Petualangan Anak Banten Part 30


Petualangan Anak Banten Part 30
( Harapan )

"sandi lo itu pria kuat , sangat kuat" sangat erat pelukannya
"ehh sel , lepasin ini rame banyak orang" kata ane berusaha melepaskan pelukan sela dan melihat orang orang disekitar stasiun menatap kami
"sorry gw kebawa suasana" kata sela melepaskan pelukannya
"suasana apaan? lu memang tau?" kata ane , sela menganggukan kepalanya
"bukannya bilang dari awal sel , jadi ga bakalan terjadi kaya gini" kata ane
"takdir ga bisa dilawan san , semua sudah ada yang mengatur" kata sela ,
"hayu cepetan kekosan dulu taruh barang barang lu" kata sela memegang tangan ane
"lu sama siapa?" kata ane sambil dituntun
"sendiri aja " kata sela
"ga takut sendirian?" kata ane
"ga, kan pulangnya gw dijagain sama cowo kuat" kata sela senyum ke arah ane ,

Sampai kosan kami cuma berdua karena yang lain sudah jalan ke tempat prakerin .waktu yang mepet ane langsung masuk ke kamar mengganti baju dan berangkat dengan sela naik angkot . ya kami disini hanya anak sekolah yang merantau untuk mempunyai kemampuan bekerja jadi ga usah gengsi naik angkot ataupun jalan kaki apa lagi kalau duit habis, minjem duit itu bukan suatu pilihan tapi suatu keharusan , sampai ketempat prakerin ane disuruh menghadap bos .

"sandi kemana saja?" kata bos
"maaf pak, kemarin ada keluarga saya yang meninggal" kata ane
"oh gitu, katanya ivan cuma sakit?" kata bos
"iya pak sehabis itu meninggal" kata ane
"saya turut berduka sandi, oh kerja yang benar ya, nanti kalau kerjamu bagus mungkin bila kamu lulus bisa melamar kerja disini" kata bos
"baik pak terimakasih. kalau gitu saya kembali kerja ya pak" kata ane
"ya sama sama. silahkan" kata bos

Ane samperin teman teman ane, ane ceritakan semuanya ke mereka saat itu juga. nur yuli cecep dan ivan menangis mendengar itu semua kecuali sela, dia hanya diam menatap ane serius .

"gila lu san, pengalaman lu ini harus dijadiin film" kata ivan mengelap air matanya
"ya lu yang gila van " kata ane
"ya bener kata ivan san" kata nur
"ya gimana lu aja dah mau dijadiin film ke atau apa ke serah. yang jelas gw sakit hati sekarang" kata ane
"caca sekarang berarti sama andi?" kata cecep
"ya cep, mungkin" kata ane
"ya mereka mungkin akan serius" kata sela
"haaahhh" kami sontak terkejut
"lu lihat andi dan caca menikah sel?" kata ane
"ga ga, gw lagi ga jelas pikiran nih hehe jangan ambil hati" kata sela terus menatap ane
"yasudah deh yu lanjut kerja" kata ane

Jam makan siang , ane sama ivan keluar sementara yang lainnya sudah membeli makanan diwarteg sekitar kosan dan makan ditempat prakerin karena harganya makanan disini agak mahal .
"san sekarang lu ko jadi ga konyol lagi sih, jangan galau terus dah ga suka gw lihatnya" kata ivan
"heeemmm" kata ane sambil mengaduk es teh manis
"wei san!" kata ivan
"lu itu ganteng tapi bego, ga usah pikirin caca terus buat apa! " kata ivan
"ya ya ya gimana lu aja, yang jelas gw masih sayang sama caca, gw mau balikin dia kepelukan gw!" kata ane
"kalau dia lebih milih andi ? lu mau apa?" kata ivan
"....." ane diam
"ya gini aja, besok kan hari minggu, gw temenin lu temuin caca ." kata ivan
"tapi gw males balik van. cape" kata ane
"yaudah gw aja yang temui caca" kata ivan, ane diam menunduk melihat es teh ane, lalu dikagetkan oleh ibu ibu yang membawakan nasi goreng pesanan kami .
"ya gw ikut besok balik" kata ane sambil menyantap makan siang
"sipp gitu dong" kata ivan
"eh san, gw lihat sela kaya punya rasa sama lu, dia selalu nanyain lu ke gw" kata ivan lagi
"makan dulu makan" kata ane
"yeeee" kata ivan

Singkatnya sudah sore menjelang malam , kami semua balik naik angkot yang agak penuh soalnya malam ini malam minggu . sampai sekitar kosan mereka makan ke warteg dahulu sementara ane sendirian ke kosan dan langsung mandi . setelah mandi ane tiduran dikasur sesekali memejamkan mata ,ane mencari hp ane tidak ada sms/telepon dari caca , yang ada hanya dari siska dan sela serta beberapa nomor baru yang jelas bukan caca. sambil menatap langit langit kosan ane mengingat kejadian kemarin , "sialan!" ane teriak tertahan dan memukul kasur. saat itu ane agak Bt karena sendirian , ane bangun dari kasur ada mbah put dan nyai ro . terbesit pikiran iseng ane

