Petualangan Anak Banten Part 35


Petualangan Anak Banten Part 35
( DREAM )

"gw kangen lu sandi" kata siska , erat banget pelukannya
"ehemm ehem" kata ivan
"batuk lu van?" kata sela , sela juga erat memegang tangan ane , siska lalu melepaskan pelukannya , dan melihat tangan ane yang masih dipegang erat oleh sela
"cewe baru lu san?" kata siska melihat ane dan sela
"eehhhhhhh"kata ane , ane ga bisa ngomong
"kita temenan doang ko ka" kata sela senyumin siska
"ohhh , eh san ikut gw yu ,makan" kata siska
"ehh tapii , ,, " ane melihat sela , dia melepaskan tangan ane
"udah jalan aja san" kata sela senyum ke ane , ane menatap sela
"yaudah yu san" kata siska menarik tangan ane masuk ke mobilnya

Ane masuk ke mobil siska , ane melihat sela senyum ke arah ane , kenapa dia ga cemburu ya? apa dia memang anggap ane teman biasa? masih dalam pikiran yang kurang enak siska memacu mobilnya .

"san ko lu murung aja?" siska melihat ane diam sepanjang jalan
"ya gw kira cuma dikosan sis" kata ane
"memangnya kenapa?" kata siska
"ga enak sis temen temen gw ga diajak" kata ane
"yaah maaf dong san , balik lagi nih?" kata siska
"dah dah ga usah sis" kata ane

Tiba dilampu merah saat itu
"sann.." kata siska memegang tangan kanan ane
"kenapa sis?" kata ane
"sekarang kan caca sudah pergi..." kata siska , ane yang tadi menatap jendela jadi melihat siska
"gw mau dong ngisi kekosongan hati lu" kata siska
"gw mau nanya nih , lu tuh cantik , kaya , kenapa milih gw yang kaya gini? gw tuh cupu , jelek , dari keluarga ya bisa dibilang biasa"
"gw ga pentingin lu dari mana juga , gw tuh tulus sama lu ga tau kenapa san beneran" kata siska
"gw cuma malu aja sis" kata ane menatap siska
"kenapa musti malu ? gw sayang lu dari hati san bukan dari apa apa , gw suka sifat lu , gw suka semuanya, gw belum pernah nemu cowo kaya lu" kata siska
"tapi sis...'' kata ane
"apalagi san?gw kurang apa san? tolong jawab biar gw perbaiki" kata siska
"lu tuh kalau dilihat oleh cowo ya sempurna sis , cantik , kaya , pengertian ga ada yang kurang. tapi jujur gw belum bisa sis saat ini" kata ane
"ya gw ngerti san pasti masih inget caca kan?" kata siska
"eh tuh lampu udah ijo jalan dulu" kata ane ,

Sepanjang jalan kita terdiam cukup lama , pikiran ane agak kacau saat itu , mau pulang juga ga enak sama siska secara cukup jauh jakarta - tanggerang . dia ajak ane ke salah satu tempat makan seafood mewah dikawasan jakarta pusat . semua makanan siska yang memesan dan sangat banyak.
"banyak banget sis , gw mah nasi sama ikan lele aja dah" kata ane
"aduhh sayang jangan makan lele disini , gw tuh udah pesen kepiting , ikan gurame dan segala macemnya , tunggu aja makanannya ya" kata siska
"berapa semuanya?" kata ane
"ya ga sampe jual tanah san tenang aja " kata siska
"seriuss" kata ane
"iya serius deh , eh tadi siapa yang megang tangan lu" kata siska
"sela" kata ane
"cantik ya" kata siska , ane cuma mengangukan kepala
"kayanya punya rasa san sama lu" kata siska
"ah kata siapa?" kata ane
"beneran dah keliatan cewe yang suka sama engga , gw kan sama sela cewe san jadi tau " kata siska , ga lama makanan yang kami pesan datang , walau bertubuh kecil tapi siska makannya lebih banyak dari ane , sampe beberapa pesanan dia yang menghabiskan .

"haha banyak juga makan lu sis , padahal badan lu kecil" kata ane ketawa melihat dia makan
"yaa ga tau aja , gw mau gedein badan buat seseorang" kata siska
" baguss dehh" kata ane
"ya buat lu , biar semok kaya caca" kata siska
"dihh , jadilah diri sendiri ga boleh sama samain orang lain" kata ane
"ya ya sayangggku , abisin tuh makanannya" kata siska , masih ada kaki kepiting dimulutnya
"kenyang beneran dah sis" kata ane
"huuu dasar" kata siska

Setelah makan , siska membayar itu semua , dia ga kasih tunjuk ke ane bon makanannya dan membayar via debit . ah ga apa apa dah sekali sekali makan enak dibayarin juga pikir ane . kami pun balik lagi ke mobil siska

