Petualangan Anak Banten Part 80
( Boss Baru !!! )
( Boss Baru !!! )
Ane merasakan sebuah kehadiran gaib , ane perhatikan diantara orang orang yang ada disekitar ane, ane lihat dibelakang sana ada kepala macan tanpa tubuh yang ane rasa punya seseorang yang ane kenal , melihat ane lalu menghilang begitu saja . . . . . ya itu macan kepunyaan kiki
saat itu ane sungguh malu dihadapan orang orang disana , yang ane dengar suara rintihan tangis sela yang semakin menjadi
"yu sel, kita keluar dulu" ucap cindy saudara ane , kemudian mereka terlihat jalan ke arah tempat makanan
"sungguh tragis nasib lu hari ini bro ,udah diputusin, kena pecat pula" ada seseorang laki laki disebelah ane yang menepuk pundak ane ,
"iya bang" kata ane, sungguh ane tidak bisa mengucapkan kata kata lebih saat itu
"san yu pulang" tangan sela raih tangan ane ,
"dingin banget tangan lu" kata sela
"udah udah, semua udah terjadi san, mendingan pulang yu banyak yang lihat ini" kata sela menarik tangan ane ,
Bagai kebo yang dicucuk hidungnya ane nurut aja, ane lihat sela yang ada didepan ane seperti mengelap matanya, ya sela menangis. lalu kami turun lewat eskalator, sela membuang mukanya ke arah sana tidak melihat ane, sesekali tangannya mengusap ait matanya yang sudah keluar, ane ga bisa berkata apapun, kami lalu duduk disebuah kursi yang ada didekat pintu keluar mall itu. ane duduk terbengong bego, perasaan ane kacau, pikiran ane melayang layang "nanti gw kerja dimana lagi?" ucap ane dalam hati, "maaf om udah kecewain anak om, maaf pah anakmu ini ga bisa setia dengan sela"
"udah san" kata sela mengusap punggung ane, air mata ane keluar dengan sendirinya
"maaf", cuma kata itu yang keluar dari mulut ane, ane mengusap air mata ane
"udah udah" kata sela memeluk ane, untung aja saat itu keadaanya sedang sepi dllantai dasar
"maaf sel, maaf" kata ane, mulut ane seakan bergetar karena masih kaget dengan kejadian tadi
"yang harusnya minta maaf gw san, gw salah" kata sela melepaskan pelukannya, tatapannya tajam ke arah ane
"karena gw lu sekarang ga kerja" kata sela
"..." ane cuma nenunduk , nasib ane sial banget
"yu pulang" kata sela
"kemana?" kata ane
"ke rumah lah" kata sela
"gw ga enak sama cindy sel, kayanya gw pulang kampung aja" kata ane
"loh ko gitu banget? lu katanya kuat? masa cuma gitu aja udah mundur? cari kerjaan baru atuh , banyak ko san" kata sela
"ga segampang membalikan telapak tangan sel" kata ane
"ya lagian itu selanya kenapa ngomong gitu? kan lu kerja sama bokapnya bukan sama dia, kenapa dia yang pecat lu" kata sela
"lu ga tau sel, sela itu anak kesayangan bokapnya, kalau dia seperti ini pasti bakalan diturutin" kata ane
"ya coba aja nanti lu ke kantornya, ngomong baik baik sama bokap sela, kali aja lu masih kerja disana" kata sela
"hayolah san jangan murung terus, nah sekarang kan lu udah putus, jomblo kan? berarti kita bisa nih pacaran?" kata sela
"ga gitu juga kali sel, sabar " kata ane, ane agak emosi juga dengan perkataan sela, seperti suka banget ane putus sama sela
"memang kenapa? kan lu juga yang ancurin hubungan gw sama kiki san?" kata sela
