Petualangan Anak Banten Part 38


Petualangan Anak Banten Part 38
( Teringat )

"iya selaa makasih ya lu selalu support gw" kata ane senyum
"iyaa , eh san makan baso dulu yu laper nih" kata sela ,

kami mampir disebuah warung baso yang jaraknya sudah agak jauh dari rumah siska , sambil makan ane terus perhatiin wajah cantik sela yang dibalut oleh warna kulit yang putih , dia yang saat itu memakai jaket hitam menambah cerahnya kulit putih tersebut , rambutnya yang hitam panjang itu dibuat terurai
"hayo liat apa hayo mikirin apa hayo" suara sela menyadari lamunan ane
"ehh ga sel , gw baru sadar aja lu cantik" kata ane
"hahaha kemana aja sih sandi" kata sela ,
"serius sel" kata ane
"dah ah makan dulu tuh basonya" kata sela , dia masih melahap baso tersebut
"sel..." kata ane
"kenapa?" kata dia masih makan baso
"gw sayang sama lu" kata ane , dia tersendak bantuk "uhuk uhuk uhuk"
"eh eh gw salah apa sel ? maaf maaf sel itu keluar sendiri dari mulut gw" kata ane mengambilkan tisu
"ga apa apa san cuma kaget aja" kata sela malu malu mukanya agak merah
"eh maaf ya sel , duh jadi kaku banget gw" kata ane yang memang sedikit gugup
"iya iya sandii ga apa apa , makan dulu" kata sela ,

setelah selesai makan baso kami jalan lagi menuju jalan raya berjalan kaki dibawah terik sinar matahari, menunggu angkot cukup lama ga ada aja jadi ane putuskan berteduh dulu dibawah pohon besar dekat situ dan membeli cemilan dan es buah untuk ane dan sela

"nih sel minum dulu" kata ane memberikan es buah
"iya san makasih ya" kata sela senyum ke ane ,tapi setelah ane mengucapkan kata "sayang" tadi sela seperti agak canggung sama ane , ane pun sama
"eh sandi..." kata sela
"kenapa sel?" kata ane
"gw mau nanya" kata sela
"kenapa? ngmong aja" kata ane
"andi yang tadi orang yang merusak hubungan kamu sama caca kemarin kan?" kata sela , sejenak ane kembali mengingat caca
"iya sel , dia tuh bencana buat gw , memang kenapa?kata ane
"menurut lu logic ga kalau sekarang dia merusak hubungan lu sama siska?" kata sela
"heemm iya juga sih , apa yang dia mau ya?" kata ane
"gw peringatkan lu san , jauhin dia , sudah cukup" kata sela
"ya tenang aja sel , lagi pula gw sama siska juga ga terlalu sih" kata ane . kami terdiam sambil menikmati es buah

.................................................................

"san jangan marah ya" kata sela
"kenapa sel?" kata ane
"janji dulu sama gw" kata sela manyun
"heemm iya janji" kata ane
"sebenernya gw yang bilang sama soni kalau lu ga sayang sepenuhnya sama siska , tapi mungkin salah soni juga bilang itu semua pada siska , jadi siska berubah gitu pas pagi dikosan , dia langsung telepon seseorang" kata sela , ane yang jadi tersendang buah "uhuk uhuk uhuk" , "anj*ng si soni" kata gw dalam hati
"ingat lu dah janji sama gw san " kata sela , jujur aja ane rada gedek nih , kenapa sih pake ngomong sama si soni , dah tau si soni mulutnya tuh mulut cewe
"iya iya sel ga apa apa ko" kata ane ,
"marahh....!!!" kata sela
"engga cinttaaa" kata ane
"huuuuuu" kata sela memukul mukul pelan pundak ane

setelah bayar es buah itu ane sama sela menunggu angkot lagi , beberapa lama ada mobil yang agak ane kenal berenti didepan ane , keluar seseorang dari mobil tersebut , kiki kakaknya caca!
"san ? lu ngapain disini" kata kiki mendekati ane dan sela kemudian bersalaman
"nih lagi nunggu angkot bang , lu ko lewat sini?''
"gw dari rumah temen gw san , mampir dulu yu ke rumah gw yang dijakarta , ada mamah san" kata kiki
"takut ngerepotin bang , eh ini teman gw sela bang" kata ane , mereka senyum "kiki' 'sela'
"ga ko tenang aja , dah yu ikut aja" kata kiki , ane melihat sela mengangukan kepalanya , kami naik ke mobil kiki .

sepanjang jalan kiki menceritakan keluarganya yang kini sedikit hambar tidak seperti dulu serta nyokapnya yang selalu murung,ane juga mencertiakan siska dengan andi ,dia begitu kaget mendengar itu semua , ga cuma kabar andi yang masih hidup tapi juga kaget karena ane yang dipaksa menikah dengan siska . lalu sampailah kami kerumah kiki ,masih didalam mobil ane lihat nyokap caca duduk didepan rumah terlihat sangat sedih , mungkin masih belum percaya akan semua ini ditinggal oleh suami dan anak perempuannya , kami semua turun dari mobil nyokap caca melihat ane terkejut dan langsung menghampiri ane

