Petualangan Anak Banten Part 40


Petualangan Anak Banten Part 40
( Back to School )

Ane ivan dan cecep pulang menaiki kereta paling pagi dari jakarta ke daerah ane ,sampai didaerah ane jam 11an , ivan dan cecep dijemput oleh saudaranya , ane naek ojeg menuju rumah .

"mah pah aku pulang!!" kata ane membuka pintu rumah
"bang 2 bulan kaga balik lu" kata nia
"kemana mamah papah?" kata ane
"kepasar kayanya" kata nia
"ohh yaudah" kata ane
ane buka pintu kamar ,
"bro sandi apa kabar?"
"MBAH PUT!!!" kata ane memeluk macan ane , badannya agak besar sekarang
"kangen sama mbah pu!" kata ane seneng banget
"eh ko mbah put badannya agak bengkak?" kata ane melihat mukanya
"bengkak apa bro sandi?"
"..." ane menepak kepala "aduh"
"maksud saya makin besar hehe" kata ane
"iya bro sandi saya diberi kekuatan oleh aki buyut supaya lebih kuat melindungi dek sandi" kata mbah put
"hehe makasih ya mbah " kata ane , dibelakang ane nyai ro dan mbah kut muncul , mereka terlihat senang melihat mbah put sudah kembali .
"ciee tuh nyai suaminya sudah sembuh tuh" kata ane senyum ke nyai , dia memperhatikan mbah put
"hahahahha cie tatap tatapan" kata ane ketawa aja keras , lucu sih mereka . eh pintu kamar ane dibuka
.....................
"bang kalau ngomong sama mbah mbah jangan keras keras ya , nanti ada teman teman nia mau kerja kelompok" kata nia
"memang kenapa sih" kata ane membaringkan badan ane dikasur
"ya nanti mereka takut kesini lagi bang pliss" kata nia duduk kasur sebelah ane
"ya ya , yaudah sono gw mau tidur" kata ane
"yahh bang baru juga ketemu , ngobrol dulu atuh" kata nia
"ya ya nanti aja gw cape , tutup pintunya" kata ane
"ya deh yaaa" kata nia , dia menutup pintu kamar ane
.........................
"mbah mbah dan nyai saya tidur dulu ya cape , mbah put dan nyai disini aja , mbah kut sama mbah sut aja gih jangan ganggu mereka" kata ane
"baik sandi, saya izin dulu" kata mbah kut kemudian menghilang
"eh mbah nyai jangan mesum ya belom nikah gaib hehe" kata ane
"apa itu mesum bro sandi?" kata mbah put
"heemmm , melakukan ........ ya sudah lah jangan dipikirin mbah saya tidur dulu ya" kata ane , ane memeluk mbah put dan nyai ro
"jangan kenapa kenapa lagi ya teman teman , saya udah tenang sekarang , seneng banget bisa utuh lagi hehe" kata ane senyum ke mereka
"baik bro sandi , maaf ketika itu saya kalah dalam pertarungan" kata mbah put
"udah ga usah dipikirin mbah , yang penting mbah sekarang sudah sembuh" kata ane
"tidur dulu ya dadah" kata ane , ane membuka pakaian ane yang tersisa cuma sempak lalu pake sarung sampe kepala
.............................

"trrrinnng trriiinnng trriinnnng" suara hp ane berbunyi ane mencari cari hp ane, ivan memanggil
"woi ngapain lu ganggu gw tidur" kata ane
"malem nongrong yo sama anak anak" kata ivan
"dimana?" kata ane
"biasa aja " kata ivan
"yaudah" kata ane mematikan hp .

ane lihat jam sudah pukul 3 sore , perut ane juga bunyi laperrr , mbah put dan nyai ro melihat ane bangun , ane senyum ke mereka "ikut yu kedapur" kata ane , mereka mengikuti . ane keluar kamar hanya dengan sarung yang dipakai sampai kekepala (kaya ronda) , karena kamar ane didepan dekat ruang tamu , ane kedapur melewati ruang keluarga , sampai ruang keluarga ada teman teman nia lagi mengerjakan tugasnya 5 orang termasuk nia cewe semua . ane sih santai jalan aja melewati mereka .

