Petualangan Anak Banten Part 49
( Perang Gaib )
( Perang Gaib )
Lemas , ya badan ane sangat lemas bukan cuma karena dimasukin aki buyut tapi mendengar kata "SAUDARA" dari aki hitam itu dan aki ane , napas ane ngos ngosan , badan ane gemeteran , mata ane kunang kunang serta kepala ane pusing . ane merebahkan badan ane . ane lihat soni maju kesebelah aki buyut , ane begitu kaget akan omongan itu. sela ada disebelah ane
"sel gw pusing" kata ane
"kenapa san, ko lu pucet banget" kata sela
"kuat geh san kuat , apapun yang terjadi jangan tidur!" kata sela , titikan air matanya membasahi pipi ane
"he he he , gw ga bakalan mati dulu sel" kata ane
"gw ,,, gw sayang sama lu sandi , gw cinta sama lu" kata sela
"lu kan pacarnya soni" kata ane
"gw lebih milih lu entah kenapa san " kata sela
"maafin gw buat semuanya san" kata sela ,, pertama kali ane lihat sela menangis seperti itu , tangisan tulus
"ga sel , gw gamau punya musuh lagi , lagi pula gw udah maafin lu " kata ane ,
"gw PHP sama lu san !" kata sela
"shhhhiiitttt nanti soni dengar gw gamau" kata ane
"soni tau kalau gw sayang sama lu , gw tau kemudian hari nanti kita pasti bertemu lagi" kata sela senyum sambil menangis
"makasih ya sela , nia pasti seneng punya teteh ipar cantik kaya lu ahahahhaha" kata ane tertawa , padahal lagi pusing kepala
"iya sandi sayang , kamu tiduran dulu" kata sela , mbah put ane lihat disebelah sela
Quote:
"heii mbah put jagoanku , sini" kata ane
"baik bro sandi" kata mbah put
"sini sini , mau usap usap badan mbah" kata mbah put kemudian tiduran disamping ane
"kalau saya mati duluan gimana mbah?" kata ane
"lebih baik saya yang mati bro sandi , saya akan lebih menjaga bro sandi kalau seperti itu" kata mbah put
"tapi saya manusia mbah , saya bisa mati" kata ane
"mati lah dalam tenang bro sandi tapi nanti ketika bro sandi sudah menua , saya senantiasa menemani bro sandi sepanjang hidup bro sandi , saya tidak akan mau melihat bro sandi mati karena pertarungan" kata mbah put
"hehe makasih ya mbah , mbah tau ga , saya sayang banget sama mbah , biar lah mbah tidak tau sayang tapi saya tau mbah merasakannya" ane memeluk mbah put , mbah macan putih ane , pelukan ane ga sampai bisa mempertemukan kedua tangan ane karena badannya besar .
"saya juga sayang bro sandi" kata mbah put
"tuh mbah tau sayang?" kata ane
"saya merasakannya bro sandi" kata mbah put senyum , ane seneng banget .
"masuk kebadan saya mbah" kata ane
"bro sandi masih lemas , saya tidak mau bro sandi kenapa kenapa" kata mbah put
"ga apa apa mbah , masuk saya mau buat perhitungan sama mereka" kata ane
"bro sandi yakin?" kata mbah put
"saya yakin mbah , selama kita bersama , saya yakin kita bisa lalui ini semua" kata ane
"baik bro sandi , bro sandi memang beda dengan siapapun , hati bro sandi tulus pada saya" kata mbah put
"hehe iaaa mbah put , kan udah dibilang sayang ehehehe" kata ane senyum , mbah put tersenyum kemudian masuk kebadan ane
Ane berdiri , tangan ane dipegang sela
"san lu yakin?" kata sela
"gw yakin sel" kata ane, melepaskan tangannya
"hati hati" kata sela
"hehe iya sel, nanti lu bakalan lihat siapa yang menang" kata ane
"kalau mereka yang menang?" kata sela
"ga akan" kata ane maju
Soni disebelah kiri , aki buyut ditengah , ane disebelah kanan , belakang ane penuh jin putih begitupun belakang andi penuh dengan jin hitam . kami saling bertatapan saat itu . dalam hening ane memejamkan mata
Quote:
"caca sayang , inilah yang menentukan apakah aku atau andi yang akan mati" kata ane , , , , terdengar suara
"tidak sayang , tidak ada yang mati kali ini . aku mohon sama kamu , kamu harus kuat" suara itu pelan tapi terdengar oleh ane "caca"
