Petualangan Anak Banten Part 18
( Pencerahan )
( Pencerahan )
Ane berbincang bincang dengan mbah put , katanya dia dibuang oleh penguasa laut itu ketika matahari terbenam . ketika berbincang ternyata caca bangun . dia melihat ane
"saandii" dia langsung peluk ane .
"maafin aku ya yank aku ga bisa jaga kamu" kata caca .
"udah ga apa yank , harusnya aku yang jaga kamu ,oh ya kita dirumah sakit mana?" kata ane usap usap rambutnya .
"dirumah sakit **** udah di daerah kita sayang. kamu 2 hari ga bangun , aku takut banget . dihari pertama kamu ga sadar aku telepon papahku . papah langsung kepenginapan itu . katanya kamu dimasukin oleh penjaga ratu itu dan sulit dikeluarkan" kata caca
"terus terus" kata ane
"iya kita bawa kamu ke guru papah didaerah sana ,lalu dilakukan ritual sama gurunya . "
"heemm terus" kata ane
"ya untung saja setelah dilakukan nego kita bisa keluarin yank" kata caca
"nego apa?" kata ane
"udah ga penting yang jelas kamu selamat ," kata caca senyum
"apa dulu , aku ga mau ya sampe ada apa apa" kata ane
"ga yank hii , udah sih jangan dipikirin . kamu tiduran aja .bentar aku beli bubur dulu kebawah ya" kata caca seraya mengambil dompet dmeja sebelah ane
"ga ah gamau bubur . mau yang pedes pedes" kata ane
"dih baru juga bangun sakit ! ga boleh pokoknya bubur!" kata caca melotot
"siap jendral" kata ane
"ya tunggu sebentar sama mbah put . jangan lihat kemana kemana . ini rumah sakit banyak yank hehe" kata caca cium pipi ane lalu berdiri
"hati hati! ehhh ganti dulu gih celananya yank!" ane agak teriak . saat itu dia memakai baju lumayan ketat dengan celana pendek sepaha
"kenapa sayang?" dia berhenti
"ya itu kependekan celana kamu , nanti digodain loh sama om om" kata ane
"ya ya yank ganti dulu " dia pun mengganti celananya dikamar mandi lalu pergi.
Tinggal ane berdua sama mbah put dia sedang tiduran dilantai
"mbah"
"ya dek sandi , " bangun
"mbah kemarin ketika saya diserang memang ada dimana?"
"jalan yang dek sandi lewatin ketika ingin ke pantai , tepatnya sebelum tikungan , semua pasukan dek caca ada disana tidak bisa melewati pagar gaib penguasa laut"
"ko dia kuat sekali mbah"
"beberapa jin laut memang sangat kuat dek sandi , kami bangsa jin darat agak susah ketika melawan mereka"
"ohhh,,,,,,, eh mbah jangan panggil dek dong . panggil bro saja gimana?"
"bro sandi? bro apa ya?"
"bro itu saudara mbah , kita kan saudara" kata ane senyum
"baik bro sandi "
"mbah, dulu ko bisa dengan leluhur saya?"
"jin yang pertama ikut dengan keluarga bro sandi itu mbah kut makannya dia lebih kuat dari saya . kemudian mbah sut lalu saya . kami semua sudah ada perjanjian bahwa setiap keturunan darinya harus dijaga ."
"oh terimakasih deh mbah ceritanya , mbah tidur lagi aja nanti ngantuk loh"
"baik bro sandi"
Suara pintu ruangan terbuka, ane cuek karena dikira itu caca tapi agak lama tidak terdengar suaranya. ane menolehkan kepala ternyata ada suster yang seperti terduduk dilantai kakinya seperti patah ada darahnya . lengkap dengan pakaian suster berwarna putih (ada bercak darah) dia bergerak kearah ane dengan tangannya (ngesot) .
"mbahh mbaahh ada setan kayanya mbah" kata ane , mbah put bangun dia meloncati badan ane ke arah sebelah kanan tiba tiba tuh setan menghilang
"aduh syukur dah , makasih mbah"
"sama sama bro sandi"
Ga lama caca terlihat ada didepan pintu
"yank kamu keluar? pintu ko terbuka?" kata caca
"ya tadi ada suster ngesot" kata ane
"loh padahal sudah dipasang pagar sama papah aku kemarin" kata caca
"hempt setannya suka sama aku kali yank haha" kata ane
"ya setanya aku bunuh yank " kata caca senyum , senyumnya nyeremin
"canda kali sayang siapa yang mau pacaran sama setan hiii" kata ane
"iya yankk , ini makan aku suapin ya" dia suapin ane.