"woii bang misi atuh" kata nia
"miissiii" kata ane sudah sampai depan pintu dapur tanpa melihat mereka
"teellattt!!!" kata nia , di iringi ketawa kecil teman temannya

sampai dapur ane melihat meja makan ga ada makanan , ane cek ke lemari makanan juga tidak ada makanan sampai mie instan juga ga ada ,
"aduh mana laper" kata ane
"mbah beliin mie instan dong" kata ane
"mie instan apa bro sandi" kata mbah put
"beli ke emak warung depan bilang aja mie instant , eh tapi nyuruh nia aja deh mbah" kata ane
"baik bro sandi" kata mbah put

ane lalu mengambil susu dan menyeduhnya (ane ga suka kopi)
"niaaaa mamah belom pulang?" kata ane teriak masih didapur
"belom bang , kenapa bang?" kata nia , ane menuju ruang keluarga sambil minum susu
"gw laper nih" kata ane melihat nia ,
"bang ganti atuh jangan pake sarung gitu hii" kata nia , teman temannya ketawa kecil
"ya nanti gw ganti , beli mie geh ke warung gih , beli 10 nih buat temen temenmu juga" kata ane memberikan uang , nia mengambil uang ane
"makasih ya abangku sayang" kata nia
"yaudah sono jalan" kata ane
"ih bang , nia banyak tugas , lu aja geh yang beli" kata nia
"dihh males dasar , sini duitnya" kata ane
"gaaaa udah masuk dompet weee" kata nia menjulurkan lidahnya
"iya iya dah gw yang jalan tapi lu yang masak ya" kata ane
"siap bos" kata nia , mbah put ane lihat menuju ke arah depan , nih macan ada ada aja .

"mbah tungguin saya dongg!" kata ane , teman teman nia agak heran memandang ane
"ngomong sama siapa bang" kata salah satu temannya
"itu abang gw mah suka aneh memang hehe , sini sini" kata nia menarik ane ke dapur
"kenapa sih nia , nih mau jatuh susu gw" kata ane
"lu punya susu bang?" kata nia
"hus ngomongnya , nih susu yang digelas" kata ane
"bang jangan ngomong aneh aneh ih , ntar mereka tau" kata nia
"iya maaf keceplosan , abisnya si mbah put jalan duluan" kata ane
"iya iya yaudah jalan dulu bang" kata nia ,

kami kembali dari dapur , ane melewati mereka lagi , ane masih belum memperhatikan wajah teman teman nia ketika itu jadi sok cuek dan sok cool aja . berhubungan warung dari rumah ane ga jauh jadi ane ga ganti baju masih pakai sarung kewarung . diwarung itu ada emak emak sudah tua , dia tuh bisa lihat hal gaib dan juga sudah dekat dengan keluarga ane,

"ehh sandi udah pulang dari jakarta ya" kata emak warung
"iya mak , nih baru sampai" kata ane
"mbah put sudah sembuh ?" kata emak warung melihat mbah put dibelakang ane
"iya tuh udah sembuh " kata ane menunjuk mbah put
"ya soalnya emak dikasih papah kamu kalau mbah put sedang sekarat kemarin kemarin, makin gede ilmunya mbah put sepertinya makin besar badannya" kata emak warung
"iya mak , bukan gede ilmu mak banyak makan kayanya dia haha , macan kesayangan aku mak" kata ane
"eh tapi sekarang ada macan lagi, angun sekali jalannya , wanita ya" kata emak warung melihat nyai ro jalan kearah ane
"iya , calon bininya tuh" kata ane menunjuk nyai ro
"huss jangan ngomong gitu , nanti mereka marah" kata emak warung
"haha mereka mah ga bakalan marah mak , eh mak mie 10 bungkus ya" kata ane
"iya sandi" kata emak warung

