Petualangan Anak Banten Part 26
( Sedih )
( Sedih )
"YAAA SAMA GW!" terdengar suara andi dibalik pohon besar , dia tidak sendiri , ada 3 orang membawa keris panjang , dan dibelakangnya ada banyak sekali ular jin dan beberapa macan berukuran besar , mampus dah ane !!
"SINI LO , GW BUNUH LO!" kata andi
Ane langsung berdiri emosi membakar hati , tanpa ane panggil ketiga mbah ane ada disebelah ane .
"mereka kuat dek sandi" kata mbah kut
"kami saja tidak bisa melawan mereka" kata mbah sut
"tenang tenang bro sandi , jangan emosi" kata mbah put
"sayang sudah jangan berkelahi lagi , aku ga mau kamu kenapa kenapa" kata caca memegang tangan ane
"gimana lagi , mereka ada didepan kita yank masa kita harus kabur" kata ane
"kita ga perlu kabur kemana kemana " kata caca tersenyum ke ane
"aku akan ikut andi dulu" kata caca , pegangan tangan dia tambah erat
"haah" ane menatap caca seakan tidak percaya
"aku ga mau kamu mati depan aku cuma gara gara dia , lebih baik aku ikut dengannya dulu. aku mau bicara baik baik sama dia" kata caca
"aku bisa saja memanggil semua pasukan jin papah , tapi aku ga mau sampai ada yang meninggal sekarang sayang " kata caca , matanya sayu berkaca kaca .
"maafkan aku sayang" lalu dia mencium bibir ane , dia melepaskan tangannya , "aku sayang kamu sandi , apapun yang terjadi aku bakalan sayang sama kamu" kata caca , dia mundur beberapa langkah kearah andi sambil menatap ane "aku sayang kamu" kata caca berkata pelan
........................
Lalu caca berbalik badan
"baik andi , lo menang , sekarang gw mau ikut sama lo , tapi janji sama gw jangan lo ganggu sandi!" kata caca berada ditengah tengah kami ,
"hahahahha akhirnya lu nyerah juga , gw mau kerumah lo sekarang ca , hayo cabut jangan disini , males gw liat si anj*ng" kata di andi menunjuk ke arah ane .
"............." ane seakan tidak bisa bergerak , perasaan ane aneh sekali . apa yang akan gan/sis lakukan ? ,caca mengampiri andi dan berdiri disampingnya . ane menantap caca yang dipeluk pinggangnya oleh andi . ane lihat caca menangis , ane juga ! ane juga nangis . gimana perasaan ane? HANCUR! , mau dilawan tapi kita tidak punya kekuatan!
"HAHAHAH liat! , caca sekarang sama gw! ," kata andi
"nangis darah lo sono j*ng!" kata andi , "yo cabut" mereka ke balik pohon itu , memang ada jalan dan disana ada mobil . ane lihat caca dibawa andi dan duduk didepan bareng andi . serasa tidak mempunyai tulang ane roboh dengan kedua lutut ane ditanah, ane menatap langit malam . "AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA" ane teriak kencang .
"kenapa sih lo pada ga bisa bantu gw , KENAPA!!!!" kata ane emosi ke mbah mbah ane . mereka diam saja
"lihat !! , hah lihat si caca sama andi sekarang!!!" kata ane nunjuk mobil yang sudah cukup jauh
"LO PADA LIAT KAGA!!!!" kata ane emosi berat
"haah haaah haaah" suara nafas ane
"ANJ*NG!!!!!!" ane teriak lagi .
"dah sono lo pada pulang!!!" kata ane , mereka diam saja tak menghilang
Ane kembali kemotor ane , mobilnya andi sudah tidak terlihat . ane mengelap air mata ane dan mendorong motor ane . ane dorong motor sudah sekitar setengah jam tapi belum ada tanda tanda tukang tambal ban . ane menoleh kebelakang mbah ane masih mengikuti ane .
"jangan diam aja dong bantuin! , mbah put coba cari tempat tambal ban!" kata ane
"baik bro sandi" dia lalu menghilang .
