Petualangan Anak Banten Part 32
( Last Part For You )
( Last Part For You )
"AAAAAAAAAAAAAAAAAAA ANJ*NG GW HAJAR LO ANDI! kata ane teriak
"sini kalau berani!" kata andi melepaskan pelukannya ke caca, ane maju beberapa langkah tapi dihadang oleh mbah kut
"cukup dek sandi , dia mencoba menjebak anda , tenang kita yang hadapi"
"bro sandi cepat ketengah , kami semua akan melindungimu" kata mbah put
"SERANG!!!' teriak andi ,
Ane langsung masuk kedalam sebuah lingkarang jin ane . serangan jin andi ke lingkarang jin ane makin genjar. selain menyerang, jin ane juga melindungi ane. suara pedang beradu dan gemuruh angin membuat ane pusing. agan/sis disini bisa dibayangkan betapa dashyatnya pertarungan itu. dan disini mungkin ada yang tidak percaya dengan pertarungan jin tapi ane menyaksikan sendiri betapa mengerikannya saat ada disana, ada yang disobek perutnya, ada yang dihancurkan kepalanya dan dibakar. mungkin bila manusia biasa ada disana seperti mendengar suara angin yang bertiup kencang.
ketiga mbah ane dan nyai ro ada didekat ane. satu per satu karena kalah dalam jumlah pasukan jin ane dibuang kedalam hutan dan pasukan jin andi semakin mendekati ane. ane mencoba untuk tenang dan memejamkan mata
Hayatilah
"aki buyut apa saya akan kalah" ane berbicara dalam hati
"tenangkan lah pikiranmu sandi" suara aki ada didalam hati ane
"bagaimana mengalahkan mereka semua ki"
"tenanglah, saya akan selalu ada disampingmu, ingat kekuatan hitam akan kalah dengan kekuatan putih dan sebaliknya. jadi sandi harus menjadi lebih terang bila tidak mau menjadi hitam"
"baik aki" lalu ane berdiam diri. mengosongkan pikiran ane.
Sampai lah big bos jin caca didepan ane ,mbah kut dan sut ane berusaha melawannya tapi semua dilempar oleh big bos jin caca. sebelum mbah put melawan big bos jin caca dia berkata "senang sekali bertemu bro sandi, saya dijadikan teman dan bukan peliharaan, akan sangat senang bila saya selalu bersama bro sandi, semoga kita dapat bertemu lagi bro sandi", ane lalu membuka mata ane. mbah put menyerang bos itu tapi ditangkap dan dipegang oleh big bos jin itu lalu dipotong menjadi 2 bagian!! "MBAH PUT!!!!!!!!!!" ane teriak, ane menangis. "MBAH!! hah hah hah jangan mati mbah hah hah hah" ane ga percaya mbah put ane ketika itu dalam posisi 2 bagian terpotong ditangan bos jin caca lalu dilempar juga ke dalam hutan. tinggalah ane dengan nyai ro, nyai seperti ketakutan, ane mencoba tenang.
"nyai pulang sekarang," kata ane tertunduk
"tapi bro san.." kata nyai ro
ane senyum sambil meneteskan air mata menatap nyai "pulang nyai, nanti kita akan bertemu lagi nanti" kata ane,
"baik bro sandi" nyai ro lalu menghilang. tinggalah ane dikepung oleh semua pasukan jin caca. dalam lingkarang hitam itu ane memejamkan mata lagi.
"tenang cucuku sandi tenang" ada suara dari aki
"saya harus bagaimana ki" kata ane sedikit terisak, masih ga percaya dengan mbah put
"tenang tenang" suara aki, ane barusaha tenang sampai ada yang seperti mendorong ane dengan kekuatan sangat besar, ane buka mata ternyata bos jin caca berusaha meninju ane tapi masih ada jarak sekitar ya 60 cm mungkin dari kepala ane (seperti ada perisai). pasukan jin andi lalu berusaha memberikan kekuatan pada bos jin caca. lama kelamaan dorongan itu semakin kuat dan jarak tangan besar itu hanya beberapa senti lagi dekat kepala ane dan "brruukkkk" ane terpental beberapa meter!. kekuatan itu masih ane rasakan sampai sekarang sangat besar! .
"aww" suara ane, saat itu posisi ane langsung tiduran dan ane rasakan sakit seluruh badan terutama pundak sebelah kiri ane kerena terkilir sangat sakit (bayangkan kalau agan/sis naik motor kemudian terjatuh beberapa meter). ane menatap langit saat itu mendung mau hujan
"apakah aku akan mati?" kata ane berbicara pelan
"apakah ini akhirnya?" kata ane lagi ,
ane menatap kiri dan kanan pasukan jin andi akan kembali menyerang ane .