sampai rumah ane memberikan mie instant pada nia , dia lalu memasaknya buat ane serta teman temannya . ane bercanda canda dilantai dapur dibawah meja makan dengan mbah put dan nyai ro , eh ga lama nia samperin ane membawa mie
"nih bang mienya , jangan becanda dibawah meja atuh" kata nia , dia menaruh mie dimeja makan
"abisnya kan nanti ketauan sama temen temen lu" kata ane
"ya nanti aja becandanya " kata nia jonggok melihat ane kebawah meja ,
"ihh bang keliatan tuh" kata nia , dia lalu berdiri lagi , ga terasa sarung ane tidak menutupi sempak ane
"eheheh sori " kata ane , ane keluar dari bawah meja dan berdiri ,
"mereka makan disini juga ya bang" kata nia membawa satu persatu mie yang sudah matang kemeja makan
"iya join aja" kata ane

nia memanggil teman temannya , ya meja makan ane ga gede gede banget tapi cukup lah buat 6 orang . ane masih memakai sarung sampai kepala . ane perhatian mereka sering melirik lirik ane . cantik cantik temannya nia ternyata ane jadi malu sendiri saat itu.
"eh sorry ya makannya cuma mie instan" kata ane
"ga apa apa ko bang" kata salah satu temen nia , ini nih yang paling cakep , ane senyum ke dia , dia bales senyum ke ane
"hayoo senyum senyuman" kata nia
"apa sih nia" kata ane
"abang nia lucu" kata cewe itu
"haha badut kali lucu" kata nia , mereka tertawa

setelah makan ane kembali kekamar ane , ane mendengarkan music sampai akan tertidur lagi eh ada yang bangunin ane .
"bang bang temen temen nia mau balik , salaman dulu" kata nia
"dah sih ga apa apa gw ngantuk" kata ane membalikan badan
"hiii bangun , ganti baju ah! " nia narik tangan ane ,
"iya iya , lu cerewet banget sih" kata ane memakai baju , ane cuek ganti baju depan dia soalnya ya udah biasa

setelah teman temannya nia pulang , nyokap dan bokap ane balik dari pasar , mereka kira ane pulangnya malam jadi mereka baru memasak sore itu . ane menceritakan semua pengalaman ane dengan mereka , mereka senang mendengar ane lulus prakerin dan mendapatkan banyak teman serta pengalaman . kata bokap ane mbah put bisa pulih berkat aki buyut serta memberikan lebih ilmu supaya bisa menjaga ane lebih baik jadi badannya agak besar sekarang bukan gendut ya , setelah makan malam bareng ane bersiap ketempat tongkrongan ane bersama teman teman sekolah . nyokap ane samperin ane
"kemana san?" kata nyokap
"main mah kangen temen temen" kata ane mengikatkan tali sepatu
"nia ajak gih , katanya kangen sama abangnya" kata nyokap
"ihh mah cowo semua" kata ane
"yaudah deh nanti mamah ngmong" kata nyokap ane
"yaudah dah mah bye muach" kata ane berlari kearah depan .

