Petualangan Anak Banten Part 23
( KLIMAKS )
( KLIMAKS )
"BANG*AD!!!!!" ane lalu membuang bunga tersebut , ane langsung menghidupkan motor . tancap gass ....!!!
"woii woiiii!!! " ane mendengar suara lalu ane berhenti , suara si emak penjual bunga, lalu ane mundur ''njir ini lagi kejer orang malah dipanggil'' kata ane dalem hati
"kenapa mak?" kata ane sambil menyela nafas "haaaaah"
"ini uangnya sobek" kata si emak itu ,
"hadeuh mak saya lagi kejar cewe saya yang selingkuh nih ," kata ane sembari mengeluarkan dompet , lalu menukarkan uang yang sobek itu
"makasih , oh ya jangan emosi dulu , tahan dan jaga nama baik . emosi hanya sesaat ya , dan ingat jangan sakitin pasanganmu jodoh itu ga akan kemana" kata emak penjual bunga ,
"yaaaa" lalu ane tancap gas , mbah put belum masuk ke badan ane takut ilang kendali.
Ane inget banget caca itu kalau dibonceng pasti posisinya ga mau miring walau pakai rok panjang .jadi pasti tau lah agan/sis dimari harus angkat rok dulu dan keliatan dah tuh pahanya sama si andi!
ane puter balik langsung dah ikutin tuh mereka ,pelan pelan ane lihat mereka ngobrol walau si caca ga nempel ke si andi tapi ane sangat emosi cemburu , ketawa ketiwi tai anj*ng , ane ikutin dan memang mereka mengarah ke rumah caca . ane sembunyiin motor didekat rumah tetangganya ane suruh mbah put masuk ke badan ane , dan ane merangkak seperti macan bersembunyi disekitar pohon bambu didekat gerbang rumah caca mungkin 2 meter dari tempat mereka berhenti . ane lihat andi turun terlebih dahulu , dan yang bikin ane shock caca di gendong turun oleh andi ,
"ANJ*NG!!!" ane teriak lalu lari kearah mereka , posisinya caca sudah kembali berdiri ,
"ehh saa saaanddii" kata caca agak terbata
"wei wei sabar sabar" kata andi , tapi ane terus lari dan menghantam mukanya sampai dia tersungkur beberapa meter
"lo diem disini! " kata ane ke caca , dia terlihat seperti menangis
"hahahah cemburu lo sandi?" kata andi berdiri ,
"sekarang ilmu gw lebih hebat dari lo tai" , kata andi ,
Lalu ada jin ular yang besar ada disebelahnya masuk kebadannya ularnya seperti pengawal si ratu pantai . dia lalu lari kearah ane , ane pun berlari . dan terjadi saling tinju , ketika itu ane terjatuh tapi dia kokoh berdiri . ane meludah keluar darah dari bibir ane . perasaan ane ga enak
"bro sandi tidak apa apa?" kata mbah put ,
"ga apa apa mbah , ko bisa saya berdarah gini" kata ane dalam hati
"jinnya lebih kuat dari saya bro sandi maaf , tapi saya sebisa mungkin melawannya" kata mbah put
. . . . . .