"iya sayang , aku sayang kamu" kata ane membuka mata . tapi masih ada bisikan ditelinga ane
"aku juga sayang kamu sandi" suara caca terdengar ditelinga kanan ane
"ahahah gimana sandi? kaget ya TERNYATA KITA SAUDARA?" kata andi
"huuuuuhhhh" ane mengeluarkan napas panjang
"cukup di , lu tau kita saudara tapi kenapa lu terus terror keluarga gw?" kata ane
"tanyain sama aki buyut lu! , kenapa pertengaran masih berlanjut!" kata andi ,
Quote:
"memang ada apa ki?" kata ane
"dulu saya yang membunuh saudara kembar saya " kata aki
"loh ko bisa?" kata ane
"dia terlalu jahat pada orang orang san , ilmu yang digunakan olehnya membuat semua orang takut , bukan hanya kepada dia orang orang tidak suka tetapi pada saya juga selaku saudara kembarnya padahal saya memakai ilmu untuk kebaikan" kata aki buyut
"lalu sekarang kita bagaimana menghadapi mereka ki?" kata ane
"tenang , kita bisa menghadapi mereka dengan tenang" kata aki buyut
"saya takut nia kenapa kenapa ki" kata ane
"iya sandi tenang saja" kata aki buyut
"kamu tidak boleh mengeluarkan mbah put dari badanmu untuk saat ini, sampai ini selesai baru dikeluarkan bila kamu keluarkan nyawamu akan terancam" kata aki buyut
"baik aki" kata ane
Aki hitam maju ketengah tengah , soni maju dengan jin cewe nya
"son mau apa sih!" kata ane
"dah gw mau ancurin ini" kata soni. dia mengambil kalung yang tadi dipakai oleh nia dan mengepalnya .
"serang nyai" kata soni ke jin cewenya itu .
Jin itu jalan beberapa langkah, tapi "buuuusssshhhhh" aki hitam itu mengangkat tongkatnya dan menusuk jin cewe milik soni serta membakarnya sampai gosong. ane berpikir jin terkuat soni begitu gampang dihancurkan oleh aki hitam
"nyaaiii!!" soni teriak ane menghampiri soni ,
"balik balik kebelakang aki" kata ane, soni terlihat sangat sedih
"temen gw san , temen gw !" kata soni, ane melihat jin cewe itu sudah menjadi debu
"kekuatan aki hitam itu sangat kuat, san jangan biarkan temen temen lu mendekat!" kata soni, ane cuma mengangukan kepala, ane lihat dari arah rumah, teman teman sekampung ane yang tadi lari kearah kami beserta elsa.
"san ada apa? itu ,, ituu pasti aki aki hitam dan saudranya aki putih yang pernah diceritakan kakek gw" kata niko melihat aki hitam
"memang ada apa bang , aki putih itu aki buyut gw , dan aki hitam itu aki buyut si andi" kata ane
"ya san , gw itu tau kalau aki buyut lu yang putih , tapi untuk yang hitam gw baru tau mempunyai keturunan si andi itu" kata niko
"kalau begini kami tidak bisa membantu san, karena kekuatanya berbeda" kata niko, segitu niko yang paling tangguh tapi tidak berani
"iya bang ga apa apa ,kalian ga usah maju" kata ane
"iya san, semoga lu menang, nanti bila aki hitam udah kalah, kami akan maju" kata niko
"iya bang, titip sela dan soni" kata ane, eh elsa samperin ane
"ka sandi, jangan mau kalah sama tuh aki hitam" kata elsa memeluk ane
"ka aku sayang sama ka sandi" kata elsa
"eh elsa masih kecil sayang sayangan hehe" kata ane
"iya ka, beneran" kata elsa ,
"kan aku yang ajarin mbah put kasih sayang sama nyai ro" kata elsa senyum
"ehhhh kamu.....?" kata ane tapi omongan ane dipotong
"woiii sini bego pacaran mulu!" kata andi
"ntar aja deh ngobrolnya sa ya" kata ane kemudian berada disebelah aki buyut lagi
"aki jadi bagaimana ini?" kata ane
"saya akan melawan saudara kembar saya, sandi lawan andi dengan tenang" kata aki buyut
"baik ki" kata ane
"mulai!!" kata aki
Aki buyut ane maju ke arah aki hitam kemudian beradu tongkat "TRAAANNNNGG!!" padahal ane kira itu kayu ternyata besi. ane lihat aki ane sangat tenang melawan hitamnya si aki hitam, kalau dipikir pikir kasihan juga aki aki berantem. lagi asik nonton aki buyut ane disamperin andi dan memukul wajah ane sampai terjatuh .