"sandi kemana aja sayang" nyokap caca memeluk ane kencang
"mamah kangen sama kamu" kata nyokap caca , sebenernya ane melihat nyokap caca itu seperti melihat caca tapi dengan umur yang lebih tua , ya caca memang mirip dengan nyokapnya
"iya mah aku juga kangen sama mamah hehe" kata ane ,
"yu masuk , eh ini siapa?" kata nyokap caca menunju sela
"mah kenalin ini teman prakerin sandi , sela" kata ane
"sela tante" kata sela tersenyum
"iya sela , cantik ya sela " kata nyokap caca
"ga ko tante biasa aja hehe, makasih ya" kata sela senyum

kami semua masuk kerumah itu , rumah ini sih ga telalu besar dibandingkan dengan rumah didaerahnya . ketika masuk ane merasakan wangi parfum yang biasa dipakai caca . di dinding tengah ruangan itu terpampang foto keluarga (Alm bokap caca , Alm caca , nyokap caca dan kiki) , caca memakai gaun berwarna hitam sangat cantik pake banget! ane mendekati dan memandang foto tersebut cukup lama , pundak ane ditepuk nyokap caca
"kangen ya sandi" kata nyokapnya
"iya mah kangen banget" kata ane mengelap air mata yang sedikit menetes
"mamah juga kangen dengan mereka san" kata nyokap caca menangis disamping ane , ane mengusap usap pundaknya
"yang sabar ya mah , ini semua sudah takdirNya" kata ane
"iya sandi , mamah mau gitu sandi jadi menantu mamah dan melihat kalian berdua bahagia " kata nyokap caca
"tapi ya takdirnya belum bisa san" kata nyokap caca lagi

dibawah foto itu ada meja yang panjang , memajang foto foto keluarga mereka dengan bingkai yang bervariasi. ane lihat satu persatu foto bahagia caca ketika masih kecil , ane tertuju beberapa foto jadul dua insan cowo dan cewe sedang asik bermain puzzle dan berdiri berpegangan tangan mengenakan seragam Taman Kanak Kanak lalu ane pegang foto itu

Quote:
cerita ini dari nyokap ane (agak lupa kejadian ini karena dibantu nyokap)
......................................................................................................................
suatu ketika nyokap ane bangunin ane agak pagi karena hari pertama akan masuk Taman Kanak Kanak , ane yang masih kecil agak malas bangun sampai sampai harus digendong dulu sama nyokap (manja) , setelah dimandikan dikasih bedak dimuka dan badan (bedak bayi) ane dipakaikan baju seragam TK bermotif kotak kotak , ane kesana bersama saudara sepupu ane cindy (dipart part awal ada) ya karena rumahnya ga jauh jauh banget dari rumah ane serta orang tua cindy yang sibuk jadi cindy bareng sama ane, sampai TK itu sudah banyak banget muridnya yang sedang berbaris diabsen oleh bu guru
"di absen dulu ya anak anak hayo semua baris yang rapih , kalau tidak rapi tidak boleh masuk kelas ya" kata bu guru itu
"mah mah masuk kelas ya temenin" kata ane
"yaah ga bisa sandi , kamu harus sendiri dan mandiri , beberapa hari mamah antar tapi nanti harus sendiri ya , ntar mamah tungguin dulu hari ini" kata nyokap
"iya deh mah" kata ane polos
"san cepet baris ntar ga boleh masuk" kata cindy menarik tangan ane
"iya cin" kata ane

kami baris paling belakang , ga lama datang lagi satu anak cewe dengan tergesa gesa lari menuju barisan dia sendirian saat itu, tiba tiba karena tersandung dia terjatuh dan menumpahkan isi makanannya yang tadi dipegangnya serta menangis , nyokap ane yang dekat situ membantunya berdiri dan membersihkan makanan anak cewe itu serta mengusap usap lututnya yang lecet , anak cewe tsb lalu berhenti menangis dan tersenyum ke nyokap ane .
ane melihat anak cewe itu , dia lalu berlari lagi kearah barisan dibelakang ane , kotak makanannya yang berantakan sedang dibersihkan oleh nyokap ane dan disimpan diplastik. ane menoleh kebelakang anak cewe itu tersenyum sama ane , ane balas saja senyumanya sampai nama ane dan cindy dipanggil . kami masuk kelas (sampai saat masuk kelas ane ga ingat , mungkin ane sekursi dengan cindy) , sampai jam isitrahat ane samperin nyokap ane bersama cindy dikantin dekat kelas , kami membuka bekal makanan kami , kemudian datang tuh anak cewe yang tadi diselamatkan nyokap ane , dia terlihat sedih , jalannya pun agak pincang.
"tante kotak makanan aku sudah kotor ya" kata anak cewe itu
"iya sudah tante buang isinya , nih ntar tante belikan makanan ya tunggu disini ya " kata nyokap ane mengusap usap rambutnya
"ini mah bareng saja " kata ane
"ini ambil hehe" kata ane memberikan sosis yang digulung dengan mie ,
"makasih ya " kata anak cewe itu , dia mengambilnya
"ini nasinya juga makan , aku kenyang" kata ane
"ga apa apa?" kata anak cewe itu
"iya ambil aja" kata ane .