Caca bilang kalau kemarin keluarga besarnya dan keluarga ane dateng jenguk ane , kata caca mereka telah mempersiapkan pernikahan kita setelah lulus sekolah nanti , sampai membicarakan membeli baju pengantin , ane iya aja . terlihat jam sudah pukul 11 malam , kata caca dia akan menginap dan tidur duduk disebelah ane , ane sih udah bilang dia tidur dikursi panjang yang ada sekitar 2 meteran dari tempat ane tidur tapi dia ga mau dan tetap ngotot temenin ane. ane usap usap rambutnya yang panjang sampai dia tertidur . 'ca kalau lu ga ada disamping gw , mungkin gw ga bisa lewatin ini semua , entah sekarang atau nanti , gw mau sama lu ca , gw sayang sama lu' ane ngmong pelan . ga lama ane pun tertidur .
jam 2 malam ane mendengar sesuatu yang jatuh ''brruukkkk" , ane terbangun melihat apa yang terjadi ternyata caca terjatuh dari duduknya . ane bangun dari tempat tidur lalu membangunkannya tapi dia tidak bangun bangun , ane panggil mbah put tidak ada , ane tidurkan caca ditempat tidur dan mencoba keluar dari ruangan itu tapi terkunci . duh kenapa lagi ini pikir ane . ketika ane membalikan badan ternyata ratu laut itu ada didepan badan caca tertidur ditemani kedua ularnya .
"nyai tolong , nyai mau apa dengan dia"
"hahahaha bukan urusan anda" melihat ane sambil melotot
"urusan kita belum selesai" katanya lagi. setelah itu ular besarnya semakin besar dan dengan cepat melahap ane
"tooolloonng tooolloong toollllonnnnggg !" ane teriak
"hey hey sayang bangun , kamu mimpi" kata caca disebelah ane , ane lihat sudah pagi
"eh eh aduh untungnya cuma mimpi" kata ane dengan napas terengah engah seperti lihat setan
"pasti dimimpiin ratu itu kan? dan didiemin aja yank , tenang aja kamu sudah aman" kata caca mengelap keringet gw
"tapi aku takut yank, takut kenapa kenapa . kita sepertinya harus minta maaf sama dia" kata ane
"percuma yank, dah ga usah dipikirin" , kata caca , lalu ane ceritakan mimpi ane
"yang penting aku ga mau sampai keluarga kita kenapa kenapa yank , " kata ane meluk caca
"iya sayang pasti , aku sayang kamu !" kata caca .
'tok tok tok' , terdengar suara pintu , "masuk" kata caca , kemudian datang keluarga caca dan keluarga ane . mereka menceritakan apa yang terjadi dipantai itu . sebenernya karena salah kami juga yang terlalu over memakai kekuatan gaib . jadi untuk ane dan caca sekarang hanya memilik 1 teman gaib . bokap caca juga ceramahin ane banyak banget tentang kejadian caca terserempet motor sampe kuping ane sangat panas ketika itu . "jangan sampai ya sandi main cewe lain lagi. caca tuh sayang banget sama kamu kenapa kamu seperti itu" kata bokap caca . ane cuma bilang minta maaf berkali kali pada dia dan keluarga ane . siangnya ane sudah pulang kerumah . sampai rumah ane caca ga ikut karena ada les . cek hp lama ane ada beberapa panggilan tak terjawab nomor baru . ane coba miss call tuh nomor ga lama di telepon balik
"hallo sandi" terdengar suara yang tak asing
"yaa siapa ya" ane masih ragu menebak
"ini gw siska , masa lupa"
"oh sis , kenape" kata ane cuek ,
"dih cuek bener sih , gw lagi ada disini nih ketemu kakek , jalan jalan yu , nanti gw jemput dirumah lu"
"eh eh jangan jangan sis , bahaya" kata ane , lalu ane menceritakan panjang lebar tentang caca dan kehidupan ane sekarang
"oh gitu ya san , berarti lu udah mau nikah ya" kata dia , suaranya seperti kecewa
"iya sis maaf , gw udah ga bisa main main." kata gw
"jujur gw sayang lu san . gw rela nunggu" kata siska
"gimana lagi sis, caca sama gw yang bisa memisahkan hanya maut" kata ane
"tapi lu janji san sama gw , kalau lu ada apa apa bilang sama gw"
"iya sis pasti ,,,,,,," tiba tiba pintu kamar ane terbuka
ane lihat caca . caca lagi bawa makanan buat ane , ane gugup langsung tutup hp ane yang ini dan disimpan dibawah pantat sepetinya dia ga denger dan tidak tau ane tadi teleponan
"yannkkk nih makan" kata dia
"yank kenyang barusan makan tadi , katanya kamu ada les? ko balik lagi?"
"guru les ku sakit yank jadi balik lagi , pokoknya makan ya ! " senyuman khas caca yang buat ane ga bisa berkata (TIDAK)
nreetttt nretttttttt nrettttttttttttt ( ilustrasi getaran hp )
"suara apa itu yank" kata caca mampus ane mampus bisa perang lagi ini
"saandii" dia langsung peluk ane .