"lu mau balik jam berapa? , sekarang aja udah jam 9 sis" kata ane
"gw ga balik malam ini san , kita nginep aja yu dihotel" kata siska
"ih ga ah gw dikosan aja " kata ane
"yah lu mah gitu ,gw jauh jauh kesini mau deket sama lu walau semalam" kata siska
"tetep sis gw ga mau , kalau mau lu yang nginep dikosan sama anak anak cewe , tapi kita ga ada ac cuma kipas angin" kata ane , dia mikir sesaat
"oke deh yang penting sama lu ,tapi ga apa apa ?" kata siska
"tar gw yang ngomong sama anak anak cewe" kata ane
"yaudah kita beli makanan dulu , beli apa ya?" kata siska
"martabak aja" kata ane
"pizza aja san" kata siska
"jangan ntar mereka muntah muntah sis haha" kata ane
"yaudah deh martabak haha " kata siska

Kita pun balik ke kosan . mereka terlihat bermain kartu remi dikamar ane , kecuali sela ane ga lihat dia . ane cerita kalau siska ga bisa pulang karena kemalaman dan akan menginap semalam dikamar cewe . nur yuli sih ga masalah secara memang cukup besar kamar kosan ini.
"kita sih ga masalah san , tanyain aja ke sela coba" kata nur
"mana sela?" kata ane
"diatas kayanya" kata nur

Ane naek ke atas , dia sedang berdiri menghadap langit melihat bulan saat itu, bibirnya sedang senyum sangat cantik .

"hey lagi apa?" kata ane
"eh san , udah pulang?" kata sela
"udah sel , eh mau ngomong" kata ane
"iya ga apa apa ka siska malam ini tidur disini , aku sih ga masalah malah seneng nambah temen" kata sela ke ane , dia samperin ane dan memperbaiki kerah baju ane
"lu juga kuat imannya ya san , gw salut" kata sela
"asal tadi lu ga balik kekosan ini berarti kan lu sama dia dihotel" kata sela senyum ke ane
"gw seneng sel bisa deket sama lu , makasih ya" kata ane
"iya , yu turun main kartu lagi bareng" kata sela

Sampai tengah malam kita semua main kartu ketawa ketiwi bareng tanpa memegan ponsel sama sekali , disebelah kiri ane siska sebelah kanan ane sela mereka juga terlihat akrab , entah kenapa sela itu ane lihat begitu dewasa . setelah itu karena sudah jam 1 malam cewe cewe balik kekamar mereka . tinggal ane cecep ivan sedang tiduran dikasur .
"enak banget sih san jadi lu dideketin cewe? lu pakai susuk ya?" kata ivan
"hus jangan ngomong gitu van , si sandi memang punya aura" kata cecep
"padahal jelek mukanya " kata ivan,
"haha jelek geh laku" kata ane ketawa
"ah curang lu san" kata ivan
"gw juga mau berguru nih kalau kaya gini" kta ivan lagi
"jangan van , ada aja godaan kalau punya ilmu itu" kata ane
"eh diem.." kata ane , ane merasakan seperti ada yang akan datang
"kentut lu ya bego" kata ivan menutup hidungnya pakai kaus
"ih bukan lah " ane lalu terduduk .
"ada mbah si sandi dateng , gw bisa rasain" kata cecep ,

Benar saja datang mbah kut (jin ane bentuk kera) , dia duduk sila didepan ane
"saya diperintahkan bapak untuk menjaga dek sandi sampai mbah put bisa kembali" kata mbah kut
"mbah put bisa kembali lagi?" kata ane
"menurut aki buyut bisa" kata mbah kut
"seriusss mbah?" kata ane senang
"iya dek sandi" kata mbah kut
"asik dah , berapa lama ya?" kata ane
"mungkin beberapa bulan dek sandi" kata mbah kut ,
"baik deh kalau begitu , pasukan keluarga caca gimana mbah" kata ane
"mereka ada semua di perkarangan rumah dek sandi" kata mbah kut
"apa mau saya panggilkan?" kata mbah kut lagi
"tidak tidak mbah saya cuma bertanya" kata ane
"mbah panggil bro sandi aja hehe" kata ane lagi
"saya tidak diperbolehkan oleh bapak dek sandi " kata mbah kut
"yahh yaudah deh kalau gitu , tapi sandi aja jangan pake dek" kata ane
"baik sandi" kata mbah kut

Quote:
"weeii ngapain lu diem aja ? kesurupan lu?" kata ivan , menendang nendang badan ane
"diem van si sandi lagi ngomong sama mbahnya" kata cecep
"gw kira ngomong langsung cep" kata ivan
"ya bisa langsung dan bisa dalam hati" kata cecep

