Petualangan Anak Banten Part 50
( Final Chapter 2 : Tertutup )
( Final Chapter 2 : Tertutup )
"apakah ini yang namanya perang gaib yang sesungguhnya? " ane berbicara dalam hati
Ane melihat andi seperti sudah tidak berdaya ,darah terus keluar dari mulutnya yang terbatuk batuk ane mendekatinya
"di sudahi semua ini" kata ane duduk disebelah dia , andi menatap ane , dia lalu ingin memukul muka ane tapi ane menghindar
"lu kenapa sih di , lu tau kalau kita saudara walau jauh tapi kenapa lu tetep aja jahat sama gw" kata ane , andi yang tadi duduk sekarang tiduran
"haa haaa , lu enak" kata andi
"enak gimana?" kata ane
"lu mewarisi semuanya tanpa belajar , sedangkan gw harus berjuang" kata andi
"gw juga belajar di!" kata ane
"pasukan lu? apa semuanya itu lu dapat dari cara belajar?" kata andi , ane terdiam , memang semua pasukan itu kan dari keluarga caca yang diberikan sama ane , tapi nanti mungkin ane kembalikan
"gw iri sama kehidupan lu , gw iri sama semua yang lu dapat!" kata andi
"gw juga baru tahu kemarin kemarin bahwa kita ada ikatan saudara dari aki buyut gw" kata andi
"dia tiba tiba datang ke mimpi gw ,katanya mau bantu balas dendam dengan saudaranya yang ternyata aki buyut lu hah ahaha jadi ini sepertinya bukan sebuah kebetulan tapi warisan! hahaha" kata andi tertawa
"sumpah gw juga kaget , tapi gw mau bantu aki gw , gw mau keturunan dari aki lu habis!" kata andi seraya ingin bangun tapi tidak bisa ,
"sampai kapanpun gw ga akan biarin itu semua" kata ane
"terus? jadinya gimana? sekarang mendingan lu bunuh gw dari pada gw yang bunuh lu!" kata andi ,
"hari ini ga akan ada yang mati di" kata ane
"gw mau semuanya selamat termasuk aki buyut kita" kata ane melihat mereka masih bertarung
"hahahaha bilang aja lu ga berani bunuh gw!" kata andi
"gw ga akan bunuh saudara gw sendiri" kata ane menatap tajam mata andi ,
"tolong di hentikan ini semua" kata ane lagi ,
"ga , ga akan gw hentinkan , ini baru dimulai!" kata andi
"sandi , tenangkan pikiranmu , sekarang konsenterasikan semua kekuatanmu ditangan kananmu" ada suara yang mengema ditelinga ane , suara aki buyut
"baik ki" kata ane dalam hati ,
Ane kemudian bersandar memejamkan mata dibawah pohon kelapa sementara andi masih tiduran ditanah . ane merasakan pergerakan ditelapak tangan ane sangat dingin
"sekarang sandi tempelkan itu didada andi" kata aki buyut , ane membuka mata , padahal dari jauh aki buyut ane masih bertarung
Ane tempelkan telapak tangan ane ke dada andi , andi teriak
"aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa, sakit bego lu apain gw!" kata andi bagi yang bisa melihat ada cahaya putih ditangan ane
"tenang di" kata ane,
"annjj*ng lu apain gw!!!" kata andi , andi kemudian mengambil sesuatu dari sepatunya ternyata pisau kecil , dia mengarahkan ke paha kanan ane "sreeeeekkkk" mata pisaunya masuk kedaging paha ane
"anjrittt di lu kenapa nusuk gw!" kata ane
"lepasin tangan lo! badan gw ga bisa gerak! sakit beggoo!!!!!!!!!!!" kata andi , semakin lama cahaya putih yang ada ditangan ane semakin terang ! , ane tarik keluar beberapa jin besar yang sudah bersemayang dibadan andi . ada 3 jin yang rupanya seperti big boss Alm bokap caca .
