Petualangan Anak Banten Part 73


Petualangan Anak Banten Part 73
( Percaya Atau Tidak )

"ga usah ke warung mbah, disini aja goyangnya ya" kata ane kemudian memutar lagu dari hp ane , lagu DUGEM ! ! !

Buat ane tuh mbah tam special, seperti martabak yang ada beberapa toping jadi lebih dari satu rasa! , dia itu kuat, dia itu lucu, dan kalau udah marah serem banget. tapi selama ini mbah tam jarang sih marah sama ane kecuali ada lah beberapa yang membuat dia kesal sama ane tapi sepertinya ga penting ane ceritakan juga.

Ane keluar kamar, menghampiri cindy yang sedang menonton tv,

"cin minjem hp lu bentar" kata ane
"buat apaan?" kata cindy
"mau telepon, gw ga ada pulsa" kata ane
"huuuu dasar, nihhh" kata cindy memberikan hpnya lalu ane berjalan kembali ke kamar ,

Masih depan pintu kamar

"san lu ko seneng banget denger lagu dugem?" kata cindy, memang sih ane setel lagu dugem ini cukup keras dikamar ane jadi terdengar sama cindy
"gw sih ga seneng, tapi temen gw yang seneng, tuh ...." kata ane menunjuk mbah tam yang bergoyang ,
"mana mana?" kata cindy sedikit berlari mendekati ane, cindy itu ga bisa lihat padahal kita itu 1 kakek nenek loh, nyokap cindy itu kaka kandung bokap ane .
"itu lagi goyang" kata ane menunjuk mbah tam
"mana sih? gw penasaran loh" kata cindy
"jangan penasaran, nanti bagian lu lihat pingsan hehe" kata ane
"huuu" kata cindy
"kalau gw mau lihat gimana dong?" kata cindy
"nanti gw bantu" kata ane yang kemudin menutup pintu kamar

Ane kembali tiduran dikasur, mata ane melihat langit langit kamar "sela, 2 orang yang gw sayangi sekarang , yang 1 di luar negeri, yang 1 mau nikah, kenapa kehidupan cinta gw ga beruntung" kata ane berbicara sendiri .

Ane kemudian melihat mbah tam sedang goyang kiri kanan , matanya dipejamkan seperti sangat menikmati lantunan music dugem saat itu .

"mbah , ,, " kata ane , tapi dia tetap goyang
"mbahhh! ! " kata ane agak teriak, dia masih goyang
"MBAAAHH!" kata ane teriak cukup keras, tapi lagi lagi dihiraukan olehnya

Lalu ane mematikan music dugem itu

"ada bro sandi dimatikan musiknya?" kata mbah tam
"mbah nanti kalau saya matikan ini lagi berarti saya ada perlu ya, mau hubungi seseorang " kata ane
"baik kalau seperti itu bro sandi tidak apa apa" kata mbah tam

Lalu ane putar kembali music dugem itu, ane tiduran lagi sambil menikmati mbah tam bergoyang, "ada ada aja gw dapet temen kaya gini" kata ane dalam hati

Sejam kemudian ane menghentikan lagu dugem, mbah tam tiduran dibawah kasur. ane mengambil kertas yang diberikan sela lalu menelepon nomor yang tertera pada kertas itu

