Petualangan Anak Banten Part 25
( Baru Dimulai )
( Baru Dimulai )
Makin malam ane makin ngantuk , ditambah luka luka ane yang makin sakit , memang sudah dikasih obat tapi ya namanya habis berkelahi obat satu satunya ya istirahat menurut ane secara ane belum tidur sampai jam 12an malam itu. sekarang posisi ane terbalik , ane yang duduk dan caca yang tidur . wajahnya yang cantik tanpa make up dan bibir yang tipis ane pandang itu terus tanpa bosan . mbah put dan nyai ro sudah ane suruh tidur . kehadiran mereka membuat ane ga bosen dan selalu tertawa . yang tertawa sih ane bully si mbah put ya lucu lucuan dikit sih ga apa kali ya . tanpa terasa ane tertidur . .
Paginya ane dibangunkan suara alarm hp ane jam 8 pagi . ane lihat caca masih tertidur nyenyak layaknya bidadari . ane bangun agak mules jadi ane ke wc , ga lama ane dengar seperti pintu dibuka "ahh suster kali ngecek" ane cuek lanjutin menabung . setelah itu ane mandi ganti baju yang udah ane bawa . keluar kamar mandi ane kaget ada andi bawa bunga dan beberapa buah . dan caca sudah sadar terlihat seperti berbicara sama andi. "kenapa bukan gw yang pertama dilihat caca njirr" kata ane dalem hati,ane agak emosi tapi ane tahan dulu semua demi kesembuhan caca. ane lihat andi agak tidak suka ane ada disana .
"hey" kata caca ke ane lalu dia senyum
"hey juga " kata ane ke caca ane senyum balik
"sini sayang" kata caca dengan suara lemas , ane samperin dia , andi seperti mengerti lalu sedikit mundur .
"udah mendingan?" kata ane yang duduk disebelahnya. lalu dia mengangguk
"kamu dari mana sayang?" kata caca
"dari nabung di wc" kata ane
"kamu semalaman disini kan?" kata caca
"iya sayang aku tungguin kamu ko" kata ane senyum ,
"oh ya andi maaf ya aku mau berdua dulu sama sandi" kata caca , ane lalu melihatnya dan mengerti dia lalu keluar
"mau apa sih dia dateng lagi" kata ane agak emosi
"ga sayang , dia cuma kwatir doang sama aku , katanya dia juga nungguin aku tapi didepan semaleman soalnya didalem ada kamu" kata caca, anjir nih orang kaga kapok kapoknya kali ya deketin cewe orang , katanya ngerti tapi kenapa dia makin kejar si caca , umpat ane dalem hati
"udah geh jangan dipikirin gitu" kata caca melihat ane
"bentar aku mau ngmong sama andi" kata ane , ane berdiri tapi tangan caca pegang tangan ane
"jangan sayang sudah cukup , kamu pasti bakalan berantem lagi sama dia aku gamau" kata caca
pelan ane lepaskan pegangannya "ga sayang , aku janji" kata ane lalu berdiri dan menuju pintu
Ane lihat andi sedang duduk disebelah ruangan caca , dia menundukan kepalanya .
"wei" kata ane
"ada apa?" kata andi
"gw mau tau kenapa sih lu ikutin kita terus" kata ane
"...." dia diam
"di tolong , caca tuh calon bini gw" kata ane
"..." dia diam
"jadi gw mohon..." omongan ane di selanya
"jujur gw masih sayang sama caca san" kata dia tanpa menatap ane
"gw udah berusaha lupain dia , tapi ketika gw tau dia teman kecil gw dulu , dan pas banget pulang sekolah kemarin gw anterin dia , gw jadi inget lagi sama dia" kata andi
"gw udah bilang sama dia ga bakalan lagi ganggu hubungan lo , tapi entah kenapa gw jadi tambah sayang sama dia" kata andi lagi
"dan gw juga tau dia calon bini lo , apa gw salah sayang sama calon bini orang? baru calon kan belum sah kan?" kata andi suaranya agak menantang dan berdiri dihadapan ane disebelahnya ular jin besar itu muncul sekarang ada 2 biji
"wei sabar dong bro, gw gamau ribut ribut lagi nih , ini permintaan caca langsung" kata ane juga berdiri menghadap dia
"pulangin tuh ular lo, atau gw jadiin ular saus tiram!" kata ane menunjuk kedua ular itu
"oke , tapi inget san apapun yang terjadi, gw yakin bisa rebut caca dari lo , secara muka gw nih! lebih ganteng dari lo!" kata andi menunjuk nunjuk mukanya , ane ga tau kenapa langsung naek darah . disebelah kiri kanan ane ada nyai dan mbah yang sama sama marah sama si andi ini.
