Petualangan Anak Banten Part 34
( Hadeh )
( Hadeh )
"mana sela nur?" kata ane
"di atas dia" kata nur . lalu ane naek ke atas kosan , dia sedang asik megang hpnya sambil senyum senyum
"ngapain lo?" kata ane
"smsan.." kata sela
"ma siapa tuhhhh" kata ane duduk disampingnya
"cowo gw san" kata sela senyum ke ane
"JLLEEEBB" "niatnya sih deketin sela , tapi ...ah sudahlah" kata ane dalem hati , ane duduk disebelahnya
"canda kali sandi ini lagi smsan sama mamah , dia lagi dapat rezeki" kata sela senyum ke ane ,
"kalau udah ada juga ga apa apa sel" kata ane
"ih ngambek ih kamu " kata sela
"hehe.." kata ane ketawa kecut
"oh ya lu hebat san bisa hadapin itu semua , gw salut" kata sela menatap ane
"sel ..." kata ane menatap dia , ane sebenernya agak kesal karena dia tidak memberitahu tentang kematian Alm caca
"gw tau lu bakalan marah sama gw" kata sela
"seengganya lu kasih tau tentang caca sel , jadi gw bisa tau dulu , gw bisa jagain dia lebih baik" kata ane
"maaf san, gw ga boleh memberitahu dulu kejadian sesungguhnya sebelum itu terjadi.kalau ibarat lu lagi nonton sebuah film tapi sudah diberitahu sebelumnya alur ceritanya apakah akan seru? ini lah inti dari kehidupan san . gw cuma memberitahu clue clue tertentu supaya lu lebih kuat! " kata sela
"..." ane diam menatap langit
"lu masih marah san?" kata sela
"ga ko sel" kata ane , dia lalu memegang tangan ane
"gw tau lu sayang banget sama caca , caca cewe kuat san . gw tahu suatu saat dia akan menemuimu " kata sela
"dimana sel , mimpi?" kata ane
"ya nanti lihat saja" kata sela
"weeeiii mau prakerin kaga? jangan pacaran aja" kata nur , dia ada ditangga
"iya iya , yu san siap siap" kata sela menarik tangan ane
"iya selll" kata ane
"semangat donggg! , bukan sandi nih kalau ga semangat" kata sela
"hehe iya sel" kata ane
Kami semua pun berangkat bersama sama , sepanjang perjalanan sela selalu disamping ane yang sebelumnya sela agak kaku bila ada didekat ane . dia cerita banyak hal tentang keluarganya sampai sekolahnya disukabumi , diapun bilang sama ane bila nanti mereka sudah selesai prakerin ane disuruh main kesana , ya bermalam beberapa hari kata sela sih ga apa apa hehe . sedikit gambaran buat sela , sela itu orangnya cerita , kulitnya putih ,rambutnya panjang . badannya kecil tapi bagian sensitifnya waw kalau pakai baju ketat, tingginya pun ga jauh beda sama ane , dan wajahnya? jangan tanya deh . sebenernya ane agak heran tapi bersyukur bisa dikelilingi oleh wanita cantik dan kuat . malam harinya kami berdua lagi lagi ke kawasan kota tua , ane sih nurut kata sela dia mau buat cincin nama kita berdua .
"nih pakai jangan sampai hilang ya" kata sela senyum ke ane
"hehe iya lu juga pakai ya cincin ini" kata ane balas senyum ke sela .
"yu makan" kata sela narik tangan ane
"bukanya lu sudah makan tadi sore sel?" kata ane
"ah belom kenyang" kata sela , kami memilih makan baso saat itu .
"san jujur gw seneng deket sama lu" kata sela
"heeemm terus?" kata ane
"masih inget terus sama caca san?" kata sela
"itu mah jangan ditanyain sel , caca selalu dihati gw , dan gw akan selamanya sayang sama dia" kata ane
"heemm , bagus deh kalau gt" kata sela
"lu marah?" kata ane
"ngapain marah san , ga ada gunanya . dan gw juga akan melalukan hal seperti itu bila ada diposisi lu" kata sela senyum
"hehe makasih ya lu memang pengertian" kata ane .
Santai dan canda malam itu dengan sela sedikt menghapus luka hati ini atas kepergian caca . kami pulang agak cepat malam itu karena sudah agak mendung . sampai kosan ane tiduran disamping ivan.
