Petualangan Anak Banten Part 79


Petualangan Anak Banten Part 79
( Cukup ! )

"ko ditahan san? memangnya lu ga napsu sama cewe?" suara sela terdengar begitu halus
"gw normal ko sel , jujur aja gw mau ko , cuma gw tahan , gw gamau gini dulu" kata ane
"yaaudaahh dehh" kata sela yang kemudian menutup kancing baju atasnya
"..." suasana agak hening , mbah tam ane lihat keluar kamar (kayanya kecewa ane ga bisa dihasut )
"sela, maafin gw" kata ane , ane menatap wajah cantiknya , putih bersih dan cantik dah pokoknya
"..." sela diam , lalu
"eh sandi , kotak yang dari kiki tadi mana?" kata sela
"ada dibawah , ntar gw ambil" kata ane
"jangan , udah itu buang aja" kata sela
"loh kenapa dibuang?" kata ane
"itu barang yang aku kasih buat kiki , ada jam tangan baju dan segala macamnya , dia balikin" kata sela , matanya terlihat berlinang
"gw bisa ko bantu kalian balikan ko sel , barang itu juga jangan dibuang atuh" kata ane memegang tangan sela
"..." sela geleng geleng kepala , matanya mengeluarkan air mata ,
"maafin gw ki" kata sela, tangisannya itu tangisan kesedihan kehilangan, ya ane tau karena ane pernah mengalaminya
"..." kami terdiam , beberapa saat , ane lihat jam yang ada didinding kosan sela sudah jam 8 malaman
"sel gw balik dulu ya, ntar gw ambilin kotak itu dibawah" kata ane berdiri
"mau kemana san?" kata sela , tangan ane ditahan tangan sela
"pulang" kata ane polos
"disini aja san temenin gw" kata sela , eratan tangannya membuat ane terduduk kembali
"gw ga enak sama ibu kosan sel , dia bilang jangan lama lama" kata ane
"oh gitu ya , tadi dia lihat lu naek?" kata sela
"ya sel dia lihat gw gendong lu" kata sela
"..." sela diam lagi , dia menatap langit langit , ga lama ketawa sendiri "hahahahha"
"kenapa lu sel? bikin gw takut" kata ane , bukan takut setan , tapi takut gila ahahha "piis"
"gw tadi melihat sesuatu di otak gw san , ko gw bisa lihat lagi ya sekarang? , lu apain gw san?" kata sela
"heeemm ga tau ya hehe , mungkin udah kembali sendiri , ga gw apa apain ko tenang aja" kata ane , padahal itu karena jin hitam yang tadi ada dikosan sela , tapi sengaja ane ga ceritakan dulu
"oh gitu ya , gw ganti baju dulu ya san dingin" kata sela , bajunya basah karena hujanan tadi
"oke , gw tunggu depan" kata ane
"ga usah disini aja" kata sela senyum nakal
"dih nanti gw lihat terus malah keterusan nanti ,gw didepan aja" kata ane , ane kemudian menuju depan kosan , serta menutup pintu kamar sela, hawanya dingin ditambah baju dan celana ane basah , hujanpun sudah mulai berenti , yang ada hanyalah suasana dinginnya malam

Ane didepan bersama mbah tam , mbah tam menatap langit malam , kami diam sesaat sambil memandang langit yang gelap tak berbintang dan tak ada bulan terlihat