"tuuuttt . .. tuuuttt ....." agak lama tidak diangkat sampai akhirnya
"hallooo sandi ya" terdengar suara merdu sela, teman ane yang paling ane sayangi ,
"hallo juga sel, udah pulang?" kata ane di telepon, seneng banget rasanya
"udah nih san lagi ganti baju" kata sela
"yaudah ganti baju dulu aja" kata ane
"jangan ngintip yaaa, nanti keliatan" kata sela menggoda ane
"hahaha ga lah sel, aku ga akan ngintip calon istri orang" kata ane, agak nyesek juga
"ihh kamu ngomongnya gitu banget, san ketemuan yu berduaan aja " kata sela
"minggu depan hari minggu, di tempat yang ga asing buat kita berdua, kota tua jakarta gimana?" kata sela
"yaudah deh kalau gitu, tapi kiki gimana?" kata ane
"ya jangan dikasih tau san, biar ga tau hehe" kata sela
"gw ga mau rusak hubungan lu sel, apa lagi lu mau nikah" kata ane
"kan kita cuma jalan doang san, cuma temen ko" kata sela, sejujurnya setelah sela berkata "temen" sakit juga hati, padahal dulu dia ngajakin ane pacaran ketika sudah putus dari soni tapi kan ketika itu ane pacaran sama elsa
"heellllloooo sandi ko diam aja" suara sela mengkagetkan ane yang sedang melamun
"hehe maaf sel, tadi gw lagi mikir" kata ane
"mikir apa lgi sandi ? udah jangan banyak pikiran" kata sela
"gw cuma ga enak sama lu dulu sel " kata ane
"ga enaknya kenapa?" kata sela
"dulu lu sempat nawarin gw pacaran ketika gw sama elsa, tapi gw nolak" kata ane
"berarti lu itu cowo setia san, jangan minta maaf sama gw, yang ada gw yang minta maaf udah goda lu ketika sama elsa " kata sela
"hehe iya juga sih, tapi sel, gw juga kan udah punya cewe sekarang dan lu udah punya calon suami" kata ane
"yeee siapa yang mau ngajakin jadian? aku kan cuma mau jalan wooooooo pede banget hahaha" kata sela tertawa ditelepon
"haha" kata ane ketawa kecut TERPAKSA haha , sakitt ! ! !
"dih gitu amat sih ketawanya, maaf deh kalau kamu kesinggung" kata sela
"iya ga apa apa sel" kata ane
"oke deh san minggu depan ya, aku tunggu kamu nanti" kata sela
"iya sel, yaudah tidur ya, good night" kata ane
"good night to sandi sayang" kata sela yang kemudian menutup teleponnya

Kemudian tanpa sadar ane tertidur sampai esok pagi, karena hari ini hari minggu jadi ane bangun agak siang , ane bangun jam 11 siang saat itu , ga taunya disebelah ane ada cindy lagi tidur juga. ane coba bangunkan cindy

"woi woi bangun" kata ane
"heeeemmm" suara cindy ,
"lu ga ada kuliah hari minggu?" kata ane
"heeeeemmmm kaga lah san, ih lu jangan ganggu gw tidur" kata cindy menarik selimut
"dih, lu napa dikamar gw" kata ane
"gw takut semalem mimpi serem makanya gw tidur sama lu aja, kalau ada apa apa pintu jangan sampe dikunci" kata cindy yang kemudian tidur kembali .

Ane kembali tiduran juga, ane lihat mbah ada dibawah kasur sedang tiduran juga, minggu itu hari malas malasan buat ane. lagi asik dengerin musik (bukan dugem, kalau dugem nanti si mbah goyang lagi), ada suara ketukan pintu "tok tok tok", pintu kamar ane, ane bangun dengan malas banget lalu membuka pintu itu, eh ternyata itu REZA cowonya cindy, dia melihat ane terkejut (ane ga pake baju, cuma pake celana pendek) dan cindy yang lagi tiduran pake selimut (sebenernya cindy ga pke baju cuma tangtop dan celana pendek) ,

"eh anjing lu ya, lu ngapain cindy hah!" reza mencekik ane dan mendorong sampai masuk ke dalam kamar tapi ane ga lawan reza, bisa diblacklist gw nanti ,
"woo wwooooii sabar" kata ane berusaha membuka kepalan tangan reza dileher ane, ga lama cindy bangun ,
"REZA HENTIKAN!" suara cindy agak keras, dia bangun dari tempat tidur, reza kembali terkejut melihat cindy yang hanya berpakaian seperti itu
"LEPASIN SAUDARA GW!" cindy memukul mukul tangan reza yang ada dileher ane, kemudian leher ane dilepas reza, ane lihat mbah tam ada dibelakang ane dengan posisi menyerang,

"sabar mbah, jangan langsung bertindak" kata ane
"dia sudah menyakiti bro sandi" kata mbah tam
"udah ga apa apa" kata ane pada mbah tam, kami berbicara dalam hati