"itu pukulan buat lo yang udah perawanin siska!" kata andi ,
"woi bukan gw yang perawanin!" kata ane
"setan! ngapain gw percaya sama lo!" kata andi , andi berusaha menendang ane tapi ane mengelak . ane bangun lalu memukul wajah andi , tapi dia tidak jatuh . badannya pun keras , tangan ane yang sakit
"hahahaha gimana? hebat kan kekuatan gw?" kata andi
"dia memasukan beberapa jin hebat kebadannya san!" kata soni teriak . ane lihat kebelakang mereka ada cukup jauh dari ane , syukurlah
"bro sandi kita cuma berdua apa harus ada mbah kut dan sut yang masuk juga?" kata mbah put
"tidak usah , kita bisa walau berdua , yakin dengan kekuatan diri sendiri!" kata ane dalam hati .
Andi lari kearah ane , ane memasang kuda kuda sambil memejamkan mata mengumpulkan semua kekuatan putih yang pernah aki buyut kasih , kekuatan itu mengalir layaknya air dan sangat sejuk digumpalan tangan kanan ane .
"gw bunuh lo!!" kata andi suaranya sangat jelas ditelinga ane berarti dia sangat dekat
"sekarang!" ucap mbah put
Ane membuka mata , tepat beberapa centimeter lagi mungkin tinju andi mengenai wajah ane tapi dengan cepat ane menunduk dan meninju perut andi .
"aaaaaaaaaaaaaa sadar lu di!!!" kata ane teriak , kekuatan putih itu berbeda dari sebelumnya dan sangat kuat karena ane yakin. andi terlempar beberapa meter sampai badannya mengenai pohon kelapa dipinggir lapangan. ane lihat dia memuntahkan darah dan batuk
"ohokk ohokkkk" andi tersungkur, dari arah belakang ane merasakan hawa panas, ane menoleh kebelakang aki hitam ada dibelakang ane di ringi teriakan aki buyut ane "JANGAAN!!!!!!!!!!" aki buyut ane teriak. setelah itu yang ane rasakan ane terlempar beberapa meter juga, dan gelap beberapa saat .
"bro sandi bangun!!" suara mbah put , semua gelap
"mbah dimana?" kata ane
"dihati bro sandi, bro sandi bangun!" kata mbah put, ane tersadar, ane lihat samping ane ada andi yang masih batuk batuk darah, ternyata ane juga terlempar sampai pohon kelapa yang ada disebelah andi,
"aduhhh" kata ane, ane pegang kepala ane keluar darah tapi selain kepala yang sakit, ane tidak merasakan sakit apapun disekujur tubuh ane karena masih ada mbah put didalam
"bertahan bro sandi" kata mbah put dalam hati
"kenapa kepala saya berdarah mbah?" kata ane
"itu serangan dari aki hitam, saya tidak bisa menahannya bro sandi maafkan saya" kata mbah put
"ABANG SANDI!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!" nia teriak dari tengah lapangan, sadar dan engga sadar badan ane bergerak sendiri untuk bangun.
Ane melihat ditengah lapangan semua jin pasukan ane putih dan andi hitam bertarung. nia masih di arahkan pisau oleh riski, sementara aki buyut ane dan aki hitam masih bertarung hebat, yang mendekati mereka jin apapun terlempar oleh dasyatnya ilmu yang mereka miliki "waw" ane berbicara pelan ,
"apakah ini yang namanya perang gaib yang sesungguhnya?" ane berbicara dalam hati
Jangan tegang tegang bacanya hayoooo
Lihat Semua Daftar Part Terbaru
Source : Kaskus

Silahkan Berkomentar Dengan Sopan :)