sampai tempat tongkrongan ane ya seperti biasa saling ledek saling hina dan bercanda canda kaya orang gila serta godain cewe cewe yang lewat walau tuh cewe lagi sama cowonya haha jadi keinget . sudah jam 10 malam ane pulang kerumah , ane buka pintu si nia masih duduk diruang tamu .
"bang lama banget sih pulangnya, bagian nia jalan aja jam 9 harus pulang" kata nia cemberut ,
"ya gimana lagi nia , ada perlu dikittt" kata ane duduk depan dia sambil membuka sepatu
"dapet salam loh" kata nia
"dari?" kata ane
"temen nia yang tadi senyum ke lu bang" kata nia , ane teringat sama cewe cakep tadi
"bener lu?" kata ane
"iya nih sms orangnya" kata nia menunjukan smsnya ,
"mana sini nomornya" kata ane
"huh bagian yang cakep aja langsung , ga kangen apa sama teh caca" kata nia
"ya kangen lah nia , ga usah ditanyain" kata ane
"bang pernah mimpiin teh caca ga?" kata nia
"pernah pas dijakarta" kata ane
"hayo mimpi apa?" kata nia
"nikah" kata ane , kemudian bangun menuju dapur
"seriuss bang" kata nia mengikuti ane dari belakang
"iyaa" kata ane
"terus terus" kata nia
"ihh mau tau aja , urusan orang gede" kata ane
"nia udah gede bang , bukan anak kecil lagi , sekarang juga kan udah kelas 1 smk" kata nia , dia tuh satu sekolah sama ane, kata nyokap bokap dijagain kalau disekolah lain nanti takut kenapa kenapa .
"iya iya , gw mau tidur dulu ngantuk" kata ane
"iyaa banggg besok bareng yaaaa" kata nia ,
"sipp bensin" kata ane
"huuuuu pelitt" kata nia

setelah dari dapur untuk minum ane kekamar untuk tidur , ane setel musik sampai ane ketiduran . eh baru aja masuk alam mimpi ane dibangunin nia
"bang baanngg nia takut sendirian dikamar" kata nia
"ihh sono sama mamah" kata ane
"kata mamah sama lu aja bang sandiiii ih" kata nia
"ya ya tapi sonoan jangan deket deket gw" kata ane , dia lalu tidur disebelah ane membelakangi ane , ane tendang tendang pantatnya
"woii awas jangan kentut!!" kata ane
"ihhh bang ahh ngantuk" kata nia , nia lalu tidur menghadap ke arah ane . ane perhatian mukanya memang cakep badannya juga bagus , ya moga aja nia masa depannya cerah , ane berdoa saat itu (awas melayang lu) , lalu ane tidur
.....................................................
"trriinnnngggggggggggggggggg" alarm dihp ane berbunyi , ane buka mata didepan ane nia lagi meluk gw,jadi posisinya tangan dan kakinya merangkul ane
"aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa" ane kaget , pintu kamar ane terbuka , nyokap ane membuka jendela
"kenapa sandi? kaya lihat setan aja" kata nyokap , nia belum bangun , tapi ane melepaskan rangkulannya
"tuh mah si nia meluk meluk kaya apa aja" kata ane
"ya namanya adek sandi , kangen sama abangnya" kata nyokap ane membangunkan nia
"niaa sayang bangun udah siang" kata nyokap ane , nia bangun .
"gw dulu yang mandi" kata ane bangun dari tempat tidur
"ihhh bang , nia dulu" , dia langsung lari keluar kamar
"hahaha anak anak mamah nih lucu" kata nyokap ane
"ah lucu dari mana" kata ane

ane berangkat bareng nia kesekolah naik motor , kebetulan ini masuk pertama ane ketika naik ke kelas 3 jadi anak kelas 1 belum ane kenal. sampai parkiran nia masih nungguin gw naruh helm.
"kenape lu nungguin gw?" kata ane
"ih bareng atuh bang" kata nia
"tau ga temen temen nia ko pada fans sama lu ya bang" kata nia
"udah ah males urusin orang" kata ane

eh dari arah belakang ada yang memukul muka ane , tepat dipipi ane , dibelakang nih orang ada jin berupa genderuwo yang hitam pekat matanya merah
"woi lu ko bonceng cewe gw!'' kata tuh cowo , ane balik badan ditahan oleh badan nia
"bego banget sih ini tuh abang kandung gw!" kata nia ,
"eh bang sori bang sori gw ga tau" kata tuh cowo


Maaf atas ketidak nyamanannya karena adik ane ga diceritain dari awal karena baru mau dibujuk hari ini , tadinya sampai part sahabat ane mau vakum tapi setelah dia mau makanya ane lanjutkan




Lihat Semua Daftar Part Terbaru


Source : Kaskus

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Silahkan Berkomentar Dengan Sopan :)