Petualangan Anak Banten Part 69
( Perang Lagi? )
( Perang Lagi? )
"sandi sandi" suara seseorang membangunkan ane saat tengah tertidur dikereta,
"yaaaa" ane mencoba menjawab dan mengumpulkan nyawa . ane ngantuk banget
"bangun udah mau sampe jakarta" kata suara itu
"iya iya" ane berusaha membuka mata , ane lihat kesamping ane ada siska (masih ingat kan siska? kaka kelas ane dulu , dia pacarnya andi)
"eh lu sis , ngapain lu naek kereta?" kata ane agak kaget
"gw mau nyusul andi nih san , dia mau kuliah dijakarta kemarin malam dia duluan ke sana naek mobil gw , gw disuruh nyusul naek kereta pagi pagi" kata siska yang ada disamping ane
"ohhh gitu" kata ane , ya ane sih cuek aja sama hubungan mereka
"lu mau kemana?" kata siska
"gw mau lamar kerja nih" kata ane
"dimana? , hati hati san dijakarta" kata siska
"ada lah sis hehe . oke tenang aja , banyak yang temenin gw ko" kata ane senyum
"hehe bisa aja lu san, eh dari dulu senyuman lu ga berubah. adem kalau dilihat" kata siska, dia menyenderkan kepalanya sama ane
"ehh awas sis, si andi marah" kata ane, kalau andi tau bisa perang lagi nih
"udah lah ga apa apa san, sejujurnya dari dalam hati gw, gw juga kan masih sayang sama lu" kata siska
"ga boleh gitu, setia aja sama andi" kata ane
"heeeeemmm" jawab siska, dia malah tidur dipundak ane . ane cuek aja dah
Sampai saatnya ane dan siska turun disalah satu stasiun dijakarta . mbah put muncul disamping ane
"bro sandi , ada aldi dibelakang sana" kata mbah put .
"kenapa tuh dia turun disini juga ya" kata ane ke mbah put
"saya tidak tahu bro sandi , apakah saya tanyakan ke aldi?" kata mbah put polos
"aduh jangan mbah, udah ga usah mbah ikut saya aja" kata ane
"baik bro sandi" kata mbah put
Ane menoleh ke arah belakang memang ada aldi , tapi dia ga melihat ane dan siska "haduh ini orang ada aja" kata ane dalam hati . ane pegang tangan siska .
"sis hayo jalan agak cepetan" kata ane
"ciee mau pegang tangan gw sekarang" kata siska senyum ke ane
"bukan gitu sis, ada si aldi tuh dibelakang kita, mendingan cepet dari pada dia tau kita berdua, gw juga ga mau lu kenapa kenapa" kata ane
"aldi yang dulu berantem sama lu kan? yang ketika lari pagi dan yang lu berdua lawan dia sama andi? malam itu kan?" kata siska
"iya iya dah ga usah dibahas masalah itu, pusing gw" kata ane
"ya ya tenang aja san, gw tau perasaan lu. dan makasih ya udah perhatian" kata siska
"iya sis namanya juga temen harus saling bantu" kata ane
Kami jalan kedepan stasiun jalan agak jauh dari sana , "gw ga takut sama lu di, cuma gw ga mau ada ribut dijakarta" kata ane dalam hati . setelah itu ane dan siska berhenti
"yaudah sis, sampe sini aja gw mau naek angkot" kata ane
"yaahh temenin dulu sih san " kata siska
"memang lu naek apaan?" kata ane
"ya dijemput andi, tadi udah gw sms ko dia baru bangun" kata siska
"haduh lama ga? jauh ga?" kata ane
"ga ko, ntar sekalian aja lu dianter ya sama andi" kata siska
"yaudah yaudah, tapi bilang dulu ya gw sama lu sekarang, biar ga salah paham" kata ane
"iya san, andi itu percaya sama lu ko" kata siska
Sekitar 1 jam kami menunggu andi sampai dia datang. ane dan siska naik ke dalam mobil. siska didepan .