Ane duduk ditrotoar dengan menundukan kepala ane . ane masih memikirkan caca , entah ane cemburu marah emosi kesel dan mau bunuh si andi , ane berusaha kuat untuk melanjutkan mendorong motor ini tapi ane tida bisa. bukan ane lelah . tapi lemes karena kejadian tadi . ane masih ga percaya apa yang ane alami malam itu . mimpi? ane menampar diri ane sendiri tapi tidak terbangun , berarti? ANE GA MIMPI! . ane lihat jam baru pukul 8:30an malam tapi jalan ini begitu sepi oleh manusia , yang ada hanya beberapa mahkluk yang menyeramkan . ditengah keputusasaan ane saat itu . ada suara klakson mobil "tin tin" dan berhenti didepan ane duduk . turun beberapa orang , salah satu berteriak "saaanddii!" , ane mencoba mengangat kepala ane perlahan . ternyata siska dan beberapa temannya . ada juga sepupu caca yang menikah kemarin tapi tidak dengan suaminya . cewe 4 orang ,1 cowo
"eh sandi lo kenapa" kata siska duduk langsung disebelah ane , ane berusaha tidak menatap dia , dia usap usap punggung ane
"sandi kenapa ?," kata sepupu si caca itu
"ga , ga ada apa apa" kata ane mengelap air mata ane
"caca kemana san?" kata sepupu caca
"san lo ko nangis" kata siska sebelah ane "yu ikut gw aja" kata siska
"ini gw mau cari tambal ban" kata ane menatap siska ,
"udah tenang aja gw suruh sopir gw yang dorong" dia lalu menyuruh laki laki yang tadi turun dari mobilnya melanjutkan mendorong motor ane
................................
Ane ikut siska dimobil . ane seperti orang bego saat itu , perasaan ane galau banget , siska mengantarkan pulang teman temannya dan terakhir ane , ane diam saja dimobil sambil memikirkan caca . saat sampai rumah nyokap bokap ane agak kaget ketika itu karena cewe yang mengantar ane bukan caca. ane ceritakan semua yang ane alami sama kedua orang tua ane siska disebelah ane sebari mendengarkan.
"SINI LO , GW BUNUH LO!" kata andi
Ane langsung berdiri emosi membakar hati , tanpa ane panggil ketiga mbah ane ada disebelah ane .
"mereka kuat dek sandi" kata mbah kut
"kami saja tidak bisa melawan mereka" kata mbah sut
"tenang tenang bro sandi , jangan emosi" kata mbah put
"sayang sudah jangan berkelahi lagi , aku ga mau kamu kenapa kenapa" kata caca memegang tangan ane
"gimana lagi , mereka ada didepan kita yank masa kita harus kabur" kata ane
"kita ga perlu kabur kemana kemana " kata caca tersenyum ke ane
"aku akan ikut andi dulu" kata caca , pegangan tangan dia tambah erat
"haah" ane menatap caca seakan tidak percaya
"aku ga mau kamu mati depan aku cuma gara gara dia , lebih baik aku ikut dengannya dulu. aku mau bicara baik baik sama dia" kata caca
"aku bisa saja memanggil semua pasukan jin papah , tapi aku ga mau sampai ada yang meninggal sekarang sayang " kata caca , matanya sayu berkaca kaca .
"maafkan aku sayang" lalu dia mencium bibir ane , dia melepaskan tangannya , "aku sayang kamu sandi , apapun yang terjadi aku bakalan sayang sama kamu" kata caca , dia mundur beberapa langkah kearah andi sambil menatap ane "aku sayang kamu" kata caca berkata pelan
........................
Lalu caca berbalik badan
"baik andi , lo menang , sekarang gw mau ikut sama lo , tapi janji sama gw jangan lo ganggu sandi!" kata caca berada ditengah tengah kami ,
"hahahahha akhirnya lu nyerah juga , gw mau kerumah lo sekarang ca , hayo cabut jangan disini , males gw liat si anj*ng" kata di andi menunjuk ke arah ane .