"ANJ*NG!!!!" ane berusaha memukul andi dengan power yang cukup tiba tiba di tahan oleh bokap caca
"stop stop sudah ! , ini ada apa lagi!" kata nya memegang tangan ane, entah kemana tuh kekuatan ane ilang
"sini sini kalian duduk!" kata bokap caca , kita duduk bersebelahan
"ada apaan lgi!" kata bokapnya caca
"...." ane diam aja dengan andi
"kalau kalian sayang sama anak saya bukan seperti ini caranya!, andi kau kenapa terlalu memikat dia , caca itu sudah om tunangkan dengan sandi" kata bokap caca
"sandi ! , kamu tuh calon menantu saya , jangan kamu berantem terus . mau kemana nanti muka papah!" kata bokap caca
"om saya tuh tulus dan akan lebih tulus sayang sama caca , saya akan lebih menjaganya dari pada dia" kata andi nunjuk ane
"saya janji om bakalan lebih baik dan tidak bertengkar" kata andi lagi
"terus sandi?" kata bokap caca
"pah , aku tuh bakalan selalu jagain caca , caca udah aku anggap istri aku , aku sangat sayang sama dia pah . papah juga pasti tau" kata ane
"heemmm" kata bokapnya mengangguk
"andi jangan ganggu hubungan mereka atau om akan lapor paman kamu" sambil menunjuk andi
"dan sandi , papah gamau lagi lihat kamu berantem kaya gini , cuma sakitin badan dan caca jadi ikutan sakit jadinya kan?" kata bokap caca
"iya pah maaf" kata ane menunduk
lalu andi berdiri "hahahahahah tenang aja om , caca bakalan jadi milik saya gimana pun caranya , walau si bangs*t ini bakalan mati ditangan saya ahhaahhah" berkata seperti itu lalu pergi
"tuh kan pah , dia itu terlalu gila! , makanya aku ga pernah akur sama dia dari pertama ketemu" kata ane
"dah dah , tenang saja san . papah bakalan lindungin kamu yu makan dulu nih papah bawa makanan" kata bokap caca lalu kami masuk ke ruangan ,
Masuk ruangan ane lihat caca lagi ketawa ketawa bareng nyai ro dan mbah put , "kamu lucu yank,,, ko namain nyai ro jadi emak ro sih yank , dan mbah put jadi bro put sih" kata caca sambil tertawa
"ya ga apa apa sayang biar gokil" kata ane ,
"jangan sandi mereka tuh harusnya sedikit dihormati , panggil mbah dan nyai lagi ya " kata bokap caca
"iya pah maaf hehe , habisnya lucu sih mereka berdua hehe" kata ane
"maafin aku ya kejadian itu , maaf banget sayang" kata caca
"iya sayang ga apa apa , maaf juga sudah membentak kamu" kata ane
Setelah makan bokap caca ijin balik , dia nitipin caca sampai caca sembuh kata dokter malam ini sudah bisa pulang tapi tidak boleh sekolah hari seninnya . ane banyak berbicang dengan caca , senyumnya itu buat ane bisa melupakan kejadian itu . omongannya itu bagaikan musik yang sangat merdu , dan wajahnya ga bisa ane ungkapkan dengan kata kata .
...................
Singkatnya sudah sekitar jam 7 malam dan kami pulang pakai motor ane , "yank aku laper" kata caca , "yaudah makan ditempat biasa ya" kata ane , lalu kami meluncur ke tempat makan favorit kami di kota kecil ini , setelah makan dan membayar kami keluar . ane naek ke motor terasa kempes ini ban motor ane , ane lihat depan belakang ban ane seperti dikempesi "sialan" kata ane dalem hati
"kenapa sayang?" kata caca
"ini kempes , kayanya sama orang . . . " kata ane
.............................