"oh jadi lu gitu ? menganggap gw ini penghancur kisah cinta lu?" kata ane menatap sela
"lah memang bener kan? terus lu mau gimana lagi? mau gw balikan sama kiki dan lu balikan sama sela? ga mungkin san!" kata sela
"udah lebih baik kita pacaran aja!, lu selingkuhin cewe lu dan gw selingkuhin cowo gw, fine kan? sama kan? kita sama sama perusak san! lu masa ga terima itu?" kata sela
"..." ane berpikir bener juga perkataan sela
"tapi sel, gw ga serta merta pacaran hari ini juga, jam ini juga atau detik ini juga, gw butuh waktu, gw mau balik ke kampung dulu sesaat" kata ane
"yaudah kalau lu maunya gitu san gw siap nunggu k , kapan jadinya lu balik ke kampung?" kata ane
"besok sel, sesudah gw ngomong sama bos dikantor gw, kalau gw masih diterima atau engga, gw tetep balik ke kampung dulu, mungkin 2 sampai 3 hari" kata ane
"lu harus siap aja san" kata sela
"siap apa? siap dikeluarin?" kata ane, sela cuma mengangguk
"ah tau dari mana" kata ane
"ga tau kenapa hari hari kemarin gw lihat lu udah ga kerja dikantor itu lagi san" kata sela
"ah masa sih? mimpi doang kali" kata ane
"mimpi dan penglihatan gw beda san, kita lihat aja besok" kata sela
"yaudah deh , semoga aja engga" kata ane .
Ane kemudian pulang, kami pulang dengan kendaraan umum yang berbeda arah, sebelum ke rumah cindy ane mampir kesalah satu warkop yang ada didekat situ,ada dikomplek itu juga .
"pak biasa dong susu putih 2 saset jadiin satu, dingin ya, airnya dikit aja" kata ane pada pak tohir (penjaga warung)
"siap san, eh lu kenapa mata sembab gitu? habis nangis lu ya?" kata pak tohir melihat mata ane
"ya biasalah pak, percintaan rumit" kata ane menepok nepok pelan jidat ane
"kenapa atuh san? cerita sama bapak?" kata pak tohir
"panjang pak kalau diceritain, ga cukup sehari hhehe" kata ane
"sabar kalau gitu san, intinya kita jangan sampai kecewain orang yang kita sayangi" kata pak tohir
"siap pak" kata ane, ane kemudian mengambil segelas susu dan meminumnya,
Kemudian . . .
"tolong tolong! ! ! " ada suara perempuan yang teriak, sontak orang orang yang ada diwarung keluar dan mencari letak suara itu, ternyata ada cewe yang berlari disekitar taman komplek, kami semua menuju ke arah sana, ane lihat cewe itu jatuh terduduk
"ada apa dek ada apa?" ujar pak tohir, pak tohir di komplek itu juga sebagai kepala satpam loh jangan salah, posisinya ada didepan si cewe itu, ane agak jauh
"pak saya dikejar kejar ular" kata cewe itu
"mana ga ada ?" kata pak tohir
"itu itu" kata cewe itu menunjuk nunjuk arah belakang pak tohir
Mungkin mereka tidak bisa melihat ular itu , ya ialah ular gaib
"itu pak itu dibelakang bapak" kata cewe itu
Ane kemudian memanggil mbah put , dan datang tuh mbah put
"ada apa bro sandi?" kata mbah put
"tolong bantu wanita itu, dia dikejar ular " unjuk ane pada ular yang ada dibelakang pak tohir ,
"ular itu tidak akan melukainya bro sandi, ular itu adalah titipan leluhurnya" kata mbah put
"ah masa sih? tau dari mana mbah?" kata ane
"jin suruhan yang akan melukai seseorang dengan jin titipan dari leluhur jelas beda bro sandi, mungkin dia baru pertama kali melihatnya" kata mbah put
"oh gitu ya mbah, saya baru tau" kata ane
Kemudian . . .