"pergi kalian! , jangan kembali lagi!" teriak ane
"mbah sut mbah kut !!!!!!!!" ane teriak , mereka datang
"serang jin jin itu" kata ane
"baik sandi" kata mereka menyerang jin jin hitam itu .
Ane melihat kearah andi , dia terlihat sangat pucat , ane lepaskan pisau yang menempel dipaha ane , tapi ane tidak merasakan apa apa kecuali darah yang mengalir . ane menjadi lemas
"bertahanlah bro sandi" kata mbah put
"saya sangat lemas mbah" kata ane
Dari kejauhan sekilas aki buyut ane dan andi sudah menghilang ane tidak bisa melihatnya , para jin disana pun sudah banyak yang mati dilapangan itu .disisi lain sela dari jauh lari kearah ane , sementara riski ane melihat dia mengarahkan pisau ke nia , tepat mengenai lengan sebelah kiri , kemudian riski terjatuh begitupun dengan nia ,
"NIAA!!!!" ane teriak ,
Lalu mbah put dikeluarkan paksa dari badan ane oleh salah satu jin yang keluar dari tubuh andi, suasana jadi begitu gelap, semua gelap, sangat gelap
Ada teriakan dari sela "SANDII JANGAN TIDUR SANDI!"
.....................................................................................................................................................
Apa yang terjadi? apa gw mati? apa ini akhir dari hidup gw? yang ketika itu ane rasakan hanya kegelapan , sama seperti tidur yang tidak mimpi tapi ane sadar . ane mau bangun tidak bisa , ane berusaha membuka mata tapi sangat berat , badan ane digoyang goyangkan tapi ane tidak bisa melakukan apa apa , lalu ada yang menangis , ya suara sela menangis . mau ane usap air matanya tapi apa daya untuk bergerak 1 cm pun tidak bisa.
Dalam gelap sunyi itupun ane merasakan ada yang berbeda , hawa dibadan ane sangat dingin , semua orang terdengar menangis , ane harus berbicara tapi tidak bisa , dalam gelap itu ane melihat kearah sebuah titik cahaya dikejauhan sana , ane berlari berlari sekencang mungkin , sampai sana ane melihat taman bunga yang sangat indah , ane duduk disalah satu kursi panjang disana , dikejauhan ane melihat anak anak sedang bermain bersama orang tuanya , ane sekilas tidak sadar , tapi lama lama ane melihat itulah keluarga ane , ane yang masih kecil bersama nia bermain bersama mamah papah ane , ane mencoba mendekati mereka tapi kursi ini seperti tidak memperbolehkan ane pergi tapi harus tetap memandang pemandangan itu . dari jauh ane mendengar percakapan mereka
Quote:
"pah pah sandi mau jadi kuat nanti kalau besar" kata anak itu kemudian digendong oleh papahnya
"iya sandi , papah doakan kamu jadi anak yang baik , hebat , dan kuat " kata papahnya itu , ya itu papah ane , tapi masih terlihat muda sekali
"pah gendong nia juga" kata anak kecil cewe disana ,
"haha sini papah gendong kalian berdua" kemudian orang itu mengendong mereka berdua ,
"kalian berdua harus jadi anak yang baik ya , sandi jadi bos , nia jadi wakil bos , papah senang mempunyai anak seperti kalian" ucap orang itu,
"ahh nia yang bos pah bang sandi wakilnya ehehe" kata anak kecil cewe itu tertawa
"gaa dong gw yang lebih tua jadi bos" kata anak kecil cowo itu
"sudah sudah papah yang jadi bos kalian jadi anak bos ya hahaha" kemudian mereka semua tertawa , sangat indah pemandangan saat itu . saat dimana ane belum mengerti penderitaan hidup dan sangat tenang bersama kedua orang tua dan adik kecil ane
kemudian dari arah lain datang wanita cantik yang selama ini sangat ane cintai , caca , caca terlihat sedih menangis menghampiri ane duduk dan memeluk ane
"hei sayang ko kamu menangis" kata ane
"kamu seharusnya belum kesini dulu sayang" kata caca
"memangnya ini dimana? mimpi kan?" kata ane , caca mengelengkan kepalanya , ane tersadar
"apakah aku sudah mati?" kata ane lagi ,
"gaaa ! , gaaa sayang ! , kamu hanya kritis!" kata caca
"lalu apa yang akan terjadi sayang?" kata ane , caca melepaskan pelukannya lalu menyenderkan kepalanya kepundak ane
"kamu akan tetap hidup sayang aku yakin, ga boleh kesini dulu!!" kata caca , kemudian caca mengoyang goyangkan badan ane
"BANGUN SANDI KAMU BELUM BOLEH MATI!" kata caca
"BANGUN SANDI BANGUN!!!!!!!!!!!!!" teriak caca , ,
Lalu semua tampak gelap kembali , ane membalikan badan ada setitik cahaya yang bergerak menuju ke tempat ane berdiri ,ane masuk kesebuah ruangan putih , didalamnya ada aki buyut
"aki? aki saya dimana?" kata ane
"tenang sandi , sandi akan segera kembali" kata aki
"lalu bagaimana dengan saudara aki?" kata ane
"sudah jangan dipikirkan dia" kata aki
"dan belum waktunya sandi ada disini" kata aki lagi
Aki kemudian menempelkan telapak tangannya ke kening ane , lalu ane membuka mata , ane sadar ! , ya ane sadar ane dirumah sakit dengan banyak alat ditangan dan dada ane serta alat bantu pernapasan ada dihidung ane
"maahh maaah bang sandi bangun!!" teriak nia disebelah ane , nyokap ane nangis disebelah nia
"sandi , kamu sudah sadar kan nak , syukurlah sandi!" nyokap ane berusaha memeluk ane
"memang aku kenapa mah??" kata ane
"kamu 5 hari ga bangun , jantungmu lemah , kritis sandi , kata dokter kamu udah ga bakalan selamat tapi kami yakin kamu pasti masih hidup!" kata nyokap ane
"iya mah hehe , udah ga usah nangis mah" kata ane
"mana papah mah?" kata ane lagi
"papah mu sedang menemui keluarga andi untuk tidak dilanjuti pertengkaran kalian" kata nyokap ane
"andi dimana?" kata ane
"andi juga kritis san , dia belum sadar" kata nyokap ane ,
"sela soni mana mah?" kata ane
"mereka sudah pulang baru saja kemarin , mereka menemani kamu disini , sela menangis tiap hari disamping kamu " kata nyokap ane
"elsa juga begitu , dia katanya sayang sama kamu sandi" kata nyokap ane
"elsa ya mah" kata ane berpikir
"iya san" kata nyokap ane
"nia sini" kata ane , nia tadi duduk dikursi sambil menangis
"iya bang " kata nia mengusap air matanya
"makasih ya udah nemenin gw, gimana tangannya?" kata ane
"ini bang udah dijahit" kata nia menunjukan bekas lukanya
"sakit ga?" kata ane
"masih sakit bang , makasih ya udah selamatin nia" kata nia
"iya nia bagi gw lu tuh segalanya" kata ane , diam sambil mengusap air matanya yang masih keluar
"nia ga sekolah?" kata ane lagi
"ga bang nia ga sekolah selama abang belum sembuh , kalau mamah jaga siang , papah jaga malem , nia ga pulang pulang jaga abang" kata nia masih meneteskan air mata
"hehe makasih ya adiku" kata ane mengecup kening nia
"iya bang yang penting abang sehat ya" kata nia
....................................................................
Malamnya bokap ane datang kerumah sakit bersama paman andi ,
"nia beli buah gih kedepan" kata bokap ane
"iya pah nia kedepan bentar" kata nia , lalu diruangan itu hanya ane bokap ane dan paman andi
"sandi udah mendingan belum?" kata bokap ane menghampiri ane
"iya pah udah" kata ane , meski masih agak pusing
"papah mau hilangkan kekuatan kamu san" kata bokap ane
"ga pah jangan " kata ane
"ini buat kebaikan" kata paman andi
"tapi paman , saya nyaman" kata ane
"saya hanya akan menghilangkan kekuatanmu melihat alam gaib san , untuk ilmu putihmu tidak" kata paman andi
"paman sudah bisa lagi sekarang?" kata ane , yang ane tau kekuatan paman andi sudah diambil andi
"saya sudah mengambil semua pegangan dan ilmu saya dari andi , andi sekarang sudah kosong sekarang , dan ini memang semua salah saya" kata paman andi
"tapi ...." kata ane
"nanti akan dikembalikan lagi bila kamu sudah lulus sekolah sandi , mengertilah san , kamu jadi banyak musuh gaib, kamu juga sudah kelas 3 harus belajar" kata bokap ane
"papah gamau kamu kenapa kenapa lagi" kata bokap ane , ane berpikir sesaat
"iya deh pah tapi sebelumnya sandi mau pamitan dulu sama mbah boleh?" kata ane
"baik " kata bokap ane , kemudian datang ketiga mbah ane didepan ane , ane bangun dari tempat tidur
Quote:
"mungkin hari ini hari terakhir saya melihat para mbah " kata ane
"maafkan saya kalau saya banyak salah , saya banyak emosi sama para mbah" kata ane
"saya sangat berterimakasih pada para mbah disni , khususnya mbah put yang setiap hari menemani saya kemanapun saya pergi" kata ane
"maafkan saya sekali lagi ya" kata ane , ane tak kuasa menitikan air mata , ntah mengapa ane gamau berpisah dengan mereka walau hanya sesaat
"sini semuanya kesamping saya" kata ane, mereka kesamping ane
"mbah kut maaf ya saya banyak salah emosi ke mbah ," kata ane
"mbah sut maaf kalau saya jarang ngomong sama mbah soalnya mbah juga diam aja sih hehe" kata ane
"mbah put makasih buat semuanya , sampai nanti kita berjumpa lagi , maaf juga mbah put selalu memberikan kata kata yang baru yang belum mbah mengerti , saya hanya bercanda sama mbah " ane memeluk kepala mbah put
"kami akan selalu menjaga bro sandi walau bro sandi tidak bisa melihat kami" kata mbah put :( :'-(
"tutup matamu sandi" kata paman andi , ane menutup mata
"sampai jumpa para sahabatku sampai ketemu lagi dikemudian hari" ane tangan ane masih memegang kepala mbah put , tapi lama kelamaan tangan ini sudah tidak merasakan kepala mbah put , ane membuka mata sudah tidak mereka disini ,
"kedepannya sandi harus semangat walau temain gaibnya tidak terlihat , nanti saya akan membuka lagi bila sandi sudah lulus, dan untuk andi tenang aja dia ga akan berani melukai sandi dan keluarga sandi lagi , untuk anak saya riski juga sama dia sudah saya berikan pelajaran , saya mohon maaf ya sandi " kata paman andi
"iya paman tidak ada apa , saya maafkan mereka semua" kata ane
Kemudian dari arah pintu nia datang dengan elsa membawa buah buahan
"eh elsa , kamu kesini?" kata ane
"iya ka , elsa kwatir" kata elsa berdiri disamping ane
"yaudah jaga ka sandi dulu ya , om mau keluar sama paman andi" kata bokap ane ke elsa
"oke om" kata elsa , ane senyum
Seminggu kemudian ,
Ane sudah beraktivitas seperti biasa , badan ane pun sudah tidak terasa sakit . tapi ada yang kurang dihidup ane ketika itu , ane tidak bisa melihat mereka , teman teman gaib ane yang setiap hari ane bercanda tapi saat itu hidup ane berasa sangat sunyi . untuk mendengar segala macam hal gaib pun ane tidak bisa . lalu datanglah elsa kerumah ane , kebetulan orang tua ane ga ada , niapun lagi tidur
"ini ka buah" kata elsa memberikan buah buahan
"makasih ya sa , kamu baik banget" kata ane
"ka nia nya mana?" kata elsa
"dia lagi tidur sa" kata ane
"ohh , eh ka mbah put ada selalu loh disamping kaka" kata elsa
"dimana dia?" kata ane
"itu dikiri" kata elsa menunjuk kesamping kiri ane
"mbah ngapain hayo" kata ane melihat ke arah lantai
"ka , walau kk tidak bisa melihatnya , tapi mbah put akan selalu disamping kaka sampai kapanpun , dia sayang sama kk , sebagai teman loh ya haha " kata elsa
"haha iya atuh masa lebih , homo dong hehe" kata ane
"makasih juga ya sa lu memang adik gw paling baik" kata ane
"sebenernya ka , ..." kata elsa
"ada apa sa?" kata ane
"elsa sayang sama ka sandi , mau ga jadi pacar elsa?" kata elsa , ane kaget ketika itu . .. sama seperti caca yang nembak ane duluan (ane ga peka)
"heemmmmm gimana ya" kata ane pura pura mikr
"ga terima elsa juga ga apa apa ka" kata elsa
"heemmmmm .. .. .. . .. . oke deh kita pacaran" kata ane
"haha yang bener ka" kata elsa
"iya sayang" kata ane menatap wajahnya
"serius nih?" kata elsa
"iyaa mumpung gw jomblo ini sa haha" kata ane senyum , elsa senyum dan memeluk ane
"jangan panggil ka , panggil yank aja sih " kata ane
"iya sayangku" kata elsa
Quote :
Sejak saat itu ane berpacaran dengan elsa , elsa itu sangat manja menurut ane lebih dari caca , elsa juga bawel banget orangnya segala macam harus diturutin tapi ane sangat senang karena ya tipikal cewe ane sih manja dan bawel karena perhatiannya sangat sangat dalam , elsa juga menjadi mata batin kedua ane , kalau ane kangen dengan mbah mbah ane , elsa selalu memberikan pesan bagi mereka . dan menunjukan letak mbah mbah ane berada .walau ane sedih tidak bisa melihat mbah mbah ane tapi ane tetap merasakan mereka dalam hati ane yang paling dalam
Quote :
Sela? ya sela tetap menghubungi ane walau ane udah pacaran dengan elsa , katanya sela dia putus dengan soni karena sering beda pendapat , sela sih bilang mau jadi pacar jarak jauh ane tapi ane gamau kecewain elsa , jadi saat itu kami hanya berteman biasa dan hampir tiap malam sih teleponan , ane udah bilang sama elsa , walau elsa cemburu tapi elsa mengerti karena ane lebih dulu bertemu dengan sela , ya walau hati ane ga enak sama elsa mau gimana lagi . sela juga sempat berpesan seperti ini "nanti jodoh sandi ada huruf A , E , L ,S" kata sela , ane berpikir , AELS = SELA , AELS = ELSA juga bisa , hadeuh ane bingung
Quote :
Pesan dari ane : jangan sakiti orang yang sayang sama kita , kita masih bisa melihatnya hari ini , tapi besok? apa besok kita tahu pasangan kita/orang yang kita sayang masih berada disamping kita? kematian adalah misteri . " kemarin : lupakan dan jadikan pembelajaran , sekarang : jalanin dengan bersyukur apapun yang terjadi harus kuat!, besok : adalah sebuah misteri karena orang yang hebat meramal pun tidak akan tahu kapan kematiannya , satu lagi memaafkan lawan itu lebih baik dari pada menghancurkannya , jangan banyak cari lawan tapi cari kawan ya!"
Quote :
Sekian chapter 2 trit Horor (walau dikit horronya) , Cinta (ya cinta sejati ane tetep caca! , walau sudah ada doi) , Sahabat (ane senang punya banyak sahabat dari yang real dan gaib , intinya jangan kecewain mereka apapun yang terjadi!) terimakasih sudah setiap hari membaca tulisan ane yang jeleknya minta ampun . ane dari banten kalau mau tau ane sekedar sharing ya nanti deh ane pilih salah satu nanti mungkin ane PM , yang jelas ane sekarang menetap dijakarta bareng adik kesayangan ane , doi? haha ane masih rahasiain sampai akhir chapter 2 ini . elsa atau sela ? atau masih ada lagi? hahaha rahasia
Apa ada chapter 3 nya? heemmmmm ada ga ya?? nanti ane pikirkan lagi deh . yang jelas chapter 2 ini ane sampai kelas 3 tidak ada pengalaman berarti selain belajar belajar dan belajar disekolah , jadi anak alim yang pendiam itu udah cukup .
Edit : ada sedikit cerita ketika kelas 3 yang bakalan ane tulis dipart chap 3 . biarlah makin banyak tulisan hehe
1 . kapan updatenya? :
hemmm mungkin beberapa hari lagi deh ya gan ane mau istirahat menulis dulu , kali aja nanti adik ane yang akan menceritakan pengalamanya hehe
2 . kurang seru final chapternya? :
ya mau gimana lagi, memang seperti itu yang terjadi. Masa harus dibuat buat gan haha..
3 . ini pasti gara gara orang yang ga suka tulisan agan sandi jadi cepet selesainya ya? :
jangan nuduh orang gan , ane memang akan mengakhiri chapter 2 dipart 50 , tenang aja ane ga marah atau terpaksa disini
4 . chapter 3 ini sampai ente apa gan? :
sampe ane sekarang gan , kalau chapter 3 itu last chapter di trit ane
5. gan sekarang masih bisa lihat ga ? sekarang doinya siapa gan?
nanti baca aja chapter 3 semua juga nanti tau (awas mati penasaran dah)
6. diatas cerita ente itu mati suri gan?
bukan mati suri gan , ane itu kritis kata nyokap dan bokap ane . ya ga tau juga dibilang mati suri atau bukan haha , yang jelas ane masih hidup!
intinya ane itu orangnya ga enakan apalagi banyak yang bilang update update , walau ane ngantuk atau cape abis pulang kerja ane terus bela belain nulis untuk teman teman kaskuser disini , (bela diri sekali sekali) hahaha , ga apa apa dah biar pada tau aja . ane ga minta apa apa ko , ga minta cendol/rate segala macem , ane cuma mau dihargai aja sebagai penulis disini
Spoiler Chapter 3:
pagi itu ane bangun agak subuh , dibantu alarm hp ane , ane bergegas mandi dan memakai baju hitam putih . ane lihat nia masih tidur jadi ane enggan membangunkannya , ane keluar kamar ada nyokap ane.
"mah doain aku masuk ke kantor itu " kata ane meminta restu orang tua
"iya sandi mamah doain , hati hati di jalan" kata nyokap ane
ane lalu bergegas lari kecil kearah motor ane diteras rumah , tak lupa ane membawa keris mbah put untuk jaga jaga kalau ke jakarta . sampai stasiun ane memarkirkan motor ditempat penitipan motor dan bergegas keloket stasiun , "untung ga telat kereta partama" ujar ane dalam hati . ane melihat seseorang yang ane kenal menunggu diperon stasiun
"eh di ngapain?" kata ane
"ini san , ini gw mau kejakarta"
Lihat Semua Daftar Part Terbaru
Source : Kaskus

Silahkan Berkomentar Dengan Sopan :)