"YAAA SAMA GW!" terdengar suara andi dibalik pohon besar , dia tidak sendiri , ada 3 orang membawa keris panjang , dan dibelakangnya ada banyak sekali ular jin dan beberapa macan berukuran besar , mampus dah ane !!
"SINI LO , GW BUNUH LO!" kata andi
Paginya ane dibangunkan suara alarm hp ane jam 8 pagi . ane lihat caca masih tertidur nyenyak layaknya bidadari . ane bangun agak mules jadi ane ke wc , ga lama ane dengar seperti pintu dibuka "ahh suster kali ngecek" ane cuek lanjutin menabung . setelah itu ane mandi ganti baju yang udah ane bawa . keluar kamar mandi ane kaget ada andi bawa bunga dan beberapa buah . dan caca sudah sadar terlihat seperti berbicara sama andi. "kenapa bukan gw yang pertama dilihat caca njirr" kata ane dalem hati,ane agak emosi tapi ane tahan dulu semua demi kesembuhan caca. ane lihat andi agak tidak suka ane ada disana .
"hey" kata caca ke ane lalu dia senyum
"hey juga " kata ane ke caca ane senyum balik
"sini sayang" kata caca dengan suara lemas , ane samperin dia , andi seperti mengerti lalu sedikit mundur .
"udah mendingan?" kata ane yang duduk disebelahnya. lalu dia mengangguk
"kamu dari mana sayang?" kata caca
"dari nabung di wc" kata ane
"kamu semalaman disini kan?" kata caca
"iya sayang aku tungguin kamu ko" kata ane senyum ,
"oh ya andi maaf ya aku mau berdua dulu sama sandi" kata caca , ane lalu melihatnya dan mengerti dia lalu keluar
"mau apa sih dia dateng lagi" kata ane agak emosi
"ga sayang , dia cuma kwatir doang sama aku , katanya dia juga nungguin aku tapi didepan semaleman soalnya didalem ada kamu" kata caca, anjir nih orang kaga kapok kapoknya kali ya deketin cewe orang , katanya ngerti tapi kenapa dia makin kejar si caca , umpat ane dalem hati
"udah geh jangan dipikirin gitu" kata caca melihat ane
"bentar aku mau ngmong sama andi" kata ane , ane berdiri tapi tangan caca pegang tangan ane
"jangan sayang sudah cukup , kamu pasti bakalan berantem lagi sama dia aku gamau" kata caca
pelan ane lepaskan pegangannya "ga sayang , aku janji" kata ane lalu berdiri dan menuju pintu
Ane lihat andi sedang duduk disebelah ruangan caca , dia menundukan kepalanya .
"wei" kata ane
"ada apa?" kata andi
"gw mau tau kenapa sih lu ikutin kita terus" kata ane
"...." dia diam
"di tolong , caca tuh calon bini gw" kata ane
"..." dia diam
"jadi gw mohon..." omongan ane di selanya
"jujur gw masih sayang sama caca san" kata dia tanpa menatap ane
"gw udah berusaha lupain dia , tapi ketika gw tau dia teman kecil gw dulu , dan pas banget pulang sekolah kemarin gw anterin dia , gw jadi inget lagi sama dia" kata andi
"gw udah bilang sama dia ga bakalan lagi ganggu hubungan lo , tapi entah kenapa gw jadi tambah sayang sama dia" kata andi lagi
"dan gw juga tau dia calon bini lo , apa gw salah sayang sama calon bini orang? baru calon kan belum sah kan?" kata andi suaranya agak menantang dan berdiri dihadapan ane disebelahnya ular jin besar itu muncul sekarang ada 2 biji
"wei sabar dong bro, gw gamau ribut ribut lagi nih , ini permintaan caca langsung" kata ane juga berdiri menghadap dia
"pulangin tuh ular lo, atau gw jadiin ular saus tiram!" kata ane menunjuk kedua ular itu
"oke , tapi inget san apapun yang terjadi, gw yakin bisa rebut caca dari lo , secara muka gw nih! lebih ganteng dari lo!" kata andi menunjuk nunjuk mukanya , ane ga tau kenapa langsung naek darah . disebelah kiri kanan ane ada nyai dan mbah yang sama sama marah sama si andi ini.