"itu dibelakang dia ada macan!, macan!! " cewe itu menunjuk nunjuk samping ane yang ada mbah put , semua orang melihat ane ,
"mana ga ada?" kata ane mengelak melihat kiri kanan
"saya mau pulang saya mau pulang!" ujar cewe itu yang kemudian lari dan tetap diikuti seekor ular
"ular ular ! ! ! !" kata cewe itu melihat kebelakang sambil berlari
"aaaaaaaaaaaaaaaaaaa, dia masih kejar saya tolong! ! ! " cewe itu teriak seperti orang gila, cakep sih, hitam manis kelihatannya karena saat itu penerangan sangat minim,
"ccckckckckk" pak tohir geleng geleng kepala, kami semua tidak mengikutinya
"dia gila kayanya" kata pak tohir lagi, semua bapak bapak disana juga menangapinya seperti itu
Ane mendekati pak tohir , "dia itu siapa pak?" kata ane
"kayaknya dia anak baru disini deh, keluarganya baru pindahan kemarin kemarin, rumahnya paling pojok disana" kata pak tohir
Ane cuma menganggukan kepala
"ohhh" kata ane, ane tidak terlalu kepo pada wanita itu
Kemudan ane berjalan sampai rumah cindy eh didepannya ada mobilnya bokap sela ,
"haduh mati gw , pasti kena omelan" kata ane dalam hati
Kerena saat itu sudah malam ane memberanikan diri untuk masuk kedalam rumah cindy ,
"permisi" ucap ane pelan, diruang keluarga itu ada bokap sela , sela , cindy
sela samperin ane kemudian "PLAK" ane ditampar lagi
"enak lu ya, gw jauh jauh pulang demi lu, tapi lu jalan sampai malam sama cewe lain!" kata sela
"sel, dengerrin dulu itu cuma temen aku" kata ane, kemudian "PLAK" ane ditampar lagi
"ya terus aja sel, terus sampe kamu puas" kata ane kemudian "PLAK PLAK PLAK PLAK PLAK" ane ditampar bolak balik, ane terima itu, dan ane ga mengelak, napas sela naik turun, EMOSI BERAT ! ! !
"maafin aku sel" kata ane menunduk
"maaf? hahaha maaf? cuma kata kata itu yang lu gunain? hah!" kata sela
"Lu kemana tadi! kenapa lu ga kejar gw sama cindy ! kenapa lu sama dia lagi hah! lu orang paling ga peka san, BEGO banget tau ga !" kata sela yang kemudian menangis, ane coba rangkul pundaknya tapi "PLAK" ane ditampar lagi
"JANGAN SENTUH SENTUH GW LAGI!" kata sela
"ya sel, aku terima ini semua ko" kata ane
"sudah sela, sini duduk dulu" kata bokap sela, kemudian sela mundur kembali ke kursinya, tatapannya terus ke arah ane, rambutnya pun berantakan tak disisir
"sandi sini dulu" kata bokap sela ,
Ane kemudian duduk disebelah kiri bokap sela sementara sela disebelah kanan
"ini ada apa sandi sama sela? coba jelaskan" kata bokap sela
"maafkan saya om, iya saya salah" kata ane menunduk
"kenapa kamu selingkuh san?" kata bokap sela
"saya ga selingkuh om, saya hanya jalan, dan dia itu juga teman saya ketika PKL dulu, kami cuma jalan tidak pacaran" kata ane menjelaskan
"KAGA PACARAN TAPI MESRA! " kata sela
"maaf sel, itu berlangsung begitu aja, yang jelas kami ga pacaran" kata ane
"sela sabar, dengerin dulu penjelasan sandi" kata bokap sela
"ya om, saya minta maaf atas kejadian ini, saya jujur merasa bodoh sekali, dan saya terima itu om " kata ane
"terima apa san?" kata bokap sela
"saya dikeluarkan dari kantor om" kata ane
"hahahahahahha" bokap sela tertawa
"ada apa om?" kata ane
"siapa yang bilang dikeluarin sandi?" kata bokap sela
"tadi sela yang bilang om" kata ane polos
"YA PAH PECAT AJA DIA!" kata sela langsung aja