"aki tolong saya" kata ane memejamkan mata ,terlihat ada cahaya sangat terang walau ane memejamkan mata, ane buka kembali mata ane. terlihat aki buyut ane didepan ane, membawa tongkat kayu berwarna keemasan. ane berusaha bangun perlahan tapi sangat sakit terutama pundak kiri, dan dahi ane berdarah seperti terkena batu. ane kemudian melihat langsung big bos jin caca berusaha meninju aki buyut dan "DOOOMMM" suara sangat keras, mungkin hanya orang tertentu yang bisa mendengarnya. aki buyut hanya satu tangan memegang tangan besar big bos jin caca. dia lalu mengeluarkan cahaya putih sangat super terang. jin jin pasukan andi berterbangan layaknya disapu oleh angin topan dan dibuang semua kehutan oleh aki buyut. sungguh kekuatan dan power luar biasa dari beliau. ane sangat tajub melihatnya, dia lalu menghampiri ane
"apakah kau tidak apa apa sandi?" kata aki
"iya ki hanya sedikit sakit" kata ane memegang pundak kiri ane , ane lalu berdiri
"dia sudah dirasuki roh jahat" kata aki ane menunjuk caca yang ada berdua dengan andi ditengah lapangan
"bisa aki mengusirnya?" kata ane
"roh jahat itu yang membuat dia hidup" kata aki
"kenapa ki?" kata ane
"kalau roh itu dibuang berarti roh milihnya pun akan terbawa" kata aki
Ane diam sesaat, apa karena itu caca jadi kehilangan pikiran? apa karena ini caca masih bisa hidup dengan lambung yang dibilang dokter sudah parah?, ane terdiam cukup lama memikirkan caranya
"woiii sini, berarti kita duel tanpa adanya pengawal" kata andi menghampiri ane
"aki?" kata ane melihat sekitar aki ane sudah tidak ada. ane yang sakit pundaknya saat itu mencoba kuat dan berjalan kearah andi, dia berlari dan meninju kepala ane "brruuukk" ane terjatuh lagi. darah ane keluar lewat hidung .
"puas gw, gw mau bunuh lo san, gara gara lo semua pasukan gw hilang!" kata andi, dia lalu menendang pundak kiri ane yang terkilir, rasanya sangat sakit
"udah udah cukup di, gw ngaku kalah!" kata ane
"tendang terus sayang biar mati!" kata caca
"ya sayang tenang aja ntar aku bunuh!, gw mau bunuh lo!" dia tendang pundak ane lagi, ane cuma meringis kesakitan sambil tertidur dilantai, ane lihat caca terus tertawa. apakah ini nasib ane ditendang oleh orang yang ane benci depan orang yang ane sayangi? ,
"hahahahah" caca tertawa melihat ane ditendang andi. ga lama ada suara orang teriak
"CUKUP" suara ivan, dia ga sendiri, ane melihat kebelakangnya ada paman ivan yang dulu kami menginap dipantai, dibelakang paman ivan? ada Ratu Pantai yang pernah menyerang ane, andi menghentikan serangannya ke ane
"mau apa kalian membawa Ratu!" kata andi mundur beberapa langkah, ivan menghampiri ane, paman ivan maju beberapa langkah depan ane.
"Dulu kamu bilang akan mengunakan ilmu itu untuk kebaikan? sekarang ilmu mu dipakai untuk melawan orang dan mau membunuh orang? mana janjimu pada Ratu?" kata paman ivan
"saya memberi tahu tentang ilmu dari Ratu Pantai ini hanya untuk kebaikan di, ingat!!" kata paman ivan lagi, lalu paman ivan seperti mengarahkan Ratu pantai itu ke Andi
"cukup cukup! , kalau Ratu mengambil ilmu ini, maka nyawa orang ini akan hilang!" kata andi menunjuk caca, caca terlihat diam saja
"hentikan nyai! " kata ane, tapi ratu pantai tetap berjalan mendekati andi dan seperti mengeluarkan sesuatu dari badan andi. dia lalu tersungkur ditanah. ane berusaha bangun dan melihat caca. ane berlari mendekati walaupun badan ane sangat sakit melihat caca yang akan terjatuh "CACA!" ane pegang pinggangnya. lalu dia seperti tersadar
"sayang.. aku dimana" kata caca wajahnya polos
"sayang, kamu disini sama aku sayang" kata ane , dia lalu memegang perutnya
"sayang aku lemas sayang sakit" ane lalu merebahkan dia ditanah ,
"tahan ya sayang kita kerumah sakit dulu" kata ane, ane berusaha mengangkat badan caca
"sudah sayang tidak usah" kata caca
"kenapa sayang" ane menitikan air mata
"sudah hidupku hanya sampai sini" kata caca, dia mengeluarkan air mata
"sayang kenapa kamu ngomong kaya gitu" ane pegang tangannya, sangat dingin