"gila lu ya, masa lu berdua hubungan darah!" kata reza
"bego, mana mungkin gw sama saudara gw! lu kalau ngomong itu dijaga bego" kata ane menarik kerah baju reza
"udah udah san sabar" kata cindy mengusap usap pundak ane, ane lepaskan reza
"denger dulu, ga usah nuduh!" kata ane menunjuk wajah reza
"yaudah yu keluar dulu semuanya" kata cindy
"ga cin, lu aja sama dia, gw disini, jelasin yang sebenernya!" kata ane, emosi juga ane melihat ini bocah tapi reza diam aja
"iya san, yaudah nanti gw balik lagi" kata cindy, kemudian mereka keluar dari kamar ane, ane tutup pintu kamar dan menguncinya

"sialan lu nyet, pagi pagi bikin emosi" kata ane bicara sendiri
"maaf bro sandi, ini sudah siang bukan pagi" kata mbah tam
"iya iya iya mbah gimana mbah aja dah" kata ane yang kemudian kembali tiduran dikasur .

Sejam kemudian ane lihat ke arah jendela itu si reza keluar dari rumah ini menuju mobilnya dan pergi , "tok tok tok" "sandi buka" suara cindy, ane kemudian membuka pintu
"maaf ya san" kata cindy
"ya bilangin aja sama itu bocah, jangan urusan sama gw lah cin, kita baik baik aja " kata ane
"iya tadi juga gw udah bilangin, jangan macem macem sama sandi, anak banten asli, nanti di santet hahaha" kata cindy
"ah lebay lu sih, kagalah, kaga bakalan maen santet gw itu cin" kata ane
"buat nakutin aja lah san ga apa apa" kata cindy yang kemudian menuju kasur dan tiduran
"lu ko tiduran disini lagi? udah siang kali ini, mendingan lu tidur dikamar lu " kata ane
"ah ga ah, gw mau sama lu aja" kata cindy
"seeraaahhhh" kata ane

Kami tertidur kembali sampai sore, tak terasa perut ini sangat lapar lalu kami berdua keluar dengan sepedah motor cindy mencari makan. sampailah kami disalah satu restaurant makanan cepat saji yang ga jauh dari rumah cindy, memesan beberapa makanan lalu makan disana. sebenernya ane sedikit beruntung punya saudara sepupu seperti cindy ini, dia baik banget sama ane, kadang kalau ane ada duit ane bayarin dia, dan sebaliknya. setelah makan kami ya ngobrol ngobrol santai

"san, lu tau ga kabar sela gimana" kata cindy , yang cindy maksud itu sela yang ada diluar negeri ya
"ga tau cin, udah semingguan nih ga ada kabar" kata ane
"ya lu cari tau lah" kata cindy
"lagi sibuk dia kayanya cin , inbox gw ga dibales bales" kata ane ,
"yaudah kalau gitu , eh percaya aja sama sela , dia itu orang yang setia loh" kata cindy
"masa sih?" kata ane ,
"iya beneran, setia banget deh orangnya tapi itu kalau deket ya, ga tau jauh hahaha" kata cindy
"yee sama aja bohong kalau kaya gitu" kata ane
"berdoa aja lu, supaya ga kecantol bule disana haha" kata cindy
"iya cin, gw berdoa tiap hari" kata ane memandang walpaper hp ane, foto ane dan sela, membuat ane kangen sela pacar ane ini
"yo san balik, udah hampir malem" kata cindy bergegas
"yaudah" kata ane
"eh oh ya san, gw cuma mau kasih tau, jangan kecewain sela, sekali dia dikecewain, dia bakalan ambil segalanya" kata cindy
"iya iya cin" kata ane

HARI SENIN

"trriiinngg triiinnnnggg triiiinnng" suara alarm itu begitu menganggu tidur ane, ane mati alarm dan bergegas mandi , tak lupa ane berpamitan pada cindy yang masih tidur
"WOOIII BANGUNNN gw berangkat dulu!!" kata ane
"heeeeemmmm" suara cindy
"kuliah begoo udah jam 7 nih" kata ane
"haa? yang bener?" cindy kemudian lari ke kamar mandi
"yaudah gw berangkat duluan!" kata ane teriak ,

Baju udah rapih, ane ambil tas untuk kerja lalu berangkat ke kantor dengan kendaraan umum. sampai tempat kerja ane langsung masuk keruangan ane .