"sela sabar dulu, kalian boleh bermusuhan tapi pekerjaan itu beda dengan percintaan, jangan bawa bawa masalah pribadi ke kantor" kata bokap sela, saat mendengar itu hati ane begitu tenang "syukurlah" kata ane dalam hati, "berarti gambaran masa depan sela salah"
"kenapa belain dia sih pah? dia udah buat anakmu ini sakit hati masih aja dibelain!" kata sela
"bukanya gitu sela, sandi ini juga anak dari teman baik papah loh, masa iya kita harus memusuhinya begitu saja? memecatnya begitu saja?" kata bokap sela, ane lihat sela manyun mendengar itu
"yaudah! kalau gitu sela mau kuliah dijakarta aja! ga mau disana ! secepatnyanya sela mau pindah pah!" kata sela
"ya terserah kamu anaku, kamu yang memilih, papah hanya sebagai supir yang mengantarkan kamu ketempat tujuan, mau lewat jalan mana juga pasti papah dukung" kata bokap sela , bokap sela begitu baik
"ya!!! , tapi urusin tuh dia! , pokoknya sela udah ga mau sama sandi! kita udah putus tadi!" kata sela
"yaudah kalau sela udah ga suka sama sandi, buat apa dipaksakan iya ga?" kata bokap sela, bokap sela begitu membela ane
"terimakasih ya om, saya sangat berterimakasih" kata ane menunduk dan mencium tangan bokap sela
"udah udah sandi ga apa apa, berarti malam ini dapat pelajaran kan? bagaimana memperlakukan seorang wanita?" kata bokap sela
"jangan selingkuh lagi ya" kata bokap sela mengusap usap rambut ane
"hehe iya om makasih ya" kata ane senyum
"tenang om, saya ga akan kaya gini lagi, dan sela aku minta maaf buat ini semua" kata ane mencoba senyum sama sela
"leeee" sela menjulurkan lidahnya
"sela jangan gitu atuh, sandi minta maaf loh, masa di ledek" kata bokap sela
"aaahhh udah lah udah yu pulang!" kata sela yang kemudian lari ke arah depan rumah cindy
"yaudah kalau gitu, sandi, cindy om pulang dulu ya, makasih nih" kata bokap sela
"saya yang terimakasih om karena masih diijinkan bekerja diperusahaan om" kata ane
"ya sandi, tapi ingat ya, jangan campurkan urusan pribadi dengan pekerjaan mu, saya puas dengan kerja kamu selama satu bulan ini, terimakasih juga karena dirimu kantor saya sekarang jarang yang kesurupan" kata bokap sela
"bukan karena saya om, tapi karena Pencipta kita" kata ane senyum
"haha bisa saja kamu sandi, yasudah kalau gitu saya pulang dulu, , , ,mari" ujar bokap sela meninggalkan kami
Ane mengantarkannya ke arah depan , ane lihat sela di jok belakang begitu kesal melihat ane sampai mengulurkan jari tengahnya dan lidahnya ke arah ane , ane cuma balas itu dengan senyuman . "sabar san" kata ane dalam hati
Besok paginya ane berangkat seperti biasa ke kantor ane dengan penuh semangat , ! ! ! , semua teman teman ane sudah ada disana semua , mereka terlihat agak canggung gitu
"mba na kenapa ? ko pada diem gitu?" kata ane
"shhiitt san , duduk aja udah kerja" kata ratna pelan
"ada apa sih" kata ane pelan juga
"KALAU KERJA GA PAKE NGOBROL!" , ane lihat kebelakang dekat pintu ada sela ! ! !
"iya bu maaf" kata ane yang kemudian menyalahkan komputer ane ,
"SAYA SEKARANG KEPALA DEVISI KALIAN ! ! !" ujar sela
Tak henti hentinya ane mengingatkan bahwa judul yang ane buat itu akan ada dibeberapa part kedepan , karena para kaskuser req nya tidak dipercepat jadi ane sanggupi ! ! ! ,
NO KOMEN ya gan , plis kouta tinggal 900an komen lagi karena maunya ane sih ini selesai dalam 1 trit, maaf juga ga bisa bales pm untuk sekarang sekarang masih belum sembuh ,
Lihat Semua Daftar Part Terbaru
Source : Kaskus

Silahkan Berkomentar Dengan Sopan :)