk dia dan sangat terpaksa dia pun memperbolehkannya dengan syarat 1 teman gaib dia dibawa ane dalam bentuk keris kecil seperti pulpen "kalau kamu macem macem aku bakalan tau" katanya , ane sih tidak mempermasalahkannya , untuk diketahui ane sama caca tiap hari selalu bertemu , entah itu dia yang kerumah ane atau sebaliknya . dan tiap hari juga ane antar jemput ke sekolahnya semenjak kejadian dengan andi , karena ane sangat takut kalau terjadi apa apa denganya .
hari itu hari sabtu dimana hari seninnya ane udah harus berangkat ke jakarta ,kita akan ke pernikahan sepupunya caca . keluarga ane udah duluan kesana dari siang tapi ane yang memang males jadi menunggu sore saja , setelah mandi bersih pake baju agak rapihan ternyata caca sudah ada diruang tamu (dia pegang kunci rumah ane) , dirumah ada mbah put , kut dan sut . mereka tidak ikut bokap , katanya takut bentrok karena ada beberapa jin kuat disana. lalu ane temui caca.
"eh kamu ganteng yank rapi" kata dia sambil berdiri dan memegang kerah baju ane.
"hehe biasa aja yank , kamu juga cantik" ane cium keningnya
"ko ga bibir sih?" kata caca manyun
"nanti lipstik ini luntur" kata ane nunjuk bibirnya
"ehh ko kamu cantik banget sih malam ini yank" kata ane lagi
"kemarin memang ga cantik ya?" kata caca
"ya beda cantiknya , eh bukannya kamu nunggu disana aja yank . kan lebih deket dari rumah kamu ," kata ane
"ga apa apa yank aku mau jemput kamu hehe , oh ya ini kerisnya" dia menunjukan keris yang ditutup seperti pulpen , ketika ane buka ada jin cewe dengan pakaian berwarna hijau memakai baju khas jaman dulu dengan rambut yang panjang sampai ke bawah. cantik sekali,
"wihh ini yang kamu suruh buat jaga aku yank?" kata ane
"iya yank , gimana ? cantik yaaa?" kata caca senyum
"aku selingkuh saja sama dia yank haha" kata ane
"kalau gitu ntar aku bakar dia yank hahahhah" kata dia ketawa serem
"ihh canda kali ," kata ane
"eh ini satu lagi , ini teman gaib aku , namanya nyai ro" muncul dibelakang caca , macan putih juga tapi lebih anggun dari mbah put
"wih cewe ya? jodohin aja sama si mbah haha" kata ane , kita pun tertawa
"mbah put mbah put sini!!" ane panggil , mbah put datang .
"ada apa bro sandi"
"tuh mbah ada macan cewe , pacaran gih kali punya anak haha" kata ane , tapi tuh mbah diam aja dan memandang nyai ro
"dah yank ah , kamu mah maen jodohin aja , kamu juga pake acara dibilang bro sama mbah , ga sopan tau yank. kan aku udah bilang panggil biasa aja" kata caca
"ga apa apa sih yank , lagi pula si mbah ga marah , iya kan mbah" kata ane , mbah put hanya mengangguk
"yaudah ayo berangkat . " caca narik tangan ane ,
"mbahmbah ku jaga rumah ya jangan nakal!!" ane teriak
Sampai rumah sepupu caca sudah ramai dengan tamu yang terlihat dan tidak terlihat ,pasukan jin caca memang sangat banyak mungkin belum semuanya ada disini . sepupu caca ini adalah kaka kelas ane dulu ketika smp dia langsung menikah ketika sudah lulus sekolah , di dekat pasangan pengantin ane melihat jin kakek kakek yang dulu ada di acara tunangan ane dengan caca . dia senyum ke arah ane , ane bales senyum dan dia mengampiri ane mengucapkan salam . setelah kita mengucapkan selamat pada kedua mempelai kita ambil makan dan ane duduk dekat nyokap caca dan nyokap ane . kata nyokap , bokap lagi maen kartu sama bokap caca dan teman temannya dibelakang . mengingat masa muda sepertinya . pas banget sendokan pertama masuk mulut ane agak tersendak pas denger suara "sanndii" , suara itu dari siska
"uhuk uhuk" ane batuk
"yank kenapa" caca mengusap usap punggung ane , lalu siska dateng depan kami berdua dengan teman teman genknya dulu ketika smp
"eh ada sandi dan caca" siska senyum
"mau apa kesini" kata caca
"ini kan temen gw yang nikah , ya dateng lah" kata siska
"yaudah jangan disini , disini kan masih luas , noohh kesono" kata caca menunjuk perkarangan rumah
"ya tenang aja ca , gw ga akan ambil laki lu ko , gw cuma mau lihat dia , yaudah ladies yu kesana , dahh sandiiiii" sambil mengedipkan mata ke ane
"hiiiii" kata caca kesal
"kenapa ca?" kata nyokap ane
"tuh mah dia tuhhh yang suka sama sandi, caca ga suka" kata caca
"udah udah ga usah dipikirin ca , kan sandinya disebelah kamu bukan dia" kata nyokap caca
Ane lanjut makan dan cuek aja soal kejadian tadi , ane lihat caca masih melihat siska dengan tatapan serem . ketika ane mau ambil minum dikursi belakang ternyata dibelakang caca pasukan jinnya berkumpul . buset dah ini sih sekampung dan lebih banyak dari pasukan yang dibawa ketika kemah .