"aku sayang sama kamu sandi, aku bakalan cinta sama kamu, disini dan dimanapun nanti aku berada" kata caca memegang erat tangan ane
"aku sayang kamu caca, aku cinta kamu, kita akan menikah ya sayang" kata ane bercucuran air mata
"cari yang lebih baik dari aku, lebih penyayang dan lebih cantik tapi jangan yang cemburuan kaya aku. aku tau kamu pasti bisa sayang" kata caca
"kamu cinta pertama dan terakhir aku sandi, cium aku untuk yang terakhir kalinya sayang" kata caca
"ak kkku saa yyaa ngg kkaa mmuu caa caa " ane teriak menangis lalu mencium bibir tipis caca, ane kecup beberapa kali. ane merasakan gengaman tangan caca sudah berkurang dan melepaskan tangan ane
"caa cacaa!!!" kata ane mengerakan tubuh caca
"caaa jangan pergi caa tolong!, aku tuh sayang sama kamu ca!!" ane memeluk erat badannya, ane usap usap rambutnya, ga lama turun hujan yang mengguyur lapangan bola itu. ane masih menangis memegang badan caca
"san sudah san " kata ivan memegang pundak ane ,
"pergi semuanya! gw cuma mau sama caca!" kata ane ke mereka
"biarlah caca tenang san" kata paman ivan
"ini yang terbaik dari pada dia terus menderita" kata paman ivan lagi, ane mencoba tegar, ane lalu mengangkat badan caca, ane berdiri memejamkan mata dan ane merasakan pelukan caca serta suara caca ditelinga ane "kamu itu cowo kuat sayang, aku bakalan selalu disisimu, disepanjang hidupmu, dan kita nanti akan bertemu lagi, aku sayang kamu sandi sayang" suara caca terdengar lembut,
"aku juga sayang kamu ca, sayang banget" kata ane berbicara pelan
"san sudah" kata ivan
"ya van makasih, lu memang sahabat gw" kata ane
ok buat reader ,bagi ane caca itu segalanya, caca itu bagian dari hidup ane, dan bakalan ane kenang selama lamanya. bocoran nih selama menulis cerita ini ane selalu putar lagu "Ten 2 five - You" dengan slide show foto foto kami dan doi yang sekarang ga masalah tentang itu, stop bilang caca itu jahat, stop bilang caca itu cewe ga bener, caca itu cewe kuat yang sangat kuat yang pernah ane temui. ane sebenarnya ga suka melihat komen teman teman kaskuser merendahkan caca tapi karena ini sebuah cerita maka ane tahan sampai akhir chapter ini. caca yang mengenalkan ane cinta dan sakit hati , semua ane rangkum pada cerita ane kali ini ,
untuk caca : lihatlah sayang , banyak teman kaskus yang fans sama kamu dan ada juga yang ga suka sama kamu , kalau kamu tau dan membaca tulisan ini , mungkin kamu akan ngambek sama aku beberapa hari karena semuanya aku buka semua disini hehe , maafkan aku ya sayang , kamu yang tenang di sana ya sayang , aku akan tetap mendoakanmu sampai kapanmu , kamu adalah cewe terkuat yang pernah aku temui , dan setiap aku ulang tahun , aku akan selalu mengenang tunangan kita . rasanya mau cubit pipi kamu yang tembem sekarang . jangan lupa kunjungi aku dimimpi ya sayang . aku kangen kamu yang disana I LOVE YOU caca .
Sad ending ya para reader setia ane? ya ambil saja positifnya dan buang negatifnya. berusaha tabah dan iklas itu penting. selalu lihat kedepan dan menatap masa depan kita. ya sampai sini dulu perjumpaan kita para kaskuser, jangan terlalu terlarut dalam pengalaman ya, ane minta doanya saja untuk Alm Caca untuk tenang dialam sana, terimakasih semua sudah membaca setia pengalaman ane ini, apakah ada chapter 2? wah tentu ada, tapi ane mau lihat dulu nih apakah komeng komeng teman teman kaskuser positif atau tidak. kalau enak dilihat ane bakalan lanjut yang kedua. kalau sebaliknya berarti ane sudahin sampai chapter ini. bantu Shared, Cendol, dan Rate ya. ane ga ngemis cuma yang berkenan aja hehe. oh ya satu lagi sebenernya khusus untuk Alm.Caca namanya itu Real hehe. yang lain disamarkan.
Spoiler for Penggalan Sedikit Untuk Chapter 2:
"trrriinnng trriiinnnng triiinnng" suara alarm membangunkan ane dikosan pagi itu .
"mbah puttt mbah puttt tolong kemari bentar"
"baik bro sandi
Lihat Semua Daftar Part Terbaru
Source : Kaskus

Silahkan Berkomentar Dengan Sopan :)