"maafin aku ya yank aku ga bisa jaga kamu" kata caca .
"udah ga apa yank , harusnya aku yang jaga kamu ,oh ya kita dirumah sakit mana?" kata ane usap usap rambutnya .
"dirumah sakit **** udah di daerah kita sayang. kamu 2 hari ga bangun , aku takut banget . dihari pertama kamu ga sadar aku telepon papahku . papah langsung kepenginapan itu . katanya kamu dimasukin oleh penjaga ratu itu dan sulit dikeluarkan" kata caca
"terus terus" kata ane
"iya kita bawa kamu ke guru papah didaerah sana ,lalu dilakukan ritual sama gurunya . "
"heemm terus" kata ane
"ya untung saja setelah dilakukan nego kita bisa keluarin yank" kata caca
"nego apa?" kata ane
"udah ga penting yang jelas kamu selamat ," kata caca senyum
"apa dulu , aku ga mau ya sampe ada apa apa" kata ane
"ga yank hii , udah sih jangan dipikirin . kamu tiduran aja .bentar aku beli bubur dulu kebawah ya" kata caca seraya mengambil dompet dmeja sebelah ane
"ga ah gamau bubur . mau yang pedes pedes" kata ane
"dih baru juga bangun sakit ! ga boleh pokoknya bubur!" kata caca melotot
"siap jendral" kata ane
"ya tunggu sebentar sama mbah put . jangan lihat kemana kemana . ini rumah sakit banyak yank hehe" kata caca cium pipi ane lalu berdiri
"hati hati! ehhh ganti dulu gih celananya yank!" ane agak teriak . saat itu dia memakai baju lumayan ketat dengan celana pendek sepaha
"kenapa sayang?" dia berhenti
"ya itu kependekan celana kamu , nanti digodain loh sama om om" kata ane
"ya ya yank ganti dulu " dia pun mengganti celananya dikamar mandi lalu pergi.
Tinggal ane berdua sama mbah put dia sedang tiduran dilantai
"mbah"
"ya dek sandi , " bangun
"mbah kemarin ketika saya diserang memang ada dimana?"
"jalan yang dek sandi lewatin ketika ingin ke pantai , tepatnya sebelum tikungan , semua pasukan dek caca ada disana tidak bisa melewati pagar gaib penguasa laut"
"ko dia kuat sekali mbah"
"beberapa jin laut memang sangat kuat dek sandi , kami bangsa jin darat agak susah ketika melawan mereka"
"ohhh,,,,,,, eh mbah jangan panggil dek dong . panggil bro saja gimana?"
"bro sandi? bro apa ya?"
"bro itu saudara mbah , kita kan saudara" kata ane senyum
"baik bro sandi "
"mbah, dulu ko bisa dengan leluhur saya?"
"jin yang pertama ikut dengan keluarga bro sandi itu mbah kut makannya dia lebih kuat dari saya . kemudian mbah sut lalu saya . kami semua sudah ada perjanjian bahwa setiap keturunan darinya harus dijaga ."
"oh terimakasih deh mbah ceritanya , mbah tidur lagi aja nanti ngantuk loh"
"baik bro sandi"
Suara pintu ruangan terbuka, ane cuek karena dikira itu caca tapi agak lama tidak terdengar suaranya. ane menolehkan kepala ternyata ada suster yang seperti terduduk dilantai kakinya seperti patah ada darahnya . lengkap dengan pakaian suster berwarna putih (ada bercak darah) dia bergerak kearah ane dengan tangannya (ngesot) .
"mbahh mbaahh ada setan kayanya mbah" kata ane , mbah put bangun dia meloncati badan ane ke arah sebelah kanan tiba tiba tuh setan menghilang
"aduh syukur dah , makasih mbah"
"sama sama bro sandi"
Ga lama caca terlihat ada didepan pintu
"yank kamu keluar? pintu ko terbuka?" kata caca
"ya tadi ada suster ngesot" kata ane
"loh padahal sudah dipasang pagar sama papah aku kemarin" kata caca
"hempt setannya suka sama aku kali yank haha" kata ane
"ya setanya aku bunuh yank " kata caca senyum , senyumnya nyeremin
"canda kali sayang siapa yang mau pacaran sama setan hiii" kata ane
"iya yankk , ini makan aku suapin ya" dia suapin ane.
