Petualangan Anak Banten Part 22


Petualangan Anak Banten Part 22
( SAKIT )

"apa sih sel ko ngmong kaya gitu" kata ane , lalu dia mengelap air matanya
"ga ko san , ga apa apa . maaf kebawa suasana " kata dia
"memangnya kamu lihat apa ,? bisa meramal gitu?" kata ane
"dikit sih hehe , udah lah jangan dibahas . yu bawah" kata dia , lalu kami turun . ternyata dikamar ane ada yuli nur beserta cecep dan ivan .
"awas lu san gw bilangin caca selingkuh perang lagi dah haha" kata ivan
"huus awas lu bilang bilang , gw cuma ngobrol biasa" kata ane

Ane lihat cecep mengeluarkan boneka jelangkung ,
"bego ngapain lu bawa bawa kaya gitu" kata ane
"biar seru san , lagi pula ini permintaan ivan" kata cecep
"iya san , gw mau nyoba maen nih , yuli nur juga ga apa apa ko , sela ikutan juga ya kan harus ganjil maennya " kata ivan , sela hanya mengangguk
"serah lu aja dah gw mau ga tanggung resiko" kata ane .ane ambil hp di tas
"yeee siapa yang ngajak lu san , kalau ngajak lu setannya ga ada yang dateng hahahha" mereka semua pun tertawa
"iye iye" kata ane kembali ke atas kosan

Ane coba telepon caca "nomor yang anda tuju sedang sibuk" , ane telepon kedua kali masih sibuk , ane telepon ketiga kali nyambung dan langsung di angkat caca
"hay sayang selamat malam" kata caca ceria
"ya malam juga" kata ane rada gondok
"maaf ya tadi si andi teleponin aku terus" kata caca
"kenapa sih dia" kata ane
"jadi gini tadi tuh kita ada tugas kelompok disekolah 5 orang , aku satu kelompok sama dia , aku juga males sama dia yank . dia cuma nanya tugas tadi . lagi pula aku bales disms sumpah ga ditelepon" kata caca jelasi
"ohhh gitu" kata ane
"cemburu yaa cie cie cemburu si ayank" kata caca
"gaaaa" kata ane , jelas cemburu lah dalem hati
"eh eh coba buka keris pulpen dari aku itu yank' kata caca , lalu ane kebawah ambil keris itu dari tas , saat itu lampu kamar sedang di matikan . ada 3 lilin ditengah dan cecep memegang jelangkung . ane masuk aja cuek ambil keris dari caca itu lalu ke atas lagi
"aku buka ya" kata ane
"iya coba buka yank"

Ketika ane buka muncul jin cewe cakep yang pernah ane jelasin sebelumnya . "sebentar ya sayang " kata caca , tuh jin cewe lalu duduk didepan kursi ane sambil menatap ane .
"sayang kamu ganteng , pake kemeja putih celana item . belom ganti baju ih" kata caca
"loh ko kamu tau" kata ane
"ya lah hahaha" kata caca tertawa
"wih hebat yank , berarti kalau aku mandi harus ditutup nih keris biar kamu ga ngintip haha" kami pun tertawa
"calon bini sandi itu harus hebat atuh" kata caca
lalu ane cerita tentang tempat prakerin ane , teman teman cewe prakerin , sampe sela yang indigo .
"aku mau ketemu sela dong sayang" kata caca
"iya nanti ya , pasti aku kenalin eh kamu tidur ya udah malem ini." kata ane
"iya sayang aku tidur dulu deh , kamu juga ya jangan macem macem sama sela . dia tuh punya perasaan sama kamu" kata caca
"ga lah cuma temen yank , yaudah bye " kata ane lalu ane tutup teleponnya dan menutup keris pulpen itu si jin cewe lalu menghilang.

