Petualangan Anak Banten Part 17
( Tumbang )
( Tumbang )
"yank ko ini pada dateng semua sih?" ane kebingungan
"jujur aja yank , ini semua pengawal aku ga bisa dipanggil kalau malam hari disini . ada sesuatu yank , pasti ada yang ga beres" kata caca
"yang bener nih?" ane kaget
"iya yank , bos jin juga tidak bisa . kita berada diwilayah kekuatan besar .sepertinya dari laut" kata caca
"ahihii ihihihi ihihihiihih , pergi kalian dari sini . kekuatan kalian tak sebanding dengan kami hihii hihihi hihiih" cewe boni kesurupan
"sombong lu jelek" kata ane , kalau ramean gini sih ngatain setan ga takut
"hihihi hihih ihihih sombong kalian manusia"
"jangan ngmong gitu lu san , nanti tambah banyak setannya" kata kevin agak panik
"ah gimana lagi , terlanjur ini . ngmong ngmong mbah put ilang nih " ane lihat kanan kiri , "mbah put mbah put , udahan ya maen ucing ucingannya lu kan macan bukan kucing " ane berusaha mencairkan suasana
"bego lu san , ngapain lu konyol gitu disaat suasana kaya gini , bantu ini keluarin setannya kan lu dukun" kata boni
"bawa enjoy aja selow . yaudah sini" , ane pegang kepala cewe boni . ane baca baca yang pernah diajarkan bokap ane . ga lama tuh setan keluar .
kita semua berkumpul membuat lingkaran dikamar . dan semua saling bertatapan
"jadi gini , mohon maaf bila liburan kita menjadi menyeramkan seperti ini ini gara gara tempat paman gw" kata ivan
"memang kenapa sih" kata boni
"gw juga ga tau bon , ini gw telepon paman ga aktif aja , kita mau keluar aja cari makan susah" kata ivan
"semua aja bareng" kata ane
"ehh tuh cewe lu sakit" kata ivan
"ya setengah setengah , 5 cari makan , 5 nunggu rumah ." kata caca
"memang kenapa sih ca lu sama sandi kekuatannya hilang" kata boni
"pengawal gw semua ga bisa kesini , ga tau kenapa seperti ada yang tidak suka sama kita" kata caca
'Srreeeekkk ,Sreeeekk , Sreeeekk'
dari arah jendela kamar ada suara . kami saling bertatapan kaget . '' apa tuh!'' kata boni melihat kearah ane , ane lihat kearah jendela kepala dengan usus bersimbah darah . kepalanya bergerak kekiri dan kanan menimbulkan gesekan 'ssrrreeeeekkkk srrreeeeekkk' , "itu si kepala van" ane lihat ivan, ivan ga berani lihat jendela , "yang bener sih lu san" ivan melotot ke arah ane . "iya van kepala ,ada ususnya hii jijik" kata caca. . "mana ga ada apa apa " kata boni . ga lama menghilang tuh kepala dari jendela . dan terdengar
'Tookkkkk , Toookkk Toookkk'
suara dari pintu depan .
"wei siapa tuh" kata ivan
"samperin gih" ivan nunjuk ane
"weeeh barengan atuh" kata ane
"dih lu dukun penakut sih , baru lu sumpah san" kata ivan , anak anak pada menahan tawa
"tawa lu tawa seneng . emangnya enak lihat setan!" ane berdiri.
Ane menunduk dan membuka pintu kamar . pelan pelan ane buka tercium aroma bunga melati yang sangat pekat . posisi ane menunduk dan melihat tidak ada kaki/setan didepan ane (aman pikir ane) . ane pelan pelan mengangkat kepala ane . "yaaankkkkk awas!" suara caca agak setengah teriak . posisi itu ane berhadapan dengan setan kunti bermuka bopeng beda dengan yang sebelumnya . kakinya ada dilangit langit serasa bisa menebak gerakan ane . jadi posisinya terbalik dengan ane dengan rambut yang tidak turun . "baaaanngggs*tttttt!!!!" ane teriak . ane ga takut tapi ane emosi . ane layangkan tangan ane kemuka hancurnya tuh kunti tapi dia cepat berpindah kedepan pintu kamar mandi sambil ketawa .