Caca bilang kalau kemarin keluarga besarnya dan keluarga ane dateng jenguk ane , kata caca mereka telah mempersiapkan pernikahan kita setelah lulus sekolah nanti , sampai membicarakan membeli baju pengantin , ane iya aja . terlihat jam sudah pukul 11 malam , kata caca dia akan menginap dan tidur duduk disebelah ane , ane sih udah bilang dia tidur dikursi panjang yang ada sekitar 2 meteran dari tempat ane tidur tapi dia ga mau dan tetap ngotot temenin ane. ane usap usap rambutnya yang panjang sampai dia tertidur . 'ca kalau lu ga ada disamping gw , mungkin gw ga bisa lewatin ini semua , entah sekarang atau nanti , gw mau sama lu ca , gw sayang sama lu' ane ngmong pelan . ga lama ane pun tertidur .
jam 2 malam ane mendengar sesuatu yang jatuh ''brruukkkk" , ane terbangun melihat apa yang terjadi ternyata caca terjatuh dari duduknya . ane bangun dari tempat tidur lalu membangunkannya tapi dia tidak bangun bangun , ane panggil mbah put tidak ada , ane tidurkan caca ditempat tidur dan mencoba keluar dari ruangan itu tapi terkunci . duh kenapa lagi ini pikir ane . ketika ane membalikan badan ternyata ratu laut itu ada didepan badan caca tertidur ditemani kedua ularnya .
"nyai tolong , nyai mau apa dengan dia"
"hahahaha bukan urusan anda" melihat ane sambil melotot
"urusan kita belum selesai" katanya lagi. setelah itu ular besarnya semakin besar dan dengan cepat melahap ane
"tooolloonng tooolloong toollllonnnnggg !" ane teriak
"hey hey sayang bangun , kamu mimpi" kata caca disebelah ane , ane lihat sudah pagi
"eh eh aduh untungnya cuma mimpi" kata ane dengan napas terengah engah seperti lihat setan
"pasti dimimpiin ratu itu kan? dan didiemin aja yank , tenang aja kamu sudah aman" kata caca mengelap keringet gw
"tapi aku takut yank, takut kenapa kenapa . kita sepertinya harus minta maaf sama dia" kata ane
"percuma yank, dah ga usah dipikirin" , kata caca , lalu ane ceritakan mimpi ane
"yang penting aku ga mau sampai keluarga kita kenapa kenapa yank , " kata ane meluk caca
"iya sayang pasti , aku sayang kamu !" kata caca .
'tok tok tok' , terdengar suara pintu , "masuk" kata caca , kemudian datang keluarga caca dan keluarga ane . mereka menceritakan apa yang terjadi dipantai itu . sebenernya karena salah kami juga yang terlalu over memakai kekuatan gaib . jadi untuk ane dan caca sekarang hanya memilik 1 teman gaib . bokap caca juga ceramahin ane banyak banget tentang kejadian caca terserempet motor sampe kuping ane sangat panas ketika itu . "jangan sampai ya sandi main cewe lain lagi. caca tuh sayang banget sama kamu kenapa kamu seperti itu" kata bokap caca . ane cuma bilang minta maaf berkali kali pada dia dan keluarga ane . siangnya ane sudah pulang kerumah . sampai rumah ane caca ga ikut karena ada les . cek hp lama ane ada beberapa panggilan tak terjawab nomor baru . ane coba miss call tuh nomor ga lama di telepon balik
"hallo sandi" terdengar suara yang tak asing
"yaa siapa ya" ane masih ragu menebak
"ini gw siska , masa lupa"
"oh sis , kenape" kata ane cuek ,
"dih cuek bener sih , gw lagi ada disini nih ketemu kakek , jalan jalan yu , nanti gw jemput dirumah lu"
"eh eh jangan jangan sis , bahaya" kata ane , lalu ane menceritakan panjang lebar tentang caca dan kehidupan ane sekarang
"oh gitu ya san , berarti lu udah mau nikah ya" kata dia , suaranya seperti kecewa
"iya sis maaf , gw udah ga bisa main main." kata gw
"jujur gw sayang lu san . gw rela nunggu" kata siska
"gimana lagi sis, caca sama gw yang bisa memisahkan hanya maut" kata ane
"tapi lu janji san sama gw , kalau lu ada apa apa bilang sama gw"
"iya sis pasti ,,,,,,," tiba tiba pintu kamar ane terbuka
ane lihat caca . caca lagi bawa makanan buat ane , ane gugup langsung tutup hp ane yang ini dan disimpan dibawah pantat sepetinya dia ga denger dan tidak tau ane tadi teleponan
"yannkkk nih makan" kata dia
"yank kenyang barusan makan tadi , katanya kamu ada les? ko balik lagi?"
"guru les ku sakit yank jadi balik lagi , pokoknya makan ya ! " senyuman khas caca yang buat ane ga bisa berkata (TIDAK)
nreetttt nretttttttt nrettttttttttttt ( ilustrasi getaran hp )
"suara apa itu yank" kata caca mampus ane mampus bisa perang lagi ini
Lihat Semua Daftar Part Terbaru
Source : Kaskus

Silahkan Berkomentar Dengan Sopan :)