"ehhh sayankkkuuu ,cacaku tercinta ini ko bawa sekampung ngapain lagi ya" kata ane
"aku tuh kesel yank kesel!" kata caca membuang sendok dan garpunya
"hus udah udah ," lalu ane mengambil sendok dan garpu baru
"nih sini " ane ambil piringnya , "sini liat aku! " dia melihat ane , "aku suapin ya sayang" kata ane senyum , dia senyum lalu pasukan sekampungnya balik kanan bubar jalan :D
hari itu hari sabtu dimana hari seninnya ane udah harus berangkat ke jakarta ,kita akan ke pernikahan sepupunya caca . keluarga ane udah duluan kesana dari siang tapi ane yang memang males jadi menunggu sore saja , setelah mandi bersih pake baju agak rapihan ternyata caca sudah ada diruang tamu (dia pegang kunci rumah ane) , dirumah ada mbah put , kut dan sut . mereka tidak ikut bokap , katanya takut bentrok karena ada beberapa jin kuat disana. lalu ane temui caca.
"eh kamu ganteng yank rapi" kata dia sambil berdiri dan memegang kerah baju ane.
"hehe biasa aja yank , kamu juga cantik" ane cium keningnya
"ko ga bibir sih?" kata caca manyun
"nanti lipstik ini luntur" kata ane nunjuk bibirnya
"ehh ko kamu cantik banget sih malam ini yank" kata ane lagi
"kemarin memang ga cantik ya?" kata caca
"ya beda cantiknya , eh bukannya kamu nunggu disana aja yank . kan lebih deket dari rumah kamu ," kata ane
"ga apa apa yank aku mau jemput kamu hehe , oh ya ini kerisnya" dia menunjukan keris yang ditutup seperti pulpen , ketika ane buka ada jin cewe dengan pakaian berwarna hijau memakai baju khas jaman dulu dengan rambut yang panjang sampai ke bawah. cantik sekali,
"wihh ini yang kamu suruh buat jaga aku yank?" kata ane
"iya yank , gimana ? cantik yaaa?" kata caca senyum
"aku selingkuh saja sama dia yank haha" kata ane
"kalau gitu ntar aku bakar dia yank hahahhah" kata dia ketawa serem
"ihh canda kali ," kata ane
"eh ini satu lagi , ini teman gaib aku , namanya nyai ro" muncul dibelakang caca , macan putih juga tapi lebih anggun dari mbah put
"wih cewe ya? jodohin aja sama si mbah haha" kata ane , kita pun tertawa
"mbah put mbah put sini!!" ane panggil , mbah put datang .
"ada apa bro sandi"
"tuh mbah ada macan cewe , pacaran gih kali punya anak haha" kata ane , tapi tuh mbah diam aja dan memandang nyai ro
"dah yank ah , kamu mah maen jodohin aja , kamu juga pake acara dibilang bro sama mbah , ga sopan tau yank. kan aku udah bilang panggil biasa aja" kata caca
"ga apa apa sih yank , lagi pula si mbah ga marah , iya kan mbah" kata ane , mbah put hanya mengangguk
"yaudah ayo berangkat . " caca narik tangan ane ,
"mbahmbah ku jaga rumah ya jangan nakal!!" ane teriak
Sampai rumah sepupu caca sudah ramai dengan tamu yang terlihat dan tidak terlihat ,pasukan jin caca memang sangat banyak mungkin belum semuanya ada disini . sepupu caca ini adalah kaka kelas ane dulu ketika smp dia langsung menikah ketika sudah lulus sekolah , di dekat pasangan pengantin ane melihat jin kakek kakek yang dulu ada di acara tunangan ane dengan caca . dia senyum ke arah ane , ane bales senyum dan dia mengampiri ane mengucapkan salam . setelah kita mengucapkan selamat pada kedua mempelai kita ambil makan dan ane duduk dekat nyokap caca dan nyokap ane . kata nyokap , bokap lagi maen kartu sama bokap caca dan teman temannya dibelakang . mengingat masa muda sepertinya . pas banget sendokan pertama masuk mulut ane agak tersendak pas denger suara "sanndii" , suara itu dari siska
"uhuk uhuk" ane batuk
"yank kenapa" caca mengusap usap punggung ane , lalu siska dateng depan kami berdua dengan teman teman genknya dulu ketika smp
"eh ada sandi dan caca" siska senyum
"mau apa kesini" kata caca
"ini kan temen gw yang nikah , ya dateng lah" kata siska
"yaudah jangan disini , disini kan masih luas , noohh kesono" kata caca menunjuk perkarangan rumah
"ya tenang aja ca , gw ga akan ambil laki lu ko , gw cuma mau lihat dia , yaudah ladies yu kesana , dahh sandiiiii" sambil mengedipkan mata ke ane
"hiiiii" kata caca kesal
"kenapa ca?" kata nyokap ane
"tuh mah dia tuhhh yang suka sama sandi, caca ga suka" kata caca
"udah udah ga usah dipikirin ca , kan sandinya disebelah kamu bukan dia" kata nyokap caca
Ane lanjut makan dan cuek aja soal kejadian tadi , ane lihat caca masih melihat siska dengan tatapan serem . ketika ane mau ambil minum dikursi belakang ternyata dibelakang caca pasukan jinnya berkumpul . buset dah ini sih sekampung dan lebih banyak dari pasukan yang dibawa ketika kemah .
"ehhh sayankkkuuu ,cacaku tercinta ini ko bawa sekampung ngapain lagi ya" kata ane
"aku tuh kesel yank kesel!" kata caca membuang sendok dan garpunya
"hus udah udah ," lalu ane mengambil sendok dan garpu baru
"nih sini " ane ambil piringnya , "sini liat aku! " dia melihat ane , "aku suapin ya sayang" kata ane senyum , dia senyum lalu pasukan sekampungnya balik kanan bubar jalan :D
Lihat Semua Daftar Part Terbaru
Source : Kaskus

Silahkan Berkomentar Dengan Sopan :)