"mbah mbah , saya mau mbah bantu kerjain teman saya" kata ane
"ada apa bro sandi" kata mbah put
"dah nanti kalau saya kasih aba aba berhentiin botol yang berputar , berhentiin ya" kata ane
"baik bro sandi" kata mbah put
"hemm ciee nih mbah dan nyai makin nempel aja tiap hari cie" kata ane , mereka hanya diam bertatapan lalu kembali menatap ane
"dah sih jadian aja, punya anak. debay macan kan lucu imut imut gimana gitu" kata ane
"debay lucu imut imut apa itu bro sandi" kata mbah put
Ane menempelkan tangan ane kedahi "aduhhh lupa"
"ya ya sudah jangan dipikirkan temen temen pasti ga ngerti hehe" kata ane
"makanya bro sandi kalau kasih tau yang kami mengerti" kata nyai ro
"iya nyai cantik, eh coba sekarang mbah dan nyai berhadapan" kata ane , lalu mereka berhadapan
"nah sekarang coba mbah put dekatkan bibiir itu ke nyai ro, pelan pelan dan rasakan hal baru," kata ane , Ane lihat mbah put pelan pelan mengarahkan bibirnya dan sampai menyentuh bibir macan nyai ro .
sambil menunjuk mbah dan nyai ane tertawa "hahahahhahaha ciuman kalian ciu..."belum sempat lanjutkan kata kata pintu kamar terbuka, ivan cecep nur sela yuli didepan pintu
"hehehe" ketawa tertahan ane menatap mereka
"buset dah si ini makin gila gara gara ditinggal caca" kata geleng geleng kepala ivan , mereka semua tertawa
"enak lu ye ngomongnya" kata ane
"dia tuh lagi sama macannya, sekarang ada 2, dia enak banget bisa bercanda sama macannya ga kaya gw" kata cecep ,
"peliharaan sandi kuat kuat, gw sekarang udah ga bisa melihatnya hanya merasakannya" kata cecep lagi
"weii temen gw bukan peliharaan!" kata ane
"iya iya gimana lu aja deh" kata cecep

Sekitar pukul setengah 8 malam kita kumpul dikamar cowo . kita memainkan permainan yang ane buat buat , botol putar! , ane pura pura meniupkan sesuatu kedalam botol dan membacakan sesuatu padahal ga ada apa apa. ya main ini karena kami bt saja .

"nah peraturannya gini, botol ini putar sebanyak 3 kali. kalau 3 kali mengenai orang yang sama berarti jodoh secara sekarang 3 cewe 3 cowo jadi pas, mulai dari ivan" kata ane
"jodoh gw siapa.....?" kata ivan memutar botol itu dengan kencang, ane lalu berbicara dalam hati "mbah hentikan ke arah pria yang disana" kata ane ke cecep "baik bro sandi", botol itu ga lama berhenti depan cecep.
"buset dah ogah gw sama batangan" kata ivan
"sih siapa juga yang mau" kata cecep, cewe cewe baru senyum senyum ketika itu
"dah coba aja 2 kali lagi, kali aja beda" kata ane lalu diputar kedua dan ketiga hasilnya sama mengarah ke cecep
"bangke ini mah udah dibuat buat sama si sandi" kata ivan, ane lihat cewe cewe ketawa ngakak memegang perutnya
"tau ini ah ga seru ah " kata cecep dia tiduran dikasur
"yahh gitu aje ngambek canda kali" kata ane
"lu tetep aja konyol san dah dikasih ilmu geh" kata ivan
"jangan bawa serius, cepet tua!" kata ane, cewe cewe cuma ketawa dari tadi
"puas ketawa puas" kata ivan tiduran juga .
"coba gw deh" kata sela  sela memutar itu, hasilnya? semuanya 3 kali mengarah ke ane
"si bangke bagian yang cakep cakep aja diarahin ke lu kampret" kata ivan
"sumpah ga gw apa apain" kata ane kaget juga, ane lihat sela senyum senyum gimana gitu
"baru aja tadi siang gw bilang lu sekarang ga konyol, malah kumat lagi penyakitnya, nyesel gw ngomong" kata ivan melempar bantal ke ane
"hahahahahh" kami semua tertawa

Ane lihat jam sudah setengah 9an , cewe cewe sudah masuk kekamar mereka .sambil tiduran ane mengambil hp lalu mencoba menelepon caca tapi langsung dirijek olehnya . beberapa kali ditelepon tapi akhirnya nomor tidak aktif. ane buang hp kearah pintu . pintu itu lalu terbuka , sela mengambil hp ane dan memberikannya ke ane . saat itu sela memakai baju cukup ketat jadi lekukan badannya terlihat cantik dengan rambut terurai panjang.
"san jalan jalan yu" kata sela
"kemana" kata ane
"kotu" kata sela menarik tangan ane , ane lalu bangun terduduk
"apa itu kotu?" kata ane
"haha kotu itu kota tua sandi masa ga tau, naek angkot aja kesana " kata sela
"ya bentar gw ganti celana , ada apa sih disana?" ane ketika itu pake celana pendek
"ya udah kesana aja malam minggu rame" kata sela