"sini lo setan , jangan gangu kita . gw hajar lo!" ane teriak .
"lu ngomong sama siapa san?" kata ivan
"itu ada setan bego" ane nunjuk arah sana.
"yaudah dah urusin ya , kita didalem dulu" kata cewe ivan
"yank hati hati" kata caca senyum ke ane , ane bales senyum
ane berusaha kuat depan anak anak . tiba tiba dengan sendirinya pintu kamar tertutup. ane sendirian diruang tengah . ane gedor gedor pintu kamar "woiiii buka woiiii" ane teriak . "san kekunci ini gimana" mereka juga berusaha membuka pintu . lampu ruang tamu tiba tiba nyalah mati dengan suara gesekan benda seperti digeser . "wooiiiiii tolong woii" ane dobrak pintu tapi tidak bisa terbuka . "yank sabar yank ,baca baca yang dari papah kamu! kamu pasti bisa!" teriak caca . entah saat itu ane terdiam . ane coba apa yang pernah diajarkan bokap ane . lama lama punggung ane terasa berat . semua badan ane merinding . "yank hati hati yank , haduh ko bisa kaya gini . ada sesuatu dibelakang kamu!" teriak caca .ane berusaha membalikan badan ane
"maaf nyai" ucap ane . ane melihat sesosok mahkluk seperti ratu ratu kerajaan jaman dulu . memakai baju seperti kebaya terusan tapi bukan rok . dengan 2 ular besar dikanan dan kirinya . terlihat dari raut mukanya seperti dia marah
"ada apa kalian ribut ribut dipantai saya?" ucap nyai tersebut
"maaf nyai , saya tidak akan mengulanginya lagi maaf" ucap ane tertunduk , powernya sangat kuat . melebihi bos jin punya bokap caca
tiba tiba dari arah pintu depan 'toookkk toookk toookk' . ane melihat pintu terbuka dengan sendirinya padahal seinget ane dikunci, dibalik pintu itu ada ibu ibu warung yang membantu luka caca . dia membawa seperti sesajen di ikuti beberapa macan .
"mohon maafkan mereka nyai **** , mereka hanya bermain tadi . saya akan mempersembahkan ini sebagai ganti rugi kerusakan pantai nyai" ibu ibu itu memberikan sajen sambil berlutut depan nyai tersebut .
"terimakasih" nyai kemudian menyuruh ular besarnya seperti mengambil isi nampan besar itu tapi roh/sarinya saja (makanan yang di pakai untuk sesajen jadi tidak ada rasanya/hambar)
"dan untuk anda " nyai nunjuk ane , "pengikut anda sekarang ada diperbatasan wilayah saya , anda tidak bisa seenaknya memanggil begitu saja ! ada aturannya!" suara nyai agak meninggi
"maafkan saya" kata ane lagi
tiba tiba ane pingsan. ane ga inget apa apa sampai ane sadar, ane ada dirumah sakit. disebelah kanan ane ada caca yang tertidur terduduk.,, ane lihat kesebelah kiri ane ada mbah put .
"dek sandi keadaanya bagaimana?"
"saya berapa hari ga bangun mbah?"
"2 hari dek sandi"
"lahh lama amat mbah? memang saya kenapa?"