"............." ane seakan tidak bisa bergerak , perasaan ane aneh sekali . apa yang akan gan/sis lakukan ? ,caca mengampiri andi dan berdiri disampingnya . ane menantap caca yang dipeluk pinggangnya oleh andi . ane lihat caca menangis , ane juga ! ane juga nangis . gimana perasaan ane? HANCUR! , mau dilawan tapi kita tidak punya kekuatan!
"HAHAHAH liat! , caca sekarang sama gw! ," kata andi
"nangis darah lo sono j*ng!" kata andi , "yo cabut" mereka ke balik pohon itu , memang ada jalan dan disana ada mobil . ane lihat caca dibawa andi dan duduk didepan bareng andi . serasa tidak mempunyai tulang ane roboh dengan kedua lutut ane ditanah, ane menatap langit malam . "AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA" ane teriak kencang .
"kenapa sih lo pada ga bisa bantu gw , KENAPA!!!!" kata ane emosi ke mbah mbah ane . mereka diam saja
"lihat !! , hah lihat si caca sama andi sekarang!!!" kata ane nunjuk mobil yang sudah cukup jauh
"LO PADA LIAT KAGA!!!!" kata ane emosi berat
"haah haaah haaah" suara nafas ane
"ANJ*NG!!!!!!" ane teriak lagi .
"dah sono lo pada pulang!!!" kata ane , mereka diam saja tak menghilang
Ane kembali kemotor ane , mobilnya andi sudah tidak terlihat . ane mengelap air mata ane dan mendorong motor ane . ane dorong motor sudah sekitar setengah jam tapi belum ada tanda tanda tukang tambal ban . ane menoleh kebelakang mbah ane masih mengikuti ane .
"jangan diam aja dong bantuin! , mbah put coba cari tempat tambal ban!" kata ane
"baik bro sandi" dia lalu menghilang .
Ane duduk ditrotoar dengan menundukan kepala ane . ane masih memikirkan caca , entah ane cemburu marah emosi kesel dan mau bunuh si andi , ane berusaha kuat untuk melanjutkan mendorong motor ini tapi ane tida bisa. bukan ane lelah . tapi lemes karena kejadian tadi . ane masih ga percaya apa yang ane alami malam itu . mimpi? ane menampar diri ane sendiri tapi tidak terbangun , berarti? ANE GA MIMPI! . ane lihat jam baru pukul 8:30an malam tapi jalan ini begitu sepi oleh manusia , yang ada hanya beberapa mahkluk yang menyeramkan . ditengah keputusasaan ane saat itu . ada suara klakson mobil "tin tin" dan berhenti didepan ane duduk . turun beberapa orang , salah satu berteriak "saaanddii!" , ane mencoba mengangat kepala ane perlahan . ternyata siska dan beberapa temannya . ada juga sepupu caca yang menikah kemarin tapi tidak dengan suaminya . cewe 4 orang ,1 cowo
"eh sandi lo kenapa" kata siska duduk langsung disebelah ane , ane berusaha tidak menatap dia , dia usap usap punggung ane
"sandi kenapa ?," kata sepupu si caca itu
"ga , ga ada apa apa" kata ane mengelap air mata ane
"caca kemana san?" kata sepupu caca
"san lo ko nangis" kata siska sebelah ane "yu ikut gw aja" kata siska
"ini gw mau cari tambal ban" kata ane menatap siska ,
"udah tenang aja gw suruh sopir gw yang dorong" dia lalu menyuruh laki laki yang tadi turun dari mobilnya melanjutkan mendorong motor ane
................................
Ane ikut siska dimobil . ane seperti orang bego saat itu , perasaan ane galau banget , siska mengantarkan pulang teman temannya dan terakhir ane , ane diam saja dimobil sambil memikirkan caca . saat sampai rumah nyokap bokap ane agak kaget ketika itu karena cewe yang mengantar ane bukan caca. ane ceritakan semua yang ane alami sama kedua orang tua ane siska disebelah ane sebari mendengarkan.
Lihat Semua Daftar Part Terbaru
Source : Kaskus

Silahkan Berkomentar Dengan Sopan :)