"dari mana lu?" kata ivan
"kota tua" kta ane
"enak lu ya dapetin sela" kata ivan
"cuma teman" kata ane
"ah tai ga mungkin" kata ivan
"kenapa ? cemburu lo sama sela?" kata ane
"weits kaga lah san , lagi pula gw juga udah ada cewe" kata ivan , ane jadi ingat lagi sama caca , lama ane diam
"kenapa lo" kata ivan
"gw kangen caca van" kata ane
"ya ya gw ngerti , tapi lu harus move on" kata ivan
"ga bisa gw , pasti gw akan mengingat dia selamanya" kata ane
"ya ya dah gimana lo aja " kata ivan
"trrinngg trriiiinng" suara dering hp ane , siska menelepon ane ,
"enak lo ye banyak yang naksir" kata ivan melihat layar hp ane
"shiiittt diem" kata ane , ane tiduran menghadap tembok membelakangi pintu
"hallo " kata ane
"sandi lo dimana? gw sangat berduka atas caca san" kata siska
"gw dijakarta sis, ya sis makasih ya" kata ane
"bisa ketemu ga?" kata siska
"sekarang sekarang ga bisa , gw lagi prakerin" kata siska
"ntar gw yang kejakarta ko san , malam ya , pokoknya gw mau ketemu" kata siska
"ya ya gimana lo aja sis , kalau sibuk mah engga usah ga apa apa ." kata ane
"ya ga apa atuh sandi , gw tuh kangen sama lu" kata siska
"ya sis makasih deh , yaudah ya mau tidur dulu cape hehe" kata ane
"iya med bobo sayang" kata siska
"dih ngomongnya " kata ane
"ga apa apa sih hehe dahh muach" kata siska dia menutup teleponya ,
Kemudian ane membalikan badan ane , ada sela!!! , ko ane ga rasain dia ya tadi .
"hayo teleponan sama siapa?" kata sela , ane lihat dibelakang ivan dan cecep ketawa ngakak memegang perut mereka "sialan" kata gw dalem hati
"eh eh tadi biasa kaka kelas pas smp sel" kata ane
"ko dia ngomong sayang sayangan? hayo" kata sela
"ya dia suka sama aku sel , aku lebih baik jujur sama kamu" kata sela , dia lalu cubit pipi ane
"dasar playboyyyyyyy" kata sela
"aduh aduh sakit" kata ane ,
"eh eh maaf ya san , sakit ya" kata ane melepaskan tangannya dari pipi ane
"canda haha" kata ane
"daaasaarrr" sela melempar bantal
"makanya lo ga usah kebanyakan cewe san" kata si cecep
"dih cewe gw mah cuma caca cep" kata ane.
Ane lihat sela memakai tangtop dan celana pendek ketat , untung iman ane kuat tapi amin ane agak sedikit bengkak ,
"hus hus jangan disini sel , nanti diapa apain loh" kata ane duduk dikasur bersandar ditembok
"ga apa apa asal sama lu san" kata sela , dia lalu senderan dipundak ane , duh tau lah rasanya tuh gimana
"woi awas ada yang bangun tuh adenya si sandi ahahha" kata si ivan
"anjir lo , awas lo gw kasih pocong lo!" kata ane ke ivan
"hih canda hih" kata ivan
"yu yu bangun sel , jangan disini" ane gendong dia kekamarnya , dia diam saja menatap ane sambil memeluk ane.
"kenapa sih san?" kata sela
"gw mau tidur , dan jangan pake baju kaya gini lagi" kata ane
"gw ga suka" kata ane lagi
"yaahh dikira lu suka" kata
"gw bukan cowo kaya gitu sel , gw mau menikmati itu ketika nikah nanti" kata ane , sela senyum
"ya lu memang beda san" , dia lalu mencium pipi ane didepan teman temannya nur dan yuli
"cie cie jadian ya" kata nur
"Peje peje" kata yuli
"apa sih nur yuli " kata ane
Malam itu ane tidur langsung karena sangat cape , pundak ane pun masih agak sakit . sampai pagi itu ane bangun agak siang langsung mandi dan berangkat ke prakerin bersama sama . siang itu siska memberitahu ane bahwa malam ini akan menemui ane , ane sms alamat kosan . ditempat prakerin seperti biasa kerjanya sebagaimana karyawan disana tapi ane jadi lebih dekat dengan sela dia ga mau jauh jauh dari ane. singkatnya ane pulang prakerin bersama sama lagi , dan ane memegang tangan sela selama perjalanan, , didepan pintu utama kosan ane ada mobil siska , ane buka pintu itu (masih memegang tangan sela) ada siska , dia langsung memeluk ane (hadeh) .
"gw kangen lu sandi" kata siska , erat banget pelukannya
"ehemm ehem" kata ivan
"batuk lu van?" kata sela , sela juga erat memegang tangan ane
Lihat Semua Daftar Part Terbaru
Source : Kaskus

Silahkan Berkomentar Dengan Sopan :)