Setelah ganti celana ane dan sela naik angkot kearah kota tua , disana ramai sekali oleh orang orang dan ane baru merasakan ini , jalan jalan malam pertama ane dijakarta. dia menarik tangan ane ketempat pemilihan jam tangan , dia memilih milih jam tangan yang kembar atau couple. dia lalu memakaikan jam tersebut pada tangan ane
"bagus cocok ," kata sela senyum ,
"eh sel ga usah, gw mah jarang pake jam" kata ane ,
"ga apa apa , nanti juga terbiasa kan kita samaan" kata sela senyum memakai jam tangan ke tanganya yang sama kaya ane tapi agak kecil ukurannya , sejenak senyumannya menghapus rasa sakit ane ke caca
"makan yu laper" kata sela menarik tangan ane
"tadi bukannya sudah makan diwarteg?" kata ane
"tadi gw ga makan san , cuma beli buah" kata sela , kita jalan berduaan diantara banyaknya orang disana . kami menuju tempat makan nasi goreng yang ada disekitar gedung fatahilah , dia memesan makanan lalu duduk didepan ane
"napa liatin gw mulu san" kata sela mengagetkan pandangan ane
" eh hem engga sel" kata ane agak gugup
"coba lihat gedung itu , banyak ga?" kata sela
"banyak sel , ada yang tanpa kepala , dan rata rata hantu kolonial belanda, tapi mereka tidak akan menakuti orang orang disini " kata ane
"hiii takut , lu ga takut san" kata sela memang tangan ane yang ada diatas meja , ane menatapya
"gw ga takut sel, gw punya teman teman yang baik , teman yang akan membantu gw baik itu suka dan duka , mereka akan ada disamping gw" kata ane sela senyum, mbah kut dan nyai ro sengaja ane ga bawa malam itu,
"gw pernah bermimpi akan menemui lelaki yang hebat dan kuat dari fisik dan juga hatinya , gw kira itu hanya mimpi san tapi setelah gw ketemu lu , sepertinya itu bukan cuma mimpi" kata sela semakin erat memegang tangan ane .
"pakailah ilmu sebaik mungkin san , besok akan menentukan semuanya" kata sela lagi , ane ga bisa ngmong saat itu sampai makanan kami datang . kami makan dan ngobrol banyak tentang kekuatan sela , dia ini bisa melihat masa depan walau terlihat seperti bayang bayang . walau ada beberapa yang salah tapi sebagian juga ada yang benar . setelah cukup malam ane putuskan buat balik kekosan . seperti biasa ivan dan cecep ledekin ane yang jalan sama sela malam itu .

Malamnya ane bermimpi didatangkan oleh Alm bokap caca lagi, dia bilang sudah berusaha meyakinkan caca bila sudah takdirnya dia meninggal tapi caca tetap menyalahkan ane, mungkin pikiran caca sudah dipengaruhi oleh sesuatu kata Alm bokap caca.
"saya menitipkan semua jin saya karena anak anak saya belum siap menerimanya sandi, bila ada saatnya nanti tolong kembalikan" kata alm bokap caca
"baik pah, terimakasih" kata ane
"saya sakit sandi, sebenernya bukan karena jin itu yang membunuh saya, tapi karena saya sudah sakit jantung sebelum kejadian penyerangan jin hitam andi terhadap saya, seolah olah saya meninggal karena jin dan oleh kamu, padahal bukan" kata Alm bokap caca
"iya pahmaafkan saya pah" kata ane
"saya yang harusnya minta maaf sandi, karena saya kamu terkena fitnah" kata Alm bokap caca. ga lama ane terbangun dibangunkan ivan

"woiii udah pagi hayo balik" kata ivan ,
"udah jam berapa" kata ane , melihat ivan sudah siap
"jam 10, cepetan!" kata ivan
"gilaaa lu kaga bangunin gw" kata ane
"gw bangunin lu dari jam 8 tapi lu kaya bangke ga bangun" kata ivan , ane dah langsung mandi dan siap siap

Kita naik kereta cukup lenggang karena hari minggu , ivan mengingatkan jangan ada saling tinju dalam masalah ini harus diselesaikan dengan baik dan biarkan caca yang memilih. sampai daerah kami , ane dan ivan kesalah satu tempat makan didekat stasiunkarena lapar . didepan tempat makan itu ada motor caca . ane masuk agak cepat kedalam dan terkejut , caca sedang disuapin makan oleh andi dipojokan rumah makan itu . ivan samperin ane "van kita ga perlu repot repot cari caca" kata ane menunjuk mereka. ,kedua kaki ane lemes ketika itu , apakah masih ada harapan? , apa ane masih bisa dapetin caca? hati ane sakit panas emosi




Lihat Semua Daftar Part Terbaru


Source : Kaskus

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Silahkan Berkomentar Dengan Sopan :)