"hey mbah ada apa?" kata ane
"saya rindu teman teman saya bro sandi" kata mbah tam
"mbah tam punya teman selain ini ya?" kata ane
"punya banyak bro sandi , kami berjumlah 9 ular , dulu kami bersama beliau di urus bersama sama , kami sekarang terpisah pisah" kata mbah tam , raut mukanya agak sedih
"oh gitu , apa kita bisa menemukan mereka mbah?" kata ane
"bisa saja bro sandi" kata mbah tam
"ya ajak kumpul aja nanti dirumah saya , kali aja bisa jadi teman saya hehe" kata ane
"sepertinya mereka tidak akan mau bro sandi, diantara teman teman saya, saya yang paling lemah" kata mbah tam, buset ini mbah tam diantara temannya lemah, tapi diantara teman ane paling kuat
"waw bisa gitu ya mbah tam, saya kira mbah paling kuat" kata ane
"teman teman saya sudah tua semua bro sandi " kata mbah tam
"oh ya saya jadi penasaran nih mbah tam , bisa ga ya saya lihat kehidupan mbah tam sebelumnya?" kata ane
"bisa bro sandi, bro sandi mau lihat?" kata mbah tam
"iya mau dong mbah, gimana caranya?" kata ane
"nanti kita semedi bareng bro sandi, nanti dipikiran bro sandi akan ada penglihatan tentang kehidupan saya yang lampau, sudah ada beberapa kali turunan dari beliau yang saya dan teman teman saya jaga, tapi berhubungan beliau meninggal dan belum ada keturunannya jadi kami berpisah semua bro sandi , lagi pula beliau itu memang melepas ilmunya sebelum meninggal karena bila seseorang memegang ilmu itu akan susah meninggal" kata mbah tam, yang dimaksud mbah tam itu ilmu hitam (santet , pelet segala macem karena sebelumnya itu mbah tam bersama dukun) , dan beliau itu yang dimaksud mbah tam adalah mpu nya , nanti ane ceritakan ini side story aja deh kayanya : (mbah tam : penglihatan masa lalunya yang begitu kelam dan hitam) , << bakalan seru nih kalau ane ceritain , tapi agak sedikit mesum , haha mantab dah
"oke deh , bisanya kapan mbah?" kata ane
"ya nanti akan saya beritahu pada bro sandi" kata mbah tam
"baik kalau gitu" kata ane

Selang beberapa saat suara pintu kosan sela terbuka , ane menoleh kebelakang , pakaian sela begitu tipis warna putih dibalut atasan dan bawahan yang menerawang jelas berwarna hitam (tau kali) , ane lihat mbah tam disamping ane geleng geleng kepala
"sungguh indah ya bro sandi" kata mbah tam
"mesum ih mbah tam" kata ane
"jangan jangan nia suka diintip ya ? haduh!" kata ane , jangan sampe ade ane diintip
"maaf bro sandi , buat saya itu melanggar sumpah , karena kami bersumpah untuk tidak mengitip wanita , bila ada yang seperti ini sih tidak apa apa kan dengan bro sandi" kata mbah tam
"nih misalnya mbah tam ada dikamar nia , lalu nia ganti baju gimana?" kata ane
"saya keluar dari ruangan itu bro sandi, kecuali ada bro sandi disana" kata mbah tam
"tapi kalau saya suruh mbah tam jangan ikut bisa ga? masa nanti saya ketika menikah ada mbah tam lihatin saya" kata ane
"ya tidak bro sandi tenang saja, yang menurut saya tidak perlu itu ya tidak, saya suka dengan wanita itu karena perbuatan beliau dulu, dia sering bermain wanita" kata mbah tam
"kalau itu sih saya tau mbah" kata ane cuma geleng geleng kepala
"yang jelas jangan suka ngintip wanita ya mbah" kata ane
"iya bro sandi tidak akan" kata mbah tam

........................

"sandi kenapa lihatin samping lu aja? kan gw disini" kata sela
"ada mbah gw sel , yang uler" kata ane
"oh baru lagi ya yang ular hehe, yu masuk" kata sela menarik tangan ane ,ane sih nurut aja
"eh baju lu basah , buka gih" kata sela memegang dada ane , agak geli
"ga usah sel , lagi pula gw mau pulang" kata ane
"pake baju kiki aja , nih ada dsini" kata sela
"wah abis apaan lu sama kiki bajunya ada disini" kata ane curiga
"ya dulu pernah gw beliin baju san cuma dia ga suka, makanya disimpen, jangan pikirannya kemana kemana ih" kata sela mencubit pinggang ane
"yaudah mana?" kata ane ,