"nyai roo kesini" kata ane memanggil nyai , dia datang disebelah mbah kut
"nyai nanti berduaan dulu ya sama mbah kut , jangan selingkuhin mbah put yee" kata ane
"selingkuh apa bro sandi" kata nyai , mukanya ga kalah polosnya sama mbah put , macan kepo ini
"ya selingkuh itu jadi gimana ya , intinya sih berpaling hati , jadi nyai ro ini mau sama mbah kut sementara ada mbah put , ngerti ga nyai" kata ane ,
"tidak bro sandi" kata nyai ro
"aduhh , ya udah nanti aja lagi dijelaskannya ,ya teman teman sekarang boleh pergi dulu" kata ane
"baik bro sandi"
"baik sandi" merekapun menghilang

"woi jangan ganggu gw kalau lagi sama mbah gw van" kata ane kembali tiduran
"iya iya maaf , gw cuma takut aja lu kesurupan , nanti siapa yang nyembuhin" kata ivan
"ga tenang aja , setan yang takut sama gw hehe" kata ane
"yakin lo? pocong?" kata ivan
"hiiii amit" kata ane
"dah lah tidur" kata ane , ivanpun mematikan lampu .

Sebelum tidur ane memikirkan caca dan berharap caca ada disebelah ane "aku kangen kamu caca sayang mau ketemu" kata ane pelan ,lalu entah mengapa setelah ane menutup mata ane ada disebuah ruangan yang sangat mewah berwarna putih bersih seperti tempat resepsi pernikahan lengkap dengan makanan, tamu, hiasan bungan , dan juga kue pernikahan. mereka semua menatap ane dengan penuh senyum . ane melihat kearah kaca didinding ane memakai jas hitam dipadu dengan kemeja didalamnya sangat rapi penampilan ane seperti seorang mempelai pria , tiba tiba disebelah kiri ane datang seorang wanita yang memakai baju pernikahan dan ada kain yang menutupi mukanya seperti mempelai wanita rambutnya digerai panjang terlihat sangat anggun . kami berdua dituntun oleh 2 anak kecil diatas karpet merah maju ke atas pelaminan , tangan kanan wanita itu merangkul tangan sebelah kiri ane. sampai diatas pelaminan sana ane disuruh membuka kain penutup wajah wanita itu oleh anak kecil tadi . ane buka perlahan kain itu

Quote:"hay sayang" ucap suara wanita yang beberapa hari ini tidak ane dengar , CACA!!
"haa haa hay saa yaanng" kata ane agak terbata sangat kaget
"aku sayang sama kamu sandi, akhirnya aku bisa bertemu sama kamu" kata caca , matanya berlinang air mata , membasahin wajah cantiknya . dia sangat cantik!!! .
"jangan nangis sayang , aku juga sayang sama kamu , aku seneng banget bisa ketemu sama kamu" kata ane mengelap air matanya,tanpa sadar ane juga menangis saat itu , menangis sedih senang campur aduk bisa bertemu caca , caca senyum sama ane , senyuman yang sangat ane rindukan , senyuman itu yang sampai sekarang ane ingat!!!
"sayang walau ini bukan didunia nyata , tapi aku mau kita tetap menikah sayang , semua leluhurku datang" kata caca , lalu ane melihat sekitar
"ya sayang aku juga mau menikah dengan kamu" kata ane
"ambillah sesuatu dikantong sebelah kanan kamu sayang" kata caca , ane raba raba ada barang berubah cincin emas bertabur berlian , ane pakaikan itu dijari manisnya
'ini menandakan kita sudah menikah disini ya sayang" kata caca
"iya sayang, aku seneng banget , terimakasih ya sayang" kata ane .
"iya sayang aku juga seneng" kata caca
"sayang kapan kamu hadir lagi?" kata ane
"setiap kamu panggil aku , setiap kamu inget sama aku , dan setiap kamu menyayangi aku , aku bakalan selalu hadir didekat kamu , aku akan selalu memelukmu dalam tidur nyenyakmu . selamanya sayang sampai kita bertemu lagi dialam yang sama" kata caca , ane nangis sejadinya , mau dilihat oleh leluhur caca juga bodo amat , ane sangat terharu mendengar itu.
"cium aku sayang , nanti kita bertemu lagi" kata caca , ane memeluk caca , pelan pelan ane arahkan bibir ini ke bibirnya yang tipis itu

.......................

"WOIIII JANGAN CIUM GW , GW MASIH NORMAL" kata ivan berontak , posisinya ane peluk
"pake nangis lagi lo? kenapa lo" kata ivan
"aduhh lo ganggu gw aja van ahh, gw tuh mau cium caca bukan lo , gw ketemu caca van , gw nikah sama caca!" kata ane melepaskan pelukannya ,
"gila lo ya , mandi sono" kata ivan , ane melihat jendela sudah pagi




Lihat Semua Daftar Part Terbaru


Source : Kaskus

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Silahkan Berkomentar Dengan Sopan :)