Ane saat itu sedang asik bersantai melihat bintang bintang dilangit jakarta tiba tiba dibawah ada suara berisik . saat ane mau turun ada pocong dengan mata merah menatap ane . ane terdiam melihat dia , ane panggil mbah put ga ada . ane balik lagi ke atas sambil menatap si pocong itu dengan berjalan mundur yang paling nyeremin itu mukanya yang darahan hiiiii . saat ane menoleh ke arah lain ada orang tanpa kepala duduk ditempat tadi ane duduk . ane kaget karena baru pertama lihat nih setan . mau turun masih ada tuh pocong ditangga . ane mundur beberapa langkah sampai menginjak sesuatu , saat ane lihat kebawah "aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa" ane teriak melihat tuh kepala si setan itu terinjak oleh ane . ane lanjutin aja injek injek kepala itu tak lama menghilang . ane lihat kiri kanan sudah tidak ada setan . ane lihat tangga sekarang bukan pocong , melainkan cewe yang matanya mau keluar wajahnya berwarna putih mirip di film JU ON kalau tau , badannya seperti habis terindas mobil berjalan merangkak ke arah ane " hus hus udah sih udah gw takut" kata ane . "arrrghhh arrrghh arghh mereka memanggil kami" kata tuh setan . wah ini pasti kerjaan si cecep , "yaudah awas atuh gw mau kebawah lu jangan disitu" kata ane , gobloknya tuh setan nurut aja di merangkak turun agak menjauh dari kamar ane (kamar ane deket tangga ke atas buat jemuran) . ane buka pintu didalam si ivan kesurupan pocong
"san san tolong ini ivan kesurupan pocong" suasana saat itu panik , ane lihat nur , sela , dan yuli juga ketakutan . sela itu cuma bisa merasakan
"mana macan lu ?" kata ane , ane tiduran disebelah ivan yang kesurupan
"ga tau san , diculik kali" kata cecep
"biasaan macan lu mah bego , yaudah gw mau tidur dulu ngantuk" kata ane ,
"beegggooooooo!!" mereka berbarengan teriak sambil tendang tendang pantat ane  , ane biarin aja dah toh mereka sendiri yang mau seperti itu . agak lama sekitar 30 menit ivan masih ngmong ga jelas dan melompat lompat
"ah berisik nih" kata ane , lalu memegang badan ivan dan membacakan beberapa doa lalu pergi dah tuh pocong
"lain kali ga usah maen ginian dah , lu undang mereka tapi lu ga bisa balikin mereka buat apa?, pasti mereka datang lagi" kata ane lalu kembali tiduran
"eh kita tidur disni aja ya takut gw" kata yuli sambil usap usap ivan yang baru sadar
"eh ga ga " ane bangun ,
"kalian kan ada tempat tidur jangan disini ga boleh" kata ane lagi
"yah san ga apa apa kali " kata cecep
"ga , yaudah kalian aja disini berlima gw sendiri dikamar 1 lagi gimana" kata ane
"dah ga usah san , kita balik k kamar aja" kata sela , lalu mereka kembali kamar

Malam itu ane merasakan agak emosi , bukan karena jelangkung ataupun setan . tapi karena andi yang masih kejar kejar caca . singkatnya sudah hari jumat . bos di tempat kami prakerin ada urusan besok jadi kami anak prakerin bisa libur hari sabtu . ane seneng banget dan mau kasih kejutan sama caca . jadi ane merahasiakannya kalau ane mau pulang . sorenya ane beres beres baju lalu bilang sama temen temen mau pulang hari sabtu . sela terlihat murung saat itu ane juga ga tau kenapa . besok paginya ane pulang naek kereta lagi sendirian karena ivan dan cecep memilih dikosan saja katanya irit ongkos . sampai stasiun tempat ane , ane langsung menuju rumah ane . disana ada nyokap ane "ga ke rumah caca san?" kata nyokap , "iya mah nanti, lagi pula dia masih sekolah jam segini" kata ane .setelah berisitihat ane lihat sudah jam 1-2 an . ane meluncur ke rumah caca , sebelum tiba disana ane beli beberapa tangkai bunga mawar untuknya . ketika ane membayar dan kembali kemotor. .

Dari arah berlawanan. ane lihat langsung caca sedang dibonceng dengan andi , gimana sih kalau agan/sis disini yang melihat itu? sakit hati dan marah kan? dan apa yang diperbuat?  , ane langsung emosi sangat sangat emosi . mbah put yang disebelah ane juga sangat marah serta mengeluarkan taringnya.

"BANG*AD!!!!!" ane lalu membuang bunga tersebut , perasaan ane sangat sakit !




Lihat Semua Daftar Part Terbaru


Source : Kaskus

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Silahkan Berkomentar Dengan Sopan :)