"maaf dek sandi saya tidak bisa membantu ketika dek sandi diserang"
"yaudah selow aja lah mbah yang penting masih hidup"
"selow apa dek sandi?" buset dah ini macan kepo bener
"jujur aja yank , ini semua pengawal aku ga bisa dipanggil kalau malam hari disini . ada sesuatu yank , pasti ada yang ga beres" kata caca
"yang bener nih?" ane kaget
"iya yank , bos jin juga tidak bisa . kita berada diwilayah kekuatan besar .sepertinya dari laut" kata caca
"ahihii ihihihi ihihihiihih , pergi kalian dari sini . kekuatan kalian tak sebanding dengan kami hihii hihihi hihiih" cewe boni kesurupan
"sombong lu jelek" kata ane , kalau ramean gini sih ngatain setan ga takut
"hihihi hihih ihihih sombong kalian manusia"
"jangan ngmong gitu lu san , nanti tambah banyak setannya" kata kevin agak panik
"ah gimana lagi , terlanjur ini . ngmong ngmong mbah put ilang nih " ane lihat kanan kiri , "mbah put mbah put , udahan ya maen ucing ucingannya lu kan macan bukan kucing " ane berusaha mencairkan suasana
"bego lu san , ngapain lu konyol gitu disaat suasana kaya gini , bantu ini keluarin setannya kan lu dukun" kata boni
"bawa enjoy aja selow . yaudah sini" , ane pegang kepala cewe boni . ane baca baca yang pernah diajarkan bokap ane . ga lama tuh setan keluar .
kita semua berkumpul membuat lingkaran dikamar . dan semua saling bertatapan
"jadi gini , mohon maaf bila liburan kita menjadi menyeramkan seperti ini ini gara gara tempat paman gw" kata ivan
"memang kenapa sih" kata boni
"gw juga ga tau bon , ini gw telepon paman ga aktif aja , kita mau keluar aja cari makan susah" kata ivan
"semua aja bareng" kata ane
"ehh tuh cewe lu sakit" kata ivan
"ya setengah setengah , 5 cari makan , 5 nunggu rumah ." kata caca
"memang kenapa sih ca lu sama sandi kekuatannya hilang" kata boni
"pengawal gw semua ga bisa kesini , ga tau kenapa seperti ada yang tidak suka sama kita" kata caca
'Srreeeekkk ,Sreeeekk , Sreeeekk'
dari arah jendela kamar ada suara . kami saling bertatapan kaget . '' apa tuh!'' kata boni melihat kearah ane , ane lihat kearah jendela kepala dengan usus bersimbah darah . kepalanya bergerak kekiri dan kanan menimbulkan gesekan 'ssrrreeeeekkkk srrreeeeekkk' , "itu si kepala van" ane lihat ivan, ivan ga berani lihat jendela , "yang bener sih lu san" ivan melotot ke arah ane . "iya van kepala ,ada ususnya hii jijik" kata caca. . "mana ga ada apa apa " kata boni . ga lama menghilang tuh kepala dari jendela . dan terdengar
'Tookkkkk , Toookkk Toookkk'
suara dari pintu depan .
"wei siapa tuh" kata ivan
"samperin gih" ivan nunjuk ane
"weeeh barengan atuh" kata ane
"dih lu dukun penakut sih , baru lu sumpah san" kata ivan , anak anak pada menahan tawa
"tawa lu tawa seneng . emangnya enak lihat setan!" ane berdiri.
Ane menunduk dan membuka pintu kamar . pelan pelan ane buka tercium aroma bunga melati yang sangat pekat . posisi ane menunduk dan melihat tidak ada kaki/setan didepan ane (aman pikir ane) . ane pelan pelan mengangkat kepala ane . "yaaankkkkk awas!" suara caca agak setengah teriak . posisi itu ane berhadapan dengan setan kunti bermuka bopeng beda dengan yang sebelumnya . kakinya ada dilangit langit serasa bisa menebak gerakan ane . jadi posisinya terbalik dengan ane dengan rambut yang tidak turun . "baaaanngggs*tttttt!!!!" ane teriak . ane ga takut tapi ane emosi . ane layangkan tangan ane kemuka hancurnya tuh kunti tapi dia cepat berpindah kedepan pintu kamar mandi sambil ketawa .