Oh ya selain ane , ada 3 orang lagi yang ada diruangan ini , namanya ratna ,tika , dan anto (samaran lagi) , ratna ini umurnya lebih tua dari pada ane (umur 20 , ane saat itu masih imut imut kayanya ane 18 tahun deh ) ,ratna itu orangnya yang menurut ane sotau so ngatur dan jutek banget apalagi kalau ane salah pasti langsung tuh mulutnya ngomong terus kaya kereta lewat tapi walau seperti itu dia tuh cantik loh haha, ane biasa memanggilnya mba na (ane panggil mba karena dia dari jawa) , lalu tika , tika ini umurnya 19 tahun saat itu , lulusan tahun kemarin . kalau tika ini dari jakarta , orangnya sih biasa aja dan lebih sering diem dan ga banyak ngomong , baik juga dalam memberi tahu kalau ada ane salah , lalu yang terakhir anto , anto ini super super bawel walau dia ini cowo apa apa digosipin , dia tuh lulusan tahun kemarin juga bersamaan dengan tika masuknya ,tapi walau seperti itu anto itu baik dan sering traktir ane makan . udah deh segitu dulu pengenalan temen temen kerja ane , balik ke cerita

Ane masuk langsung duduk didepan komputer meja ane , meja kami berempat semua dipisahkan bilik bilik kecil (ya seperti kantor biasa) , disebelah ane itu ratna ,

"sorry mba na saya agak telat tadi macet" kata ane seraya melihat ke arah dia , 8:03 AM jam disebelah komputernya
"kamu tuh ya , baru masuk sudah telat , gimana nanti? harus rajin pokoknya!" kata ratna , pagi pagi udah ngomel aja , padahal pagi itu si anto dan tika belum juga datang ,
"iya maaf ya mbah na , besok aku datang lebih pagi" kata ane , padahal ane datang cuma telat 3 menit
"ya bagus itu , jangan telat terus" kata mba na tidak melihat ane

Ga lama tuh tika dan anto masuk agak tergesa gesa keruangan admin ini .

"mba ratna maaf kami telat " kata anto
"kalian itu juga ,beri contoh pada sandi , dia itu anak baru" kata ratna
"iya mba maaf" kata tika

Kami lalu bekerja diruangan itu , menurut ane pekerjaan seperti ini sangat super membosannya , kerjanya cuma ngetik , buat scheduled tentang kantor , dan lain lain pekerjaan admin. lagi sepi sunyi diruangan itu , tiba tiba badan ane agak merinding dibagian belakang tepatnya punggung , ane lihat kebelakang ane ga ada apa apa . "wah ada apa nih? masa kantor ini banyak setan?" kata ane dalam hati , perasaan ane agak ga enak

Anto memulai pembicaraan yang memang suka gosip

"eh eh kalian tau ga , kalau dulu kantor ini ternyata pernah ada kesurupan masal loh , katanya sih dibawah sini kuburan" kata anto
"ohh terus lu percaya gitu aja sama setan?" kata ratna menantang
"ya saya sih percaya engga percaya mba , cuma gitu deh penasaran sama setan" kata anto
"saya dari dulu ga percaya yang namanya hantu , setan , jin , buat saya mereka tahayul belaka" kata ratna , lalu ane menimpalinya
"mba mba kalau mba lihat setan , percaya ga?" kata ane
"haha mana mungkin ada disini sandi , apa lagi ini siang hari" kata ratna
"setan itu ga cuma ada dimalam hari mba , dan setan juga bukan seperti di film film yang takut sama matahari" kata ane
"..." kami diam semua
"hahaha nih si sandi kebanyakan nonton film setan kali" kata anto
"haha bisa aja lu to , memang sih kayanya gw gila" kata ane ,

Ane lihat kebelakang , ada beberapa setan yang datang , (kalau kita ngomongin setan secara ga langsung kita MENGUNDANG meraka) rata rata kunti , serta ada yang memakai gaun berwarna hijau tapi mukanya serem .

"sampai kapanpun saya ga akan percaya setan" kata ratna

"mau dikasih lihat ga mba?" kata ane ,

mereka memandang ane agak heran

"tuh banyak dibelakang" kata ane senyum ,

"yang bener lu san?" kata anto




Lihat Semua Daftar Part Terbaru


Source : Kaskus

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Silahkan Berkomentar Dengan Sopan :)