"mau kemana lu san?" kata andi
"ke *****" kata ane
"yaudah gw anterin lu dulu, gw masih agak siangan sih" kata andi
"oke oke makasih di" kata ane
"eh gimana tuh si monyet?" kata andi
"maksud lu aldi?" kata ane
"iya, gimana dia?" kata andi
"tadi gw ketemu sama dia, ya gitu mau ribut lagi" kata ane
"dimana? tonjok aja san" kata andi
"di stasiun, ga ah yang ada nanti kotor badan gw hehe " kata ane
"ya udah nanti kalau ada apa apa, lu kabarin gw. kemarin kita kalah karena kalah jumlah pasukan doang" kata andi
"pasukan dia udah ga ada ko di" kata ane
"kemana?" kata andi
"haha udah ga penting ga usah dibahas" kata ane
"sip dah, berarti bisa lagi nih nanti?" kata andi
"yang penting kita itu jangan yang mulai di, biar dia aja yang rusuh duluan" kata ane
"oke oke"kata andi
....................................
"eh san, bisa tangkep jin yang tua gaa?" kata andi
"dimana? buat apa?" kata ane
"digunung gunung aja, buat gw lah" kata andi
"ah takut gw di, takut kalah kuat" kata ane
"nanti gw bantu makanya kita berdua, mau gw pelihara san, lu sih enak banyak yang ngikutin lu, kalau gw kan kemarin cuma sementara" kata andi
"ya nanti lu kabarin aja, jangan mendadak" kata ane
"sip bro" kata andi
"dan anggap mereka itu teman bukan pembantu lu di, lu sih kebiasaan" kata ane
"iya iya gw kan baru sadar" kata andi
Sampailah didepan rumah sela.
"wahh ini lu mau kerja ditempat ini?" kata andi melihat rumah sela
"bukan di, ini rumah cewenya namanya sela" kata siska
"jadi bokap cewenya nawarin kerja, iya kan san?" kata siska menoleh ke ane
"hehe iya" kata ane, memang sih selama satu jam tadi saat menunggu andi, ane menceritakan sela pada siska
"moga lu langgeng lah sama sela ya" kata andi
"siap saudara ku, gw turun dulu nih ya, makasih" kata ane berjabat tangan sama andi
"kalau ada apa kontekan aja sama gw san, gw juga jakarta " kata andi
"sipp nanti gw mampir dah" kata ane
"sip" kata andi
"gw duluan sis" kata ane senyum ke siska
"iya sandi hati hati" siska membalas senyuman ane
Ane turun dari mobil andi, "harus siap" kata ane berbicara sendiri, ada mbah put muncul disamping ane. ane jalan kearah rumah sela diikuti oleh mbah put .
didalam perkarangan rumah bokap sela ane lihat ada anjing yang agak besar badannya melihat kearah ane. anjing itu diikat tali dileher dan dipegangi talinya oleh bapak bapak yang cukup tua yang sedang mengobrol dengan bokapnya sela. anjing itu menggong-gong ke arah ane
"aarrrrrgghhhhh guk guuk guukk" suara anjing itu cukup kera . bokap sela sampai melihat ane dan teriak
"jalan saja sandi sini, tidak apa apa ko !" kata bokap sela
"oke om" kata ane jawab teriak juga, ane lalu berjalan pelan kearah mereka, saat itu masih agak jauh dari tempat ane berjalan dan anjing itu
Ane lihat anjing itu berusaha melepaskan diri dari pemiliknya . sampai akhirnya LEPAS kerena mungkin tenaga anjing itu lebih kuat dari bapak bapak tua yang memegangi talinya. ane sontak kaget, mau lari pasti kena juga ini digigit karena anjing seperti ini larinya kencang.
"LARI SANDI" suara bokap sela ,ane berusaha tenang . "mbah put ! ! !" kata ane dalam hati
lalu mbah put ada didepan ane, dengan suara yang kencang "AARRRRRRRRGGGGGGGGGGGGGHHHHHHHHHH!!!!" suara macan mengerang, giginya tajam, dan posisi mbah put dalam menyerang. anjing itu lalu berhenti didepan mbah put lalu kembali ke pemiliknya. dua kata untuk mbah put "WAW keren"
Bokap sela lari ke arah ane,
"kamu ga apa apa sandi?" kata bokap sela
"iya om ga apa apa" kata ane senyum
"ko anjing itu malah lari ya?" kata bokap sela
"takut kayanya om sama aku hehe" kata ane
"yaudah deh, yu masuk" kata bokap sela .
Kami berdua masuk , mbah put mengikuti ane. ane lihat anjing itu ketakutan dengan mbah put. anjing bisa lihat jin? jawabannya itu YA, selain anjing juga ada beberapa hewan yang juga peka terhadap hal gaib .
Ane lalu menyerahkan berkas berkas yang biasa untuk melamar kerja tapi untuk ijasah sih belum keluar jadi ane kasih surat keterangan lulus saja sama bokap sela. lalu siangnya kami menuju kantor bokap sela , hari itu ane cuma di training sedikit tentang pekerjaan ane nanti. setelah itu kami makan siang bareng ,
"nanti kamu tinggal dirumah om ya sandi, dikamar sela aja" kata bokap sela ,
"kamar sela om ?"kata ane terkejut
"iya dikamar sela aja" kata bokap sela
"......" ane berpikir sesaat
"maaf om, bukanya aku ga mau, tapi sepertinya aku sama saudara aku aja cindy, rumahnya juga ga jauh ko dari sini" kata ane
"duh padahal om udah seneng nih kalau ada sandi dirumah, jadi om ada teman ngobrol "kata bokap sela
"iya om nanti aku sering nginep deh nemenin om" kata ane senyum
"oke deh kalau gitu mau sandi, om ga bisa paksain, sandi besok atau lusa sudah bisa masuk ya kesini, langsung aja masuk keruangan sandi nanti, kabarin om aja nanti mau masuknya kapan" kata bokap sela
"iya om makasih ya, aku usahain masuk besok om kalau ga ada halangan." kata ane
"bagus kalau git , lebih cepat lebih baik san hehe" kata bokap sela
"iya om terimakasih ya, kalau gitu sandi pulang dulu deh mau siap siap besok" kata ane, jujur aja senang banget baru lulus udah kerja dikantor seperti ini
"oh ya mau om anter ga ke stasiun?" kata bokap sela
"ga usah om ga apa apa, sandi naek kendaraan umum saja, mari om" kata ane, ane berjabat tangan dengan bokap sela
Setelah itu ane pulang kembali kedaerah ane dengan kereta. setelah sampai stasiun daerah ane, ane ingin segera pulang kerumah "mah, sandi diterima nih, terimakasih ya doanya" kata ane dalam hati, senang banget perasaan ane ketika akan mengabarkan hal ini pada orang tua ane. ane menuju parkiran motor diarah sana , motor ane sengaja ane parkir paling pojok ketika pagi itu. baru saja ane mengeluarkan kunci motor, dari arah belakang tas ane ditarik sampai ane terjatuh kearah belakang.
"awww" ucap ane merasa punggung dan bokong ane sakit ,
"gw mau hajar lu" suara dari arah belakang itu ane kenal , "ALDI", ane berusaha bangun tapi lengan sebelah kanan ane ditendang oleh aldi ,
"CUKUP DI! GW GA MAU RIBUT!" kata ane memegangi lengan kanan ane yang sakit, ane berpikiran besok akan masuk kerja .
"GW BELOM PUAS SAMPE LU BABAK BELUR! " kata aldi , , ane lihat dibelakang aldi ada beberapa jin yang mengikutinya, lebih dari 3 mungkin 10 , ane bangun .
"gw mau damai di, udah geh , besok gw mau kerja" kata ane
"apa itu urusan gw?" kata aldi , jin jinnya itu maju kedepan aldi
"lu mau perang lagi di ?, kalau gitu gw mau tunjukin lagi pasukan ini ! ! !" kata ane
Mbah macan yang besar muncul disamping ane "butuh bantuan kami sandi?" kata mbah macan
"bawa berapa pasukan mbah?" kata ane
"semuanya ada dibelakang sandi" kata mbah macan
Lihat Semua Daftar Part Terbaru
Source : Kaskus

Silahkan Berkomentar Dengan Sopan :)