"ckckckck anak baru kemaren maen ilmu aja sok!" kata andi
"bangs*d diem lo" kata ane
"hayo sini , gw mau tau sejauh mana ilmu lo" kata andi ,
"lama lo setan" kata andi lalu berlari ke arah ane
Dia kemudian menendang badan ane , cukup sakit kena perut . tendangan berikutnya ane menghindar dan bangun . kami terlibat pertarungan yang ane heran dia terlihat tidak sakit . agak lama sampai ane terjatuh .sakit seluruh badan padahal ada mbah put didalam badan ane , ane lihat muka dia sudah bonyok tapi masih kuat berdiri . kalau ane? udah darahan . . ane barusaha berdiri tapi punggung ane injak oleh andi . tiba tiba mbah put di keluarkan dari badan ane . ane merasa lebih kesakitan seluruh badan. walau posisi ane tersungkur ane masih menantap dia, entah mengapa ane mau bunuh nih orang ,
"hahaha mampus lo, kucing lo udah ga ada apa apanya" kata andi , dia lalu mengambil kayu
Ane panggil 2 mbah hebat ane , mereka datang dan menantap andi . mbah kut lalu mengeluarkan ular tersebut dari tubuh andi dan terlibat pertarungan . mbah sut masuk ke badan , ane langsung berdiri dan "joooosssshh" ane tinju dengan keras mengenainya dan langsung tersungkur kesakitan. terlihat darah mengalir lewat bibirnya
"SUDAH HENTIKAN!!!" kata caca
"ANDI LO PULANG SEKARANG, BAWA ULAR LO!" kata caca
"anj*ng lo masih ada aja lagi pengawal lo" kata andi ke ane
"awas lo gw bales nanti!"kata andi lagi lalu berusaha berdiri
Saat ane akan berlari tangan ane dipegang caca , "sudah sayang henttikkaaan" kata caca menangis , ane lepaskan tangan dia , ane mengarah ke andi ,ane tonjok sekali lalu melempar dia tepat ke depan motornya (untungnya kaga mati) .
"pergi lo setan sebelum gw bunuh lo" kata ane , dengan susah berdiri dia lalu menghidupkan motor lalu pergi beserta ularnya menghilang .
Ane lalu menatap caca , entah mengapa air mata ane keluar dengan sendirinya , entah salah apa ane sampai diginiin .orang yang selama ini ane sayangi ternyata.. , lalu tanpa berkata caca mendekati ane . dia lalu memeluk ane dan nangis sejadinya dan berkata "maaf" dengan pelan. ane lepaskan pelukannya lalu dengan kesakitan ane berjalan menuju tempat motor ane , dia memegang erat tangan ane tapi ane lepaskan . saat itu ane ga bisa berkata kata gan . ane sangat terpukul dan sakit . sakit hati memang lebih sakit dari pada sakit dibadan ane ketika itu . ane lihat kebelakang caca terus menangis sambil menutup wajahnya , ane masih ga percaya ketika itu seorang calon bini tega memperlakukan calon suaminya seperti itu .
Sampai rumah , nyokap ane kaget wajah dan badan ane pada berdarah dan lecet. ane bilang kalau ane kecelakaan tapi karena terus dipaksa akhirnya ane ceritain semuanya tentang andi dan caca , nyokap gw seakan ga percaya .
"mah , aku mau ke jakarta ntar malam naek bis aja, males disini" kata ane
"jangan , sudah besok saja ya san, ini kan luka luka badannya" kata nyokap ane sambil mengusap usap badan ane , nyokap ane itu superhero ane,
"ga mah , aku males nanti dia malah dateng kemari " kata ane , seakan mengerti nyokap ane diam . dia lalu mengambil obat obatan dan memperban luka luka dibadan ane . ane lihat ketiga mbah ane dibelakang nyokap ane . mereka seperti sedih melihat ane .
"ga usah bilang papah pas pulang nanti , bisa repot" kata ane , nyokap ane menganggukan kepalanya
Ane lalu membereskan semua baju dan barang barang . dan bersiap ketika itu masih jam 5 sore .walau badan ini sakit tapi kaki ini tidak bisa berhenti bergerak pergi. ane buka pintu eh ada caca , dia tampak kaget
"yank kamu mau kemana?" kata caca , matanya agak bengkak sehabis menangis
"..." ane diam aja melewatinya
"dengerin aku dulu " kata caca
"tolong sayang tolong" kata caca lalu menangis lagi, nyokap ane datang ada didekat caca , caca lalu memeluk nyokap ane.