Kemudian sela mengambil baju yang ada dilemari dekat meja tv , dia agak membungkuk dan nungging kayaknya nih sengaja ,

"wei posisi inget ,! , gw normal inget ! " kata ane
"hahah tau aja lu sandi , biasalah kode" kata sela
"buset sel kode apaan" kata ane
"kode sesuatu san, ih cuma lu sih cowo yang ga peka yang pernah gw temui" kata sela membalikan badannya . begitu dekat dengan ane , hembusan napasnya naik turun
"napa lu?" kata ane
"biasa lah cewe normal" kata sela ,
"gila kan lu ya lama lama, dah lah bentar gw ganti baju dlu" kata ane

Kemudian ane ganti baju disana, ane lihat sih mbah tam ga masuk kedalam kamar masih diluar dan memandang langit langit malam, ane ngobrol dengan sela dikamar kosan sela, kalau cowo biasa sih mungkin udah ga tahan kali ya, dingin dingin habis hujan, cewe cowo berduaan dikama , lalu si cewe kasih respon, tapi buat ane sih itu harus di TAHAN, inget coy kenikmatan itu hanya sesaat, tapi ane termasuk cowo yang sangat munafik, ya munafik banget dah, dalam hati sih mau,

Sela cerita sama ane bahwa tadi kiki udah putusin sela tadi , dia pun membuang cincin yang akan diberikan pada sela itu ke tanah dekat kosan (sudah ane ambil ketika mendengar itu) , sungguh buat ane itu begitu nyesek kalau ane ada diposisi kiki , orang yang dipercaya dan bisa dibilang sudah dijadikan saudara tapi nikung ! ! yap itu ane, tapi mau gimana lagi, kejadian tetaplah kejadian, kita sudah tidak bisa menolak semua itu karena sudah terjadi. kalau waktu bisa diulangi, mungkin ane ga akan seperti ini .

Jam 9 malam , akhirnya ane mau pulang

"hati hati ya san , makasih udah temenin gw malam ini " kata sela memeluk ane
"iya sel sama sama" kata ane membalas pelukannya
"san kalau bisa, , , lu putusin cewe lu yang diluar negeri, jadian sama gw" kata sela, sontak ane kaget
"apaan sih sel, ko lu ngomong gitu" kata ane
"gw udah putus sama kiki, masa lu ga putus sama cewe lu? kita kapan jadiannya san" kata sela
"biarlah waktu yang menjawabnya sel, entah kapan itu, yang jelas jodoh kita sudah ada yang mengatur" kata ane senyum ke sela, ane cubit pelan hidungnya
"janji ya sama gw" kata sela
"janji apa sel?" kata ane
"kalau lu akan terus sayang sama gw" kata sela
"walau mungkin misalnya jodoh lu bukan gw, tapi gw mau kita akan tetap bersama walau cuma teman" kata sela
"seriusan lu mau gitu? ah nanti juga lu lupa sama gw sel" kata ane, sela mengelengkan kepalanya
"ga ko san, gw tetep sayang sama lu , janji ya ! ! ! !" Kata sela
"iya sel janji ko" kata ane
"tapi kalau kita jodoh, gw mau kita sampai kakek nenek nanti ya san selalu bersama, dalam suka maupun duka" kata sela
"siap ibu negara" kata ane senyum

Kemudian ane pulang ke rumah cindy dengan perasaan yang camput aduk, entah itu karena kiki yang marah sama ane dan karena sela yang bilang "putusin aja cewe lu, jadian sama gw", ya kata kata itu terus teriyang di kepala ane sampe ane ga bisa tidur, ane begitu bego "apa gw putusin sela ya?" kata ane dalam hati, "sela apa mungkin masih inget sama gw?" kata ane lagi, dan kemudian ane tidur