jadilah kami makan bertiga ditemani nyokap ane , setelah makan nyokap ane membersihkan mulut kami bertiga (dah kaya anak aja nih mereka) , lalu kami kembali lagi ke depan kelas ditemani nyokap ane, ane mengambil beberapa puzzle untuk dimainkan , cindy saat itu sakit perut dia lalu ke wc

"nama kamu siapa?" kata anak cewe itu
"sandi" kata ane
"aku caca" kata anak cewe itu
"ohh caca ya , salam kenal" kata ane
"ehh diam ya mamah mau foto kalian berdua serasi sekali" kata nyokap ane , kamera saat itu masih memakai film , disebut kodak kalau ga salah
"jangan lihat kamera dulu ya" kata nyokap ane ,cekrek (foto jadul yang ane bermain puzzle dengan caca)
"nah sekarang coba sandi dan caca sebelahan berdiri pegangan tangan" kata nyokap ane lagi , cekrek (foto jadul yang ane bersebelahan dengan caca)
"kita jadi teman ya" kata dia mengarahkan jari kelingkingnya ke arah ane
"iya kita akan berteman" kata ane ane mengaitkan jari kelingking ane ke jari kelingkingnya
"eh ini kamu masih sakit ya?" kata ane menunjuk lututnya
"iya sakit" kata dia
"mah mah beliin h*ns*pl*s ke warung dong buat caca dia sakit lututnya" kata ane teriak ke nyokap
"iya tunggu disini ya" kata nyokap ane
"makasih ya sandi kamu baik banget" kata dia senyum ke ane .


"hey sandi kenapa dengan fotoi itu" sela mengagetkan ane , mata ane sudah banjir mengingat foto itu
"ehh ga sel engga" kata ane mengusap air mata ane lagi
"kalian dari kecil udah cocok san" dia mengambil foto bingkai itu dari tangan ane
"jangan sedih aja ya san , caca pasti ga suka lu sedih terus" kata sela
"iya sel , gw cuma lagi ingat kejadian pertama ketemu caca" kata ane
"pasti berat ya san " kata sela
"iya gw sedih banget sel , gw sayang banget sama caca , dari kecil kita udah sama sama sel" kata ane , sela mengusap usap pundak ane , datang kiki dsebelah kanan ane ,
"sebenernya san , asal lu tau nih , caca tuh dari kecil suka sama lu , tapi lu aja ga peka" kata kiki
"masa bang?" kata ane
"iya san , ingat ga pas kejadian lu sakit ketika SD beberapa hari ga masuk sekolah , caca belain ga masuk sekolah 2 hari dan menjenguk lu dirumah sakit naik angkot? dia tuh kabur dari sekolah cuma mau tau keadaan lu" kata kiki
"dia tuh sangat peduli sebenernya san sama lu , dia ga punya cowo selain lu sampai andi merusak semuanya!" kata kiki
"dia pernah curhat sama gw masalah cintanya sama lu katanya lu ga peka sama dia , sampai walau terpaksa caca minta tunangan sama lu san , dia sampai ga makan berhari hari minta persetujuan orang tua gw buat minta ditunangin sama lu" kata kiki
"bagi dia cuma lu doang san cintanya , sampai akhir hayatnya dia akan selalu mencintai lu" kata kiki lagi , nangis lagi ane
"jangan sedih aja sayang ,........" tiba tiba ada suara caca ditelinga ane


Penjelasan:
Keluarga siska itu sudah tidak dirumah sakit semua sudah kembali beserta nyokapnya yang sakit dirumahnya,
Quote:
10 hari setelah kejadian itu ane telepon siska tidak diangkat dan sms pun tidak dibalas , terkadang ane telepon sibuk , karena kwatir ane kembali kerumah sakit itu bersama sela karena sela juga mau mengambil bajunya yang ada disiska , tapi setelah ane bertanya ke suster ternyata nyokap siska sudah kembali kerumahnya , ane meminta suster itu memberikan alamat rumah siska lalu diberikan .
sudah ane perbaiki typo diatas maaf atas kesalahan ane



Lihat Semua Daftar Part Terbaru


Source : Kaskus

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Silahkan Berkomentar Dengan Sopan :)