"san , dengerin caca dulu masuk sekarang!" kata nyokap ane suaranya agak meninggi ,
"woii woiiii!!! " ane mendengar suara lalu ane berhenti , suara si emak penjual bunga, lalu ane mundur ''njir ini lagi kejer orang malah dipanggil'' kata ane dalem hati
"kenapa mak?" kata ane sambil menyela nafas "haaaaah"
"ini uangnya sobek" kata si emak itu ,
"hadeuh mak saya lagi kejar cewe saya yang selingkuh nih ," kata ane sembari mengeluarkan dompet , lalu menukarkan uang yang sobek itu
"makasih , oh ya jangan emosi dulu , tahan dan jaga nama baik . emosi hanya sesaat ya , dan ingat jangan sakitin pasanganmu jodoh itu ga akan kemana" kata emak penjual bunga ,
"yaaaa" lalu ane tancap gas , mbah put belum masuk ke badan ane takut ilang kendali.
Ane inget banget caca itu kalau dibonceng pasti posisinya ga mau miring walau pakai rok panjang .jadi pasti tau lah agan/sis dimari harus angkat rok dulu dan keliatan dah tuh pahanya sama si andi!
ane puter balik langsung dah ikutin tuh mereka ,pelan pelan ane lihat mereka ngobrol walau si caca ga nempel ke si andi tapi ane sangat emosi cemburu , ketawa ketiwi tai anj*ng , ane ikutin dan memang mereka mengarah ke rumah caca . ane sembunyiin motor didekat rumah tetangganya ane suruh mbah put masuk ke badan ane , dan ane merangkak seperti macan bersembunyi disekitar pohon bambu didekat gerbang rumah caca mungkin 2 meter dari tempat mereka berhenti . ane lihat andi turun terlebih dahulu , dan yang bikin ane shock caca di gendong turun oleh andi ,
"ANJ*NG!!!" ane teriak lalu lari kearah mereka , posisinya caca sudah kembali berdiri ,
"ehh saa saaanddii" kata caca agak terbata
"wei wei sabar sabar" kata andi , tapi ane terus lari dan menghantam mukanya sampai dia tersungkur beberapa meter
"lo diem disini! " kata ane ke caca , dia terlihat seperti menangis
"hahahah cemburu lo sandi?" kata andi berdiri ,
"sekarang ilmu gw lebih hebat dari lo tai" , kata andi ,
Lalu ada jin ular yang besar ada disebelahnya masuk kebadannya ularnya seperti pengawal si ratu pantai . dia lalu lari kearah ane , ane pun berlari . dan terjadi saling tinju , ketika itu ane terjatuh tapi dia kokoh berdiri . ane meludah keluar darah dari bibir ane . perasaan ane ga enak
"bro sandi tidak apa apa?" kata mbah put ,
"ga apa apa mbah , ko bisa saya berdarah gini" kata ane dalam hati
"jinnya lebih kuat dari saya bro sandi maaf , tapi saya sebisa mungkin melawannya" kata mbah put
. . . . . .