Singkatnya selama 2 minggu ane terus jalan sama sela, ya SETIAP HARI ane jalan sama sela, ketika pulang dari kantor ane selalu naik angkutan umum menuju kosan sela, mungkin pikiran ane sudah buta, karena yang namanya cinta itu buta, ya ga? ,


(ane percepat , di kantor ane ketika itu banyak kejadian gaib tapi ane ga ceritakan dulu , nanti aja di side story)


Hari itu hari kamis (malam jumat) , ane habis nonton disalah satu bioskop dijakarta (nonton film setan lupa judulnya) , ane keluar theater saat itu bersama sela sangat mesra , ane peluk pinggang sela , sela pun sama (udah ga malu lagi tuh) , ane kemudian menuju tempat makan yang ga jauh dari biskop itu , ya jajanan lah supaya ga laper laper banget hehe , ane dan sela udah kayak orang pacaran tapi sebenernya belum sih ,

ane dan sela menunggu lift untuk turun , tiba tiba dari pundak ane dari belakang ada yang menarik dan "PLAAKK" tamparan mentah sangat keras ane terima di pipi kanan

"anj*ng lu ya san , ternyata lu PLAYBOY bangsad ! ! !"
"eh eh eh ? kamu pulang kapan?" mulut ane seakan bergetar , kaki ane lemas , tangan ane memegang bekas tamparan yang sangat keras itu dipipi ane ,
"gw itu inbox lu terus sandi tapi ga dibales ! ! !, gw mau kasih ini sama lu tapi kenapa lu kecewain gw! , anj*ng lu san ! " dia menampar ane lagi , kali ini pipi ane sebelah kiri , ada sesuatu yang dia buang ke lantai , yaitu 2 buah cincin ,
"astaga maaf maaf" seakan bibir ane bergerak sendiri mengatakan itu
"CUKUP , GW MUAK ! , BESOK JANGAN KERJA LAGI DIKANTOR BOKAP GW ! ! ! , LO DIPECAT ! ! !

Ane lihat pengunjung di mall itu melihat ane semua, sela disebelah ane juga seakan tak percaya akan hal ini , dia mundur beberapa langkah, ane tak bisa berkata apa apa karena tertangkap basah, ane seperti orang bego, mungkin muka ane sudah merah, antara malu dan terkena tamparan

"JADI SIAPA YANG SELINGKUH ? HAH ??" ucap dia
"MEMALUKAN LO!" ucap dia yang kemudian menangis, dibelakang dia ada cindy saudara ane, kemudian cindy samperin ane dan menepuk pundak ane dengan kedua tangannya
"udah cukup apa masih belum puas san? maaf ya san gw kasih tau sela, gw cuma ga mau lihat dia tambah kecewa, dia bela belain pulang ke indo cuma buat kasih itu sama lu, tapi lu kecewain dia san" kata cindy ,
"maaf gw ga bisa bantu banyak san" kata cindy, raut mukanya penuh dengan kekecewaan

"ma ma maaf" hanya kata kata itu yang keluar dari mulut ane, begitu pelan dan agak bergetar mulut ane karena panik serta super kaget mendengar ucapanya itu, ane dipecat?, ya fix, ane BEGO ! ! ! karena sudah dikasih hati tapi minta jantung, itu mungkin ungkapan yang pas buat ane saat itu

Lalu ane merasakan sebuah kehadiran gaib , ane perhatikan diantara orang orang yang ada disekitar ane, ane lihat dibelakang sana ada kepala macan tanpa tubuh yang ane rasa punya seseorang yang ane kenal, melihat ane lalu menghilang begitu saja . . . . . .




jangan tiru kelakuan negatif ane ! ! ! , karma berlaku ! ! !

maaf ga bisa jawab PM dan Komeng dulu , ini aja nulis sebenernya ga boleh sama doi ane soalnya lagi ga enak badan . makasih ya semua masih setia nunggu updatenya ane ! ! ! !




Lihat Semua Daftar Part Terbaru


Source : Kaskus

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Silahkan Berkomentar Dengan Sopan :)