Petualangan Anak Banten Part 42


Petualangan Anak Banten Part 42
( Lagi dan Lagi )

Dari arah parkiran belakang ada mobil berhenti dekat motor ane , kaca mobilnya diturunkan ternyata si riski
"nia kalau buru buru mau bareng ga ?,dianterin nih?" kata riski , ko tiba tiba riski dateng? apa cuma kebetulan? pikir ane
"lu mau buru buru nia?" kata ane , nia mengelengkan kepalanya

"apa sih ki , dah sana pergi , gw sama abang gw!" kata nia
"yaudah kalau ga mau , selamat panas panasan ya" kata riski lalu pergi , sombong banget ini anak sumpah , iya sih yang bawa mobil
"lu ga apa apa?" kata ane
"ga bang beneran aja" kata nia
"berarti kemarin kemarin sama dia pulangnya?" kata ane
"iyaa bang , cuma 2 minggu ko pacaranya juga" kata nia menunduk
"nia nanti kalau pilih cowo itu yang bener geh , orang kaya gitu ko dipacarin" kata ane
"iya maaff" kata nia .

Eh kebetulan ada elsa menghampiri ane dan nia bawa motor ,
"nia gw langsung kerumah lu aja deh males balik " kata elsa memberhentikan motornya
"eh sa , nia bareng ya ini motor kk kempes" kata ane
"ih bang ga apa apa kita jalan aja ke depan deket ko tambal ban" kata nia
"ah nanti lu item aja lah , dah sono sama elsa" kata ane
"ga apa apa bang?" kata nia
"iya ga apa apa nanti ketemu juga dirumah heee" kata ane
"iya nia duluan ya bang , hati hati!" kata nia , nia dibonceng elsa
"hati hati sa bawa motornya!" kata ane ke elsa
"siap ka" kata elsa

Mereka lalu meninggalkan ane , ane duduk sebentar di kursi panjang diparkiran itu . ada ivan lewat membonceng cewe .

"woiii tunggu!" kata ane teriak , ivan berenti , ane samperin
"ngapa sih lu ga seneng lihat gw bawa cewe? , ada aja halangan san san" kata ivan geleng geleng kepala
"sorry van , gw cuma mau kasih tau nih , besok gw kayanya mau hajar orang" kata ane
"siapa? bocah tadi?" kata ivan
"ga tau , ada yang kempesin ban motor gw" kata ane
"wah sialan , yaudah tenang aja kita lihat besok san" kata ivan
"sip makasih nih" kata ane senyum ke ivan dan cewenya
"weii jangan senyum senyum ke cewe ini nanti suka sama lu" kata ivan
"hahah tenang aja van , ga akan gw rusak hubungan lo , dah sono cabut" kata ane
"lu ga apa apa sendirian? dah gini aja gw temenin lo ntar ditambal ban" kata ivan
"yaudah makasih nih , tunggu aja disana gw dorong dulu" kata ane

Ane mendorong motor ane , ane lihat beberapa anak kelas satu digerbang sekolah itu seperti senang melihat ane , ane sih bodo amat lah kalau belum ada bukti ane belum mau bertindak . sampai tambal ban ya ga begitu jauh dari sekolah , disana ada ivan dan cewenya lagi duduk dekat es kelapa .

Quote:
"mbah puttt ini tambal ban" kata ane menunjukan tukang tambal ban
"baik bro sandi , orang ini tambal ban" kata mbah put
"bukan orangnya mbah tapi pekerjaannya" kata ane menepok jidat , ane lihat mbah memperhatikan bapak bapak itu yang sedang memberikan angin diban ane
"kenapa mbah?" kata ane
"orang tambal ban ini memberikan angin pada ban bro sandi" kata mbah put
"iya memang mbah" kata ane kembali menepuk jidat
"woiii gila lu ya nepokin jidat sendiri?" kata ivan
"kaga haha" kata ane

Kata kang tambal ban sih ga ada paku dan benda tajam lainnya berarti fix ini ban ane dikempesin , setelah itu ane balik ke rumah . ada teman teman nia diruang tamu karena diruang keluarga nyokap ane lagi nonton tv . ane yang memang cape banget saat itu jadi cuek aja ga sapa sama sekali langsung masuk kamar dan tiduran . lagi tiduran telepon ane bunyi "SELA" , ane langsung angkat tuh telepon , tiduran miring membelakangi pintu.