"ckckckck anak baru kemaren maen ilmu aja sok!" kata andi
"bangs*d diem lo" kata ane
"hayo sini , gw mau tau sejauh mana ilmu lo" kata andi ,
"lama lo setan" kata andi lalu berlari ke arah ane
Dia kemudian menendang badan ane , cukup sakit kena perut . tendangan berikutnya ane menghindar dan bangun . kami terlibat pertarungan yang ane heran dia terlihat tidak sakit . agak lama sampai ane terjatuh .sakit seluruh badan padahal ada mbah put didalam badan ane , ane lihat muka dia sudah bonyok tapi masih kuat berdiri . kalau ane? udah darahan . . ane barusaha berdiri tapi punggung ane injak oleh andi . tiba tiba mbah put di keluarkan dari badan ane . ane merasa lebih kesakitan seluruh badan. walau posisi ane tersungkur ane masih menantap dia, entah mengapa ane mau bunuh nih orang ,
"hahaha mampus lo, kucing lo udah ga ada apa apanya" kata andi , dia lalu mengambil kayu
Ane panggil 2 mbah hebat ane , mereka datang dan menantap andi . mbah kut lalu mengeluarkan ular tersebut dari tubuh andi dan terlibat pertarungan . mbah sut masuk ke badan , ane langsung berdiri dan "joooosssshh" ane tinju dengan keras mengenainya dan langsung tersungkur kesakitan. terlihat darah mengalir lewat bibirnya
"SUDAH HENTIKAN!!!" kata caca
"ANDI LO PULANG SEKARANG, BAWA ULAR LO!" kata caca
"anj*ng lo masih ada aja lagi pengawal lo" kata andi ke ane
"awas lo gw bales nanti!"kata andi lagi lalu berusaha berdiri
Saat ane akan berlari tangan ane dipegang caca , "sudah sayang henttikkaaan" kata caca menangis , ane lepaskan tangan dia , ane mengarah ke andi ,ane tonjok sekali lalu melempar dia tepat ke depan motornya (untungnya kaga mati) .
"pergi lo setan sebelum gw bunuh lo" kata ane , dengan susah berdiri dia lalu menghidupkan motor lalu pergi beserta ularnya menghilang .
Ane lalu menatap caca , entah mengapa air mata ane keluar dengan sendirinya , entah salah apa ane sampai diginiin .orang yang selama ini ane sayangi ternyata.. , lalu tanpa berkata caca mendekati ane . dia lalu memeluk ane dan nangis sejadinya dan berkata "maaf" dengan pelan. ane lepaskan pelukannya lalu dengan kesakitan ane berjalan menuju tempat motor ane , dia memegang erat tangan ane tapi ane lepaskan . saat itu ane ga bisa berkata kata gan . ane sangat terpukul dan sakit . sakit hati memang lebih sakit dari pada sakit dibadan ane ketika itu . ane lihat kebelakang caca terus menangis sambil menutup wajahnya , ane masih ga percaya ketika itu seorang calon bini tega memperlakukan calon suaminya seperti itu .
Sampai rumah , nyokap ane kaget wajah dan badan ane pada berdarah dan lecet. ane bilang kalau ane kecelakaan tapi karena terus dipaksa akhirnya ane ceritain semuanya tentang andi dan caca , nyokap gw seakan ga percaya .
"mah , aku mau ke jakarta ntar malam naek bis aja, males disini" kata ane
"jangan , sudah besok saja ya san, ini kan luka luka badannya" kata nyokap ane sambil mengusap usap badan ane , nyokap ane itu superhero ane,
"ga mah , aku males nanti dia malah dateng kemari " kata ane , seakan mengerti nyokap ane diam . dia lalu mengambil obat obatan dan memperban luka luka dibadan ane . ane lihat ketiga mbah ane dibelakang nyokap ane . mereka seperti sedih melihat ane .
"ga usah bilang papah pas pulang nanti , bisa repot" kata ane , nyokap ane menganggukan kepalanya
Ane lalu membereskan semua baju dan barang barang . dan bersiap ketika itu masih jam 5 sore .walau badan ini sakit tapi kaki ini tidak bisa berhenti bergerak pergi. ane buka pintu eh ada caca , dia tampak kaget
"yank kamu mau kemana?" kata caca , matanya agak bengkak sehabis menangis
"..." ane diam aja melewatinya
"dengerin aku dulu " kata caca
"tolong sayang tolong" kata caca lalu menangis lagi, nyokap ane datang ada didekat caca , caca lalu memeluk nyokap ane.
"san , dengerin caca dulu masuk sekarang!" kata nyokap ane suaranya agak meninggi ,
ane nulis khusus part ini kebawa emosi sorry
Lihat Semua Daftar Part Terbaru
Source : Kaskus

Silahkan Berkomentar Dengan Sopan :)