"ANJ*NG!!!!" ane berusaha memukul andi dengan power yang cukup tiba tiba di tahan oleh bokap caca
"stop stop sudah ! , ini ada apa lagi!" kata nya memegang tangan ane, entah kemana tuh kekuatan ane ilang
"sini sini kalian duduk!" kata bokap caca , kita duduk bersebelahan
"ada apaan lgi!" kata bokapnya caca
"...." ane diam aja dengan andi
"kalau kalian sayang sama anak saya bukan seperti ini caranya!, andi kau kenapa terlalu memikat dia , caca itu sudah om tunangkan dengan sandi" kata bokap caca
"sandi ! , kamu tuh calon menantu saya , jangan kamu berantem terus . mau kemana nanti muka papah!" kata bokap caca
"om saya tuh tulus dan akan lebih tulus sayang sama caca , saya akan lebih menjaganya dari pada dia" kata andi nunjuk ane
"saya janji om bakalan lebih baik dan tidak bertengkar" kata andi lagi
"terus sandi?" kata bokap caca
"pah , aku tuh bakalan selalu jagain caca , caca udah aku anggap istri aku , aku sangat sayang sama dia pah . papah juga pasti tau" kata ane
"heemmm" kata bokapnya mengangguk
"andi jangan ganggu hubungan mereka atau om akan lapor paman kamu" sambil menunjuk andi
"dan sandi , papah gamau lagi lihat kamu berantem kaya gini , cuma sakitin badan dan caca jadi ikutan sakit jadinya kan?" kata bokap caca
"iya pah maaf" kata ane menunduk
lalu andi berdiri "hahahahahah tenang aja om , caca bakalan jadi milik saya gimana pun caranya , walau si bangs*t ini bakalan mati ditangan saya ahhaahhah" berkata seperti itu lalu pergi
"tuh kan pah , dia itu terlalu gila! , makanya aku ga pernah akur sama dia dari pertama ketemu" kata ane
"dah dah , tenang saja san . papah bakalan lindungin kamu yu makan dulu nih papah bawa makanan" kata bokap caca lalu kami masuk ke ruangan ,
Masuk ruangan ane lihat caca lagi ketawa ketawa bareng nyai ro dan mbah put , "kamu lucu yank,,, ko namain nyai ro jadi emak ro sih yank , dan mbah put jadi bro put sih" kata caca sambil tertawa
"ya ga apa apa sayang biar gokil" kata ane ,
"jangan sandi mereka tuh harusnya sedikit dihormati , panggil mbah dan nyai lagi ya " kata bokap caca
"iya pah maaf hehe , habisnya lucu sih mereka berdua hehe" kata ane
"maafin aku ya kejadian itu , maaf banget sayang" kata caca
"iya sayang ga apa apa , maaf juga sudah membentak kamu" kata ane
Setelah makan bokap caca ijin balik , dia nitipin caca sampai caca sembuh kata dokter malam ini sudah bisa pulang tapi tidak boleh sekolah hari seninnya . ane banyak berbicang dengan caca , senyumnya itu buat ane bisa melupakan kejadian itu . omongannya itu bagaikan musik yang sangat merdu , dan wajahnya ga bisa ane ungkapkan dengan kata kata .
...................
Singkatnya sudah sekitar jam 7 malam dan kami pulang pakai motor ane , "yank aku laper" kata caca , "yaudah makan ditempat biasa ya" kata ane , lalu kami meluncur ke tempat makan favorit kami di kota kecil ini , setelah makan dan membayar kami keluar . ane naek ke motor terasa kempes ini ban motor ane , ane lihat depan belakang ban ane seperti dikempesi "sialan" kata ane dalem hati
"kenapa sayang?" kata caca
"ini kempes , kayanya sama orang . . . " kata ane
.............................
"YAAA SAMA GW!" terdengar suara andi dibalik pohon besar , dia tidak sendiri , ada 3 orang membawa keris panjang , dan dibelakangnya ada banyak sekali ular jin dan beberapa macan berukuran besar , mampus dah ane !!
"SINI LO , GW BUNUH LO!" kata andi
Lihat Semua Daftar Part Terbaru
Source : Kaskus

Silahkan Berkomentar Dengan Sopan :)