"sini lo setan , jangan gangu kita . gw hajar lo!" ane teriak .
"lu ngomong sama siapa san?" kata ivan
"itu ada setan bego" ane nunjuk arah sana.
"yaudah dah urusin ya , kita didalem dulu" kata cewe ivan
"yank hati hati" kata caca senyum ke ane , ane bales senyum
ane berusaha kuat depan anak anak . tiba tiba dengan sendirinya pintu kamar tertutup. ane sendirian diruang tengah . ane gedor gedor pintu kamar "woiiii buka woiiii" ane teriak . "san kekunci ini gimana" mereka juga berusaha membuka pintu . lampu ruang tamu tiba tiba nyalah mati dengan suara gesekan benda seperti digeser . "wooiiiiii tolong woii" ane dobrak pintu tapi tidak bisa terbuka . "yank sabar yank ,baca baca yang dari papah kamu! kamu pasti bisa!" teriak caca . entah saat itu ane terdiam . ane coba apa yang pernah diajarkan bokap ane . lama lama punggung ane terasa berat . semua badan ane merinding . "yank hati hati yank , haduh ko bisa kaya gini . ada sesuatu dibelakang kamu!" teriak caca .ane berusaha membalikan badan ane
"maaf nyai" ucap ane . ane melihat sesosok mahkluk seperti ratu ratu kerajaan jaman dulu . memakai baju seperti kebaya terusan tapi bukan rok . dengan 2 ular besar dikanan dan kirinya . terlihat dari raut mukanya seperti dia marah
"ada apa kalian ribut ribut dipantai saya?" ucap nyai tersebut
"maaf nyai , saya tidak akan mengulanginya lagi maaf" ucap ane tertunduk , powernya sangat kuat . melebihi bos jin punya bokap caca
tiba tiba dari arah pintu depan 'toookkk toookk toookk' . ane melihat pintu terbuka dengan sendirinya padahal seinget ane dikunci, dibalik pintu itu ada ibu ibu warung yang membantu luka caca . dia membawa seperti sesajen di ikuti beberapa macan .
"mohon maafkan mereka nyai **** , mereka hanya bermain tadi . saya akan mempersembahkan ini sebagai ganti rugi kerusakan pantai nyai" ibu ibu itu memberikan sajen sambil berlutut depan nyai tersebut .
"terimakasih" nyai kemudian menyuruh ular besarnya seperti mengambil isi nampan besar itu tapi roh/sarinya saja (makanan yang di pakai untuk sesajen jadi tidak ada rasanya/hambar)
"dan untuk anda " nyai nunjuk ane , "pengikut anda sekarang ada diperbatasan wilayah saya , anda tidak bisa seenaknya memanggil begitu saja ! ada aturannya!" suara nyai agak meninggi
"maafkan saya" kata ane lagi
tiba tiba ane pingsan. ane ga inget apa apa sampai ane sadar, ane ada dirumah sakit. disebelah kanan ane ada caca yang tertidur terduduk.,, ane lihat kesebelah kiri ane ada mbah put .
"dek sandi keadaanya bagaimana?"
"saya berapa hari ga bangun mbah?"
"2 hari dek sandi"
"lahh lama amat mbah? memang saya kenapa?"
"maaf dek sandi saya tidak bisa membantu ketika dek sandi diserang"
"yaudah selow aja lah mbah yang penting masih hidup"
"selow apa dek sandi?" buset dah ini macan kepo bener
sebenernya masih ada beberapa percakapan ane dengan ratu tersebut tapi menjaga privasi jadi ane ga ceritain . ane tidak pandai merangkai kata gan jadi mohon maaf bila tidak seram . dan untuk teman-teman ane yang terlibat dicerita ini jangan ada yang gentayangan ditrit gw !!!
Lihat Semua Daftar Part Terbaru
Source : Kaskus

Silahkan Berkomentar Dengan Sopan :)