"haaloooo sandii" terdengar suara ceria sela
"halo juga sel , gimana kabar lu?" kata ane
"baik san , lu gimana?" kata sela
"baik jga sel , kabar si soni gimana? hayo jangan macem macem ya dikosan hehe" kata ane
"iya tenang aja san, kan gw sekarang ga pernah pakai pakaian yang terbuka lagi semenjak dikasih tau lu sandi , soni baik ko " kata sela
"ohhh bagus deeh kalau semua baik baik aja" kata ane
"gw kangen sama lu san , main geh ke jakarta 2 minggu lagi nih pulang" kata sela
"ya gw juga kangen sel , tapi gw udah sekolah sel" kata ane
"gimana lu aja sama soni kesini? hari minggu ya!" kata ane
"bisa juga sih , nanti deh gw tanyain soni" kata sela
"malam minggu juga ga apa apa sel , naik kereta terakhir , nginep dirumah gw" kata ane
"siap sandii , semangat banget hehe" kata sela
"iya semangat gw kalau ketemu lu sel" kata ane
"hehe makasih ya san" kata sel

Dari arah belakang ane ,
"eheemm eheeemm pacar baru nih" suara nia mengagetkan ane
"ih lu mau tau aja " kata ane
"cieee cewe yang mana lagi sih banyak amat" kata nia duduk disamping ane
"dah dah sana gw lagi teleponan" kata ane
"ga mau kemana kemana nia mau dengerin" kata nia
"seraahhh" kata ane

"haloo sel" kata ane . "tuuuttt tuuuutt tuuutt" teleponnya mati
"ahh niaaaaaaaaaa ini teleponnya dimatiin aja lah!" kata ane
"telepon balik atuh" kata nia
"ga ada pulcaaaa!" kata ane lalu bangun keluar kamar
"kemana sih bang?" kata nia
"makan" kata ane , ane melewati teman teman nia ,
"permisi adik adiku" kata ane senyum
"hahah kaka bisa aja nih" kata elsa
"makan dulu ya , ada yang mau ga?" kata ane
"iya ka duluan aja" kata elsa , duh imutnya nih cewe

Sampai dapur ane makan yang ada disana , selesai makan ane ke perkarangan belakang rumah . ada kepala pasukan jin caca (macan besar) dibelakangnya berbaris rapih jin jin nya . ane samperin tuh macan besar
"mbah pasukan ini tidak kembali ke keluarga caca?" kata ane
"pada siapa dek sandi? , tidak ada lagi yang bisa kami ikuti" kata mbah macan
"kan ada saudara caca ,kiki ? kata ane
"dia masih belum bisa dek sandi ," kata mbah macan itu
"kalau ada apa apa mbah bisa bantu saya?" kata ane
"dengan senang hati saya membantu dek sandi" kata mbah macan

"kaa banyak amat peliharaannya" suara elsa mengagetkan ane
"eh sa , eh duh ko kamu kesini" kata ane gugup .elsa yang ada didekat ane maju sedikit ke mbah macan , eh taunya pasukan jin keluarga caca semuanya membungkukan badan pada elsa .
"eh ka mereka kenapa , ?" kata elsa
"mbah ada apa?" kata ane
"wanita ini mempunyai hubungan darah dengan keluarga besar dek caca , " kata mbah macan
"haaah yang bener?" kata ane melihat elsa
"kamu kenal Alm caca?" kata ane lagi
"engga ka , memang kenapa?" kata elsa bingung
"beliau mempunya keturunan yang sama ,tapi belum tentu dia kenal dengan dek caca" kata mbah macan , ane cuma geleng geleng kepala , pantesan aja nyai ro suka dengan aura elsa , memang keluarga caca sakti sakti.
"terus mbah macan mau ikutin elsa? ini namanya elsa mbah" kata ane
"sepertinya dek elsa belum siap juga" kata mbah macan
"yaudah sementara sama saya dulu ya mbah macan besar" kata ane .
"diikutin?" kata elsa tambah bingung melihat ane
"ya nanti aku ceritain sama elsa ya" kata ane

Kami pun kembali ke dapur , ane ceritakan semua pengalaman ane dengan caca dan keluarga ane . nia yang gabung sama kami juga ikut menceritakannya . ya walau nia agak ga suka terbongkar rahasia keluarga tapi menurut ane elsa perlu tahu . setelah menceritakan itu elsa terdiam

"papah aku memang pernah bilang kalau saudara sepupunya meninggal " kata elsa
"mungkin itu papahnya teh caca" kata elsa lagi
"aku kan pindahan ka dari ********" kata elsa
"ohh pantesan baru ya disini" kata ane
"iya baru kelas 1 smk pindahnya sih ka" kata elsa
"sa yu tugas lagi" kata nia menarik tangannya
"iya deh , dah dulu ya ka san" kata elsa

Ane sehabis itu mencerikan elsa pada nyokap ane dan nonton tv berdua . sudah agak sore teman teman mau nia pulang dan bersalaman dengan nyokap ane dan ane

"kalau main kesini aja ya semuanya" kata nyokap ane senyum
"iya tante tenang aja nyaman disini" kata elsa senyum
"senyuman kamu mirip sama calon menantu tante dulu elsa" kata nyokap ane
"ehh mah jangan disama samain atuh" kata ane
"ga apa apa ka , aku malah seneng" kata elsa ,

...............................

Ane yang lagi nonton dipanggil sama nyokap ane , disana ada nia

"kenapa mah?" kata ane
"elsa bisa lihat juga? kata sandi dia punya keturunan yang sama dengan caca" kata nyokap ane
"iya mah , ga tau juga sih" kata ane
"ya mamah berharap aja sandi " kata nyokap ane
"berharap apaan mah?" kata ane
"engga engga deh , eh sandi kamu tuh jadi kk harus perhatian sama adiknya" kata nyokap ane
"ih mah aku kan perhatian sama nia , iya kan nia sayangggg" kata ane senyum kecut
"tuuhhh kan maahhh" kata nia menunjuk ane
"sandii jaga dong adiknya , kalau ada apa apa harus saling bantu , mamah ga suka kalau kalian berantem terus seperti masih kecil . sekarang kan udah gede sandi" kata nyokap ane
"iyaaa mamahku sayang" kata ane , ane lihat nia menjulurkan lidahnya "weeeee" pada ane
"ini juga nia , nia harus nurut sama abang sendiri , kata sandi kamu pacaran sama orang ga bener ya?" kata nyokap ane , ane yang kemudian menjulurkan lidah "weeeeeeeeeeeeeeee" pada nia
"ihh engga mah" kata nia
"tadi abangmu cerita" kata nyokap ane
"iya mah maaf" kata nia menunduk ,
"jangan pacaran dulu , belajar yang pinter" kata nyokap ane
"iya mah engga , kan sekarang kalau disekolah aku samarin pacaran sama bang sandi hehe" kata nia
"tuh mah dia mulai error otaknya" kata ane
"yahh bener atuh sandi kata nia , biar ga dideketin cowo , namanya juga pura pura" kata nyokap ane , duh nyokap ane terlalu manjain si nia peace
"iya iya mah gimana mamah aja deehh" kata ane
"oh ya tolong belikan sabun dan segala macem buat mandi ya , habis mamah lupa" kata nyokap ane
"yaaahhhh maaah capeee" kata ane
"suruh mbah put aja" kata nyokap ane
"iya mah nanti ada odol sama sabun melayang" kata ane , mereka tertawa
"nih udah sana beli ke indom*rt" kata nyokap
"ikut ya bang" kata nia
"gaaaaaaa" kata ane lalu lari kedepan dan tancap gas ,kalau bawa si nia nanti repot cewe lama belanjanya

Sampai depan indom*rt deket rumah ane masuk dan membeli beberapa peralatan mandi ,

Quote:
"nihh odol" kata ane ke mbah put dan nyai ro
"nih sabun" kata ane ke mbah put dan nyai ro
"nihhh sikat gigi!!" kata ane ke mbah put dan nyai ro

Mereka hanya mengangguk anggukan kepalanya (kalau bisa lihat sih lucu banget) ,

"ada apa ya ka?" kata pelayan disana
"eh teh maaf tadi .... ehh ada macan dipikiran saya hehe" kata ane
"ohhaha oke deh ka" kata pelayan itu meninggalkan kami
"lucuuuuu" kata ane melihat mereka senyum senyum


Setelah membayar ane keluar dari sana , ada mobil didepan indim*rt berhenti mendadak , turun tuh 2 orang cowo cewe yang sangat sangat tidak asing bagi ane ,"kenapa sih ada mereka" kata ane dalam hati . mereka terlibat adu bacot . baru aja ane mau masuk lagi ke dalam indom*rt tuh si cewe lihat ane dan lari ke arah ane serta memeluk ane . "aduh" kata ane dalem hati dan menepok jidat!

"sandi tolong , andi kasar banget sama gw" kata siska menangis dipelukan ane
"anj*ng lo ya , pake meluk si bangs*d!!! ," kata andi
"wei sabar dong bro sama cewe!!!" kata ane




Lihat Semua Daftar Part Terbaru


Source : Kaskus

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Silahkan